Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Penerima Beasiswa di AS Diberi Opsi Pindah ke Kampus Inggris

Kemdiktisaintek buka peluang relokasi studi bagi penerima beasiswa ke universitas unggulan di Inggris akibat pembatasan visa AS.
ErickaEricka16 Juni 2025 Pendidikan
University of Cambridge
University of Cambridge (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka opsi bagi penerima beasiswa negara yang sebelumnya diterima di Amerika Serikat (AS) untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi unggulan lainnya, terutama di Inggris. Kebijakan ini muncul sebagai respons atas penangguhan visa pelajar oleh pemerintah AS.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menjelaskan bahwa hal ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan perwakilan Russel Group—asosiasi universitas terkemuka di Inggris. Hasil pertemuan tersebut membuka peluang relokasi studi bagi para mahasiswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dan Beasiswa Garuda 2025 yang sebelumnya direncanakan menempuh pendidikan di AS.

“Saya berbicara dengan mereka juga untuk melihat bagaimana apakah bisa diakomodir mereka yang tadinya di US untuk mungkin dipindahkan ke UK. Dan itu sudah berjalan,” ujar Stella.

Diperkirakan sekitar 45 mahasiswa penerima beasiswa akan terdampak. Namun, Stella menegaskan bahwa pemindahan ini bersifat sukarela dan keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing mahasiswa.

“Jadi kita memberikan kesempatan, kita yang mengerjakan, memberikan opsi keputusan apakah anaknya akan mau tidak kita kembalikan kepada anak-anaknya karena mereka adalah individu-individu,” jelasnya.

Langkah ini diambil setelah Pemerintah AS menghentikan seluruh penjadwalan visa baru, termasuk visa pelajar dan program pertukaran internasional, untuk sementara waktu. Kebijakan ini berdampak global, tidak hanya terhadap mahasiswa dari Indonesia.

“Untuk seluruh dunia itu, pada saat ini visa untuk ke Amerika Serikat, (baik) appointment atau new appointment untuk visa pelajar dan exchange program itu semuanya dihentikan,” kata Stella.

Sebagai tambahan solusi, Kemdiktisaintek juga menyiapkan opsi bagi mahasiswa tersebut untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan di Indonesia. Menurut Stella, hampir seluruh PTN top tanah air telah menyatakan kesiapan mereka untuk menerima mahasiswa pindahan tersebut.

Kebijakan ini menunjukkan respons adaptif pemerintah dalam menjaga kelangsungan pendidikan penerima beasiswa negara. Langkah ini sekaligus memastikan bahwa para mahasiswa tetap bisa melanjutkan studi tanpa terganggu oleh dinamika kebijakan imigrasi di negara tujuan.

Beasiswa Indonesia Maju Kemdiktisaintek Pendidikan Tinggi Studi Luar Negeri Visa AS
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMUI Nilai Penyelenggaraan Haji 2025 Berjalan Lancar
Next Article Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Percepatan EBT

Informasi lainnya

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

30 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

28 Januari 2026

Diky Candra Siap Kawal Aspirasi Guru Honorer Madrasah

26 Januari 2026

Guru Madrasah Tasikmalaya Tuntut Keadilan dalam Pengangkatan PPPK

26 Januari 2026

Kwaran Lamuru Gelar KMD Penggalang Cetak Pembina Andal

26 Januari 2026

AI Bantu Guru, Tapi Hambat Murid?

23 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Adab Bertemu Guru dalam Islam

Islami Assyifa

Membeli Oleh-Oleh yang Bermanfaat dan Bernilai: Tips Agar Tidak Menjadi Sampah

Opini Alfi Salamah

Ayi Mulyana: Membangun Pramuka yang Berkontribusi Nyata

Profil Silva

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Biografi Ericka

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.