Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Desa Sebuntal Kukar Desak Presiden Selesaikan Konflik Bendungan Marangkayu

Warga minta Presiden Prabowo turun tangan selesaikan konflik ganti rugi lahan yang tergenang sejak 2007.
ErickaEricka13 Juli 2025 Daerah
Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.
Bendungan Marangkayu di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kukar – Puluhan warga Desa Sebuntal, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menggelar aksi tidur di ruang rapat DPRD Kukar pada Kamis (10/7/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes atas ketidakjelasan penyelesaian ganti rugi lahan yang terdampak pembangunan Bendungan Marangkayu, proyek strategis nasional (PSN) yang telah menenggelamkan wilayah pertanian dan permukiman warga sejak 2007.

Warga mendesak agar Presiden Prabowo Subianto turun tangan menyelesaikan konflik yang telah berlangsung selama hampir dua dekade. Mereka merasa diabaikan oleh pemerintah daerah dan pusat, meskipun bendungan telah selesai dibangun dan berfungsi. Menurut mereka, hak atas lahan dan sumber penghidupan belum mendapat kompensasi yang layak.

“Kami memohon kepada pemerintah, termasuk kepada Prabowo (Presiden), tolong kami diselesaikan hak-hak kami, karena tumpuan hidup kami hanya di situ, penghasilan kami,” ujar Mainur, salah satu warga terdampak.

Warga menyampaikan bahwa lahan pertanian dan rumah mereka bukan terendam karena banjir, melainkan menjadi genangan permanen akibat pembangunan bendungan. Genangan ini menyebabkan mereka kehilangan mata pencaharian utama dan tempat tinggal. Mereka menegaskan bahwa meskipun bendungan itu proyek negara, hak-hak dasar warga tidak boleh diabaikan.

“Sebenarnya kami sangat bersyukur adanya bendungan, tapi pada intinya hak-hak kami tidak diselesaikan, termasuk pembebasan ganti rugi lahan kami. Sampai sekarang ini sudah bisa dikatakan 18 tahun belum clear sampai pembayaran ini,” ujar Areza, warga lainnya.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, turut menanggapi aksi warga. Ia menilai bahwa permasalahan ini tidak seharusnya berlarut-larut, terutama karena bendungan tersebut merupakan PSN. Ia juga menyayangkan konflik lahan dan klaim Hak Guna Usaha (HGU) oleh perusahaan milik negara menjadi penghalang penyelesaian.

“Karena kebetulan ini secara peraturan perundang-undangan ini adalah PSN, proyek strategis nasional yang harus diamankan, harus dilaksanakan. Jangan gara-gara persoalan HGU, persoalan sepele, itu harus gugur dengan sendirinya,” tegas Yani.

Ia menekankan bahwa status PSN tidak boleh menghilangkan hak-hak masyarakat yang telah lama tinggal dan mengelola lahan tersebut. Ia meminta agar Balai Wilayah Sungai (BWS) IV Kalimantan segera menuntaskan proses pembayaran ganti rugi.

“Masyarakat hanya butuh bagaimana tanam tumbuhnya, rumahnya yang ada di situ, kerjaannya selama ini puluhan tahun, itu diselesaikan. Jadi mudah. Dan saya harap ini persoalan yang mudah dan tentu balai wilayah sungai itu sebenarnya sudah siap membayar,” lanjutnya.

Dengan semakin mendesaknya tuntutan warga, DPRD Kukar meminta agar kementerian terkait serta Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus agar konflik ini segera diselesaikan secara adil dan tuntas.

Bendungan Marangkayu Ganti Rugi Lahan Kalimantan Timur PSN Warga Kukar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya
Next Article Pansus DPRD Kukar Pelajari Pemekaran Desa Baru di Takalar

Informasi lainnya

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

UU TNI Disahkan, Sipil Terancam Diam

Editorial Udex Mundzir

Aurat dalam Islam dan Sikap terhadap Orang yang Tidak Menutup Aurat

Islami Udex Mundzir

Suharno Maknai Kemerdekaan Indonesia ke-78 dengan Syukur dan Semangat Perjuangan

Argumen Alwi Ahmad

Bahlil dan Wajah Baru Penjajahan

Editorial Udex Mundzir

Keutamaan Shalat Berjamaah 40 Hari Berturut-Turut

Islami Ericka
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi