Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

Kenapa Kita Sering Lelah Padahal Tidur Sudah Cukup?

Tahun Ajaran Baru 2026, MPLS Ramah Jadi Wajah Baru Sekolah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 10 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Daniel Kahneman: Akhir Tragis Seorang Peraih Nobel

Hidup adalah pilihan; bagaimana kita mengakhirinya juga bagian dari pilihan itu.
ErickaEricka19 Maret 2025 Profil
Daniel Kahneman, psikolog peraih Nobel Ekonomi
Daniel Kahneman, psikolog peraih Nobel Ekonomi (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kabar mengejutkan datang dari dunia ilmu pengetahuan. Daniel Kahneman, psikolog peraih Nobel Ekonomi, memilih mengakhiri hidupnya melalui bantuan medis di Swiss. Keputusan ini diambilnya karena keyakinan bahwa penderitaan di usia tua tidak perlu dialami.

Kahneman lahir pada 5 Maret 1934 di Tel Aviv. Ia dikenal atas kontribusinya dalam psikologi kognitif dan ekonomi perilaku. Bersama rekannya, Amos Tversky, ia mengembangkan teori prospek yang menantang asumsi rasionalitas dalam pengambilan keputusan ekonomi. Atas karyanya ini, ia dianugerahi Nobel Ekonomi pada tahun 2002.

Pada 27 Maret 2024, Kahneman meninggal dunia di usia 90 tahun. Universitas Princeton, tempat ia mengajar hingga akhir hayatnya, mengonfirmasi kabar duka ini.

Baca Juga:
  • Risma Nurrohmah, Empati yang Menjadi Strategi
  • Dalam Diam, Tumbuh Arah
  • Husodo Angkosubroto: Nahkoda Gunung Sewu Group
  • Malahayati, Laksamana Laut Perempuan

Dalam email perpisahannya, Kahneman menulis bahwa ia ingin menghindari penderitaan dan penghinaan di tahun-tahun terakhir hidupnya. Ia memilih untuk mengakhiri hidup saat kesehatannya masih relatif baik, sesuai dengan keyakinannya sejak remaja.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi komunitas ilmiah. Eldar Shafir, profesor di Universitas Princeton, menyebutnya sebagai “raksasa di bidangnya” dan bahwa banyak area dalam ilmu sosial berubah sejak kehadirannya.

Artikel Terkait:
  • Harun Ar Rasyid: Al Qur’an dan Kuam Muslimin Ibarat Ikan dengan Air
  • Mochtar Kusumaatmadja, Arsitek Laut Nusantara
  • Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya
  • Phil Knight dan Nike

Kahneman meninggalkan warisan besar dalam pemahaman kita tentang pengambilan keputusan dan perilaku manusia. Karyanya terus memengaruhi berbagai disiplin ilmu, dari ekonomi hingga psikologi, dan akan dikenang sebagai pionir yang mengubah cara pandang kita terhadap rasionalitas manusia.

Jangan Lewatkan:
  • Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia
  • Jejak Muda, Prestasi Nyata
  • B.J. Habibie: Arsitek Kebebasan Pers Indonesia
  • Generasi Tua dan Muda Berkolaborasi untuk Indonesia Emas 2045
Daniel Kahneman Ekonomi Perilaku Nobel Ekonomi Psikologi Kognitif Teori Prospek
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSantri QSBS Al-Kautsar 561 Lolos PTN, Dua Diterima di Kedokteran
Next Article Amalan Agar Bisa Berjodoh dengan Orang yang Dicintai

Informasi lainnya

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

27 April 2026

Tidur Nanti Saja

21 April 2026

Dalam Diam, Tumbuh Arah

21 April 2026

Jejak Muda, Prestasi Nyata

21 April 2026

Dari Dapur ke Ruang Strategis

21 April 2026

Ma Eroh, Perempuan Bertangan Batu

31 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Logika Nol yang Menyesatkan

Editorial Udex Mundzir

Trump Berlagak Pahlawan Tapi Kesiangan

Editorial Udex Mundzir

PDIP Pecat Jokowi: Dinamika Baru

Editorial Udex Mundzir

Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Argumen Udex Mundzir

Kenapa Gen Z Cepat Bosan Ngobrol Langsung?

Daily Tips Lina Marlina
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah15 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

120 Saksi dan 4 Ahli Jadi Bukti Jerat Nadiem Makarim

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Mic Wireless Untuk Masjid Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi