Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 10 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun

Aceh menjadi wilayah dengan kebutuhan anggaran terbesar dalam agenda rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati31 Desember 2025 Nasional
Pemulihan Pascabencana Sumatera Butuh Rp 59 Triliun
36 unit alat berat di Aceh Tamiang diturunkan (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah luka alam yang belum sepenuhnya pulih, angka triliunan rupiah kembali mencuat sebagai penanda besarnya pekerjaan rumah negara.

Pemerintah memperkirakan biaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera mencapai Rp 59,25 triliun, sebuah angka yang menggambarkan betapa luas dampak bencana sekaligus besarnya tanggung jawab pemulihan yang harus dituntaskan bersama.

Perkiraan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Sumatera yang digelar DPR di Aceh pada Selasa (30/12/2025).

Dalam forum itu, Tito memaparkan bahwa angka puluhan triliun tersebut merupakan estimasi kebutuhan hingga seluruh proses pemulihan dinyatakan rampung, mulai dari tahap rehabilitasi hingga rekonstruksi menyeluruh.

“Kalau kita melihat hasil rekapitulasi awal bersama BNPB, untuk pemulihan sampai selesai dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp 59,25 triliun,” ujar Tito dalam rapat tersebut.

Ia merinci, porsi terbesar anggaran diarahkan ke Aceh dengan kebutuhan sekitar Rp 33,75 triliun. Sementara itu, Sumatera Utara diperkirakan memerlukan Rp 12 triliun dan Sumatera Barat sekitar Rp 13,5 triliun.

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun kembali berbagai fasilitas vital yang rusak, mulai dari kantor desa, sekolah, fasilitas kesehatan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

Menurut Tito, cakupan pemulihan yang luas membuat proses ini harus dikerjakan secara kolaboratif oleh banyak kementerian dan lembaga. “Ini bukan hanya satu sektor. Kantor desa, sekolah, fasilitas kesehatan, jembatan, dan infrastruktur lain harus dikeroyok bersama oleh seluruh kementerian dan lembaga terkait,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Tito menyoroti Kabupaten Aceh Tamiang sebagai wilayah dengan dampak terberat. Kondisi tersebut menyebabkan roda pemerintahan dan distribusi layanan publik di daerah itu belum berjalan optimal. Ia menilai percepatan pemulihan di Aceh Tamiang menjadi kunci agar pelayanan dasar masyarakat dapat kembali normal.

Secara keseluruhan, bencana di Sumatera sempat berdampak pada 52 kabupaten/kota yang tersebar di tiga provinsi. Rinciannya, 18 wilayah berada di Aceh, 18 di Sumatera Utara, dan 16 di Sumatera Barat.

Meski demikian, Tito menilai upaya cepat pemerintah pusat, daerah, serta partisipasi masyarakat telah mendorong pemulihan di banyak wilayah terdampak.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengungkapkan perkembangan terbaru dalam forum berbeda. Dalam konferensi pers pada Senin (29/12/2025), ia menyebut sebanyak 25 kabupaten/kota di Sumatera telah memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Di Aceh ada tujuh kabupaten/kota yang sudah masuk fase transisi rehabilitasi dan rekonstruksi,” kata Pratikno. Di Sumatera Utara, delapan daerah telah memasuki fase serupa, sementara di Sumatera Barat tercatat 10 kabupaten/kota.

Pratikno menegaskan, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan pengerahan seluruh sumber daya negara untuk mempercepat penanganan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Instruksi tersebut mencakup keterlibatan kementerian, lembaga, TNI, Polri, hingga pemerintah daerah agar pemulihan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Dengan estimasi anggaran besar dan progres pemulihan yang mulai terlihat, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera dapat berjalan konsisten.

Tantangan masih besar, namun langkah-langkah awal yang telah ditempuh menjadi fondasi penting agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Aceh Anggaran Negara Banjir Nasional Pemulihan Pascabencana Sumatera
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Aceh Utara Pertanyakan Absennya Presiden Saat Banjir
Next Article Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup Saat CFN Malam Tahun Baru

Informasi lainnya

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Usai Dituduh Pakai Spons, Pedagang Es Gabus Dapat Kulkas dari TNI

29 Januari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

HAB ke-80 Kemenag Digelar Sederhana, Dana Dialihkan

5 Januari 2026

Gambir dan Senayan Jadi Titik Demo, Lalu Lintas Terancam Padat

5 Januari 2026

Pemprov DKI Gratiskan Transjakarta, MRT, dan LRT Selama Dua Hari

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Menghargai Waktu

Islami Syamril Al-Bugisyi

Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Siapa Masuk Penjara?

Editorial Udex Mundzir

APBS Siapkan Santri Jadi Pengusaha Tangguh

Bisnis Ericka

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

7 Kunci Sukses ala Bill Gates yang Bisa Kamu Terapkan

Bisnis Ericka
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Optimalisasi Kepemimpinan dalam Transformasi Pelayanan Publik: Peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-63 Gelar FGD di Surabaya

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ekskul Pramuka Wajib di Sekolah, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand