Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Titiek Puspa: Legenda Musik yang Menembus Zaman

Lahir di masa sulit, Titiek Puspa tumbuh menjadi ikon seni yang melampaui delapan kepemimpinan presiden.
ErickaEricka11 April 2025 Biografi
Titiek puspa
Titiek Puspa, Musisi Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Titiek Puspa, sosok ikonik dalam dunia musik Indonesia, lahir dengan nama Sudarwati di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan pada 1 November 1937.

Namun, karena kondisi kesehatannya yang lemah saat kecil, namanya beberapa kali diubah—dari Kadarwati, lalu Sumarti, hingga akhirnya dikenal luas dengan nama panggung Titiek Puspa.

Nama ini berasal dari panggilan akrabnya “Titiek” dan nama ayahnya, Tugeno Puspowidjojo, yang diambil bagian “Puspa” sebagai bentuk penghormatan.

Keluarganya pindah ke Semarang saat usianya baru tiga bulan. Di kota inilah benih kecintaannya terhadap seni mulai tumbuh. Di tengah kesulitan hidup saat pendudukan Jepang, Titiek kecil menghibur dirinya dengan bernyanyi, memupuk mimpi untuk menjadi penyanyi seperti idolanya, Bing Slamet.

Meski ayahnya sempat menentang niatnya berkarier di dunia seni, dukungan kakaknya menjadi tonggak penting dalam perjalanannya.

Karier Titiek dimulai sejak remaja, saat ia meraih juara kedua Bintang Radio RRI Semarang pada 1954. Kemenangan ini mengantarkannya tampil bersama Orkes Simfoni Jakarta dan menjadi penyanyi tetap.

Tahun 1955, ia mencetak debut rekamannya di Lokananta dan kariernya pun melejit. Lagu-lagunya seperti “Pantang Mundur”, “Gang Kelinci”, dan “Kupu-Kupu Malam” menjadi karya ikonik yang mencerminkan kepekaannya terhadap isu sosial.

Selain di musik, Titiek juga aktif di dunia film dan telah membintangi lebih dari 20 judul layar lebar. Di masa Orde Baru, ia menggubah lagu “Bapak Pembangunan” untuk Soeharto namun tetap menjaga netralitas politiknya. Ia dikenal rendah hati, aktif dalam kegiatan sosial, dan kerap menciptakan lagu himne tanpa meminta imbalan.

Titiek Puspa telah melalui delapan masa pemerintahan presiden Indonesia dan tetap relevan di setiap zaman. Karyanya bahkan mendapat pengakuan internasional, seperti dalam World Song Festival di Tokyo dan Los Angeles.

Penghargaan demi penghargaan diterimanya, termasuk BASF Award untuk pengabdian panjang di musik, serta album tribute dari musisi lintas generasi pada 2004.

Dengan dedikasi yang luar biasa dan semangat yang tak pernah padam, Titiek Puspa bukan hanya legenda, tapi juga simbol ketangguhan dan inspirasi bagi banyak generasi.

Figur Seni Lagu Ikonik Legenda Musik Musik Indonesia Titiek Puspa
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenulis dari Negara yang Terlambat Sadar
Next Article Dua Fasilitas Baru Diresmikan di Desa Loa Ulung

Informasi lainnya

Imaduddin Zanki: Pahlawan yang Mengubah Arah Sejarah Dunia Islam

26 Desember 2025

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

26 Desember 2025

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

30 Oktober 2025

Belva Devara: Anak Bangsa Pelopor Pendidikan Digital

30 Oktober 2025

Anne Avantie, Dari Dua Mesin Jahit ke Panggung Dunia

30 Oktober 2025

Chef Degan Septoadji: Membawa Rasa Indonesia ke Meja Dunia

30 Oktober 2025
Paling Sering Dibaca

Menikmati Kuliner Autentik Khas Turki, Dari Kudapan Manis hingga Minuman Tradisional

Food Alfi Salamah

Luangkan Waktu untuk Ngobrol, Bikin Istri Bahagia

Happy Silva

Jamaah Haji Wafat Dibadalkan Gratis dengan Sertifikat Bukti

Islami Alfi Salamah

Iklan Pinjaman Syariah Mencurigakan, Berujung Minta Uang Zakat

Kroscek Udex Mundzir

Lepaskan Ketegangan, Raih Kedamaian

Daily Tips Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.