Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

UMKM Mencapai 11.157 Unit, Produksi Shuttlecock terus Berkembang

Pemerintah pusat memuji UMKM Kota Solo yang adaptif terhadap berbagai perubahan salah satunya percepatan sektor digital
Alfi SalamahAlfi Salamah28 September 2023 Daerah
shuttlecock
Ilustrasi Produksi Shuttlecock di Kota Surakarta (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Surakarta – Perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Solo telah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan dukungan kuat dari pemerintah.

Data terbaru dari Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Surakarta mengungkapkan tahun 2022, jumlah UMKM di wilayah tersebut melonjak drastis menjadi 11.157 unit, sebelumnya hanya 3.635 UMKM tahun 2021.

Sedangkan UMKM di Jawa Tengah berjumlah 17.821 dengan total omzet mencapai Rp68,484 triliun. Angka itu menjadikan Jawa Tengah dengan produktivitas UMKM lokal terbanyak.

Ratusan Kepala Keluarga menggantungkan hidupnya dengan membuat kerajinan berbahan baku bulu ayam, terkenal dengan sebutan shuttlecock (kok).

“Jumlah pengrajin shuttlecock kini mencapai 150 dari sebelumnya hanya puluhan,” ungkap yaya pelaku UMKM pengrajin shuttlecock di Kota Surakarta.

Produksi ‘shuttlecock’ terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pasar. Menurut yaya, industri shuttlecock di daerah tersebut sudah menjadi turun temurun. Pihaknya mampu memproduksi kok antara 200-300 slop per hari. Harga jual antara Rp40 ribu hingga Rp65 ribu per slop tergantung kualitasnya.

Pemerintah Kota Surakarta telah berperan aktif dalam memberikan dukungan bagi perkembangan UMKM di wilayah ini. Mereka telah mengadakan berbagai agenda dan program untuk membantu para pelaku UMKM.

Pemerintah pusat memuji UMKM Kota Solo yang adaptif terhadap berbagai perubahan salah satunya percepatan sektor digital.

“UMKM Solo telah terbukti mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan menghadirkan inovasi yang kreatif dalam produk dan layanan mereka,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) RI Teten Masduki pada Puncak Perayaan Hari UMKM Nasional di Solo.

Lebih lanjut, yaya memaparkan proses produksi kok berawal dari bulu ayam yang dipotong dibentuk kemudian dicuci, serta dijemur. Bulu dipilih sesuai kualitasnya kemudian diluruskan dengan cara dipanasi.

Lalu, bulu yang sudah lurus dipasang ke bogem, distel dan kemudian ditali. Kok setelah ditali berikan lem atau perekat, diberikan merek dan penyelesaian masuk ke pengepakan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung, memberikan pelatihan dan mendampingi pelaku UMKM. Dengan harapan, produk-produk lokal karya anak bangsa dapat bersaing di luar negeri.

Cketz Shuttlecock Teten Masduki UMKM
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleUlang Tahun Google ke-25 Tahun: Perjalanan Singkat dan Inovasi Saat Ini
Next Article Maulid Nabi dan Pemberian Sosial, Menghidupkan Semangat Kepedulian

Informasi lainnya

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Siapa Kenyang dari Proyek Makan Bergizi?

Editorial Udex Mundzir

Indonesia dan Dua Periode Jokowi yang Memalukan

Editorial Udex Mundzir

Pilkada Jakarta: Gugat Aja Dulu

Editorial Udex Mundzir

Wibawa Prabowo Dipertanyakan, Siapa Pemimpin Sebenarnya?

Editorial Udex Mundzir

Kalau Tidak Viral, Mana Mau Kalian Membantu?

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi