Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Program MBG Didesak Profesional, BGN Diminta Berbenah

Kasus keracunan siswa memicu desakan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
ErickaEricka28 April 2025 Nasional
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis (MBG) di dapur Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal)
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis (MBG) di dapur Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Palembang – Gelombang kritik terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) semakin kencang setelah kembali terjadi insiden keracunan siswa.

Program unggulan yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN) ini kini dihadapkan pada tuntutan profesionalisme, transparansi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Pengamat politik dari Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menyebutkan bahwa sebagai lembaga baru, BGN memang tengah dalam masa adaptasi.

Namun, ia menilai insiden keracunan membuktikan adanya kekurangan dalam sistem dan standar pelaksanaan program.

“Kalau standar dan sistem sudah berjalan optimal, mestinya kasus seperti itu tidak terjadi,” ungkap Iwan kepada Inilah.com, Senin (28/4/2025).

Ia menegaskan perlunya BGN mengevaluasi standar makanan sehat di lapisan pelaksana bawah serta memperbaiki manajemen internal, termasuk kinerja pimpinan lembaga.

“Kepala BGN perlu dievaluasi agar program MBG bisa berjalan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan gizi anak bangsa,” tegasnya.

Lebih jauh, Iwan mendorong agar program MBG tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal. Ia menyarankan agar bahan baku seperti beras, telur, dan daging dibeli langsung dari UMKM, petani, dan peternak lokal.

“MBG sebaiknya mewajibkan pembelian bahan pangan dari UMKM dan petani lokal, supaya ekonomi di tingkat bawah ikut bergerak,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto juga menekankan pentingnya aspek higienitas serta dampak ekonomi lokal dalam pelaksanaan MBG.

Dalam kunjungan ke SDN 015 Balikpapan Selatan pada Jumat (25/4/2025), Bima menegaskan bahwa semua tahapan produksi makanan harus mematuhi standar kesehatan yang ketat.

“Higienitas harus diperhatikan dari proses pengolahan sampai penyajian. Bahan baku juga harus berkualitas baik,” ucapnya.

Bima juga meminta agar penyedia makanan dan bahan baku berasal dari daerah setempat, agar program ini sekaligus menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Prinsip utama MBG adalah pemenuhan gizi anak-anak sekaligus mendorong ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Kasus keracunan yang terjadi di Cianjur memperkuat tuntutan publik agar BGN meningkatkan pengawasan dan memperbaiki tata kelola program.

Saat ini, BGN mengklaim tengah memperbarui standar operasional prosedur (SOP) program MBG, termasuk dalam prosedur pengelolaan sisa makanan untuk keperluan investigasi laboratorium.

BGN Evaluasi Program Gizi Anak Program MBG UMKM Lokal
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Nasaruddin Umar Bawa Misi Museum Haji ke Madinah
Next Article Menperin Pastikan Proyek Baterai EV Tetap Berjalan Tanpa LG

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Bolehkah Menulis Nama di Batu Nisan Kuburan?

Islami Ericka

Amalan Agar Bisa Berjodoh dengan Orang yang Dicintai

Daily Tips Ericka

Kisah Inspiratif Pria 39 Tahun Mengabdi di Pabrik Kiswah Ka’bah

Islami Alfi Salamah

Ungkap Mengapa Wanita Tidak Mencukur Rambut Setelah Haji

Islami Alfi Salamah

10 Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

Food Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi