Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Main Character Energy, Saat Hidup Terasa Seperti Film

Rekening Botok Dibuka Lagi Usai Klarifikasi Polisi

Kwarnas Dorong Jutaan Jam Bakti Pramuka Tercatat Global

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Udex MundzirUdex Mundzir2 Desember 2024 Refleksi
ilustrasi polisi atau duta wisata
ilustrasi polisi atau duta wisata
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Usulan penempatan Polri di bawah Kemendagri mengundang reaksi keras dari berbagai pihak. Langkah ini dianggap melanggar prinsip independensi institusional yang selama ini dijaga. Namun, jika Polri harus berada pada kementerian tertentu, bagaimana jika kementerian tersebut adalah Kementerian Pariwisata? Setidaknya, dengan itu, kita bisa berandai-andai patroli polisi juga mencakup promosi destinasi wisata lokal.

Di sisi serius, perubahan struktur ini menimbulkan pertanyaan besar. Sebagai alat negara yang konstitusi atur langsung, Polri menjalankan peran vital dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Jika Polri berada pada kementerian, baik Kemendagri maupun kementerian lainnya, risiko pengurangan independensinya meningkat. Sebuah Polri yang tidak lagi netral akan menjadi masalah besar, terutama dalam mengelola potensi konflik, termasuk saat pemilu berlangsung.

Bayangkan saja, alih-alih fokus pada keamanan, Polri malah terjebak dalam birokrasi kementerian. Jangan sampai Polri sibuk mengurus “surat dinas” untuk patroli karena menunggu izin dari direktorat jenderal tertentu. Lebih parah lagi, jika penempatan ini malah membuat Polri menjadi alat untuk mengakomodasi kepentingan politik pihak tertentu.

Indonesia sudah melalui perjalanan panjang reformasi untuk memisahkan TNI dan Polri. Langkah itu bertujuan memastikan netralitas Polri dalam menjalankan tugasnya. Wacana ini justru terasa seperti langkah mundur dari amanat reformasi.

Baca Juga:
  • Citra Retak di Balik Kata
  • Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi
  • Memahami Kuasa Pengampunan Negara
  • Kontroversi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Antikritik dan Kemewahan Helikopter

Secara sosial, masyarakat mengharapkan institusi bersikap transparan dan independen, bukan menjadi lembaga yang politisi kendalikan sebagai “boneka”. Begitu kepercayaan publik hilang, tugas Polri untuk melindungi dan mengayomi akan terasa seperti ironi yang menyakitkan.

Namun, mari kita anggap serius gagasan Polri di bawah Kementerian Pariwisata. Bayangkan polisi menjadi duta wisata: patroli di daerah rawan sekaligus mempromosikan budaya lokal. Polisi lalu lintas tak hanya menilang, tetapi juga membagikan brosur destinasi wisata terdekat. Bukankah itu lebih menyenangkan daripada hanya mendengar suara sirine?

Lelucon ini, tentu saja, tidak dimaksudkan untuk meremehkan institusi Polri. Justru, gagasan ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga fungsi dan independensi Polri. Ketimbang berdebat soal kementerian mana yang paling tepat, lebih baik kita fokus memperkuat reformasi internal Polri agar lebih transparan dan profesional.

Dengan reformasi yang berlanjut, pengawasan independen dapat ditingkatkan. Kita perlu memastikan setiap anggota Polri memiliki integritas tinggi dan bekerja sesuai prinsip hukum, tanpa takut intervensi pihak manapun. Masyarakat mengharapkan Polri menunjukkan keandalan, bukan menjadi lembaga yang malah memicu kekhawatiran.

Artikel Terkait:
  • Pramuka Indonesia: Dukungan Solidaritas untuk Palestina
  • Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z
  • Unwanted Leader
  • Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat

Pada akhirnya, alih-alih menempatkan Polri di bawah kementerian, biarkan Polri tetap di bawah presiden. Namun, jangan lupa, presiden juga memikul tanggung jawab untuk memastikan Polri menjalankan tugasnya dengan baik, tanpa menjadi alat politik.

Dengan begitu, Polri bisa terus fokus menjaga keamanan masyarakat dan menegakkan hukum. Dan siapa tahu, jika mereka memang sesekali mempromosikan pariwisata, itu hanya menjadi bagian kecil dari pekerjaan besar mereka. Setidaknya, masyarakat akan lebih senang dengan senyum polisi yang ramah ketimbang dengan wajah tegang yang hanya mencari kesalahan.

Jangan Lewatkan:
  • Menjadi Kepala Daerah
  • Hidup yang PSBB
  • AI Menghapus Pekerjaan Manusia?
  • Modal Waktu
Independensi Polri Reformasi Polri
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBegini Kata Airlangga tentang Kenaikan UMP 6,5%
Next Article STY Umumkan 26 Pemain untuk Piala AFF 2024

Informasi lainnya

Mengapa Korupsi Menjadi Budaya?

15 Agustus 2026

Ketika Narkoba Dilindungi Oknum

15 Februari 2026

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

18 Januari 2026

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Isu yang Dibelokkan, Aparat yang Gagal

1 September 2025

Kabut Dalang, Gagalnya Aparat

31 Agustus 2025
Paling Sering Dibaca

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Menikmati Senja dari Shibuya Sky Tokyo

Travel Alfi Salamah

Mengenal Sosok Siti Maryam yang Penuh Keikhlasan

Islami Alfi Salamah

Titik Kritis Kepemimpinan Prabowo

Editorial Udex Mundzir

Jaga Kolesterol saat Lebaran dengan Cara Sehat Ini

Daily Tips Ericka
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi