Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 27 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Ajak Umat Islam Cek Arah Kiblat Mandiri pada 15-16 Juli 2025

Fenomena Istiwa A‘zam dimanfaatkan untuk kalibrasi arah kiblat secara akurat tanpa alat teknologi canggih.
Udex MundzirUdex Mundzir13 Juli 2025 Nasional
Cek Arah Kiblat Mandiri Fenomena Istiwa A‘zam Juli 2025
Ilustrasi Cek Arah Kiblat Mandiri Fenomena Istiwa A‘zam Juli 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam di seluruh Indonesia untuk melakukan pengecekan arah kiblat secara mandiri pada tanggal 15 dan 16 Juli 2025. Imbauan ini disampaikan karena pada hari tersebut terjadi fenomena astronomi tahunan bernama “Istiwa A‘zam” atau “Rashdul Qiblah”, yaitu ketika posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah di Makkah.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa momen ini merupakan saat paling akurat bagi umat Islam untuk memverifikasi arah kiblat dari lokasi masing-masing, karena bayangan benda tegak lurus akan menunjukkan arah sebaliknya dari Ka’bah.

“Ini menjadikannya momen ideal bagi siapa saja untuk memastikan arah kiblat sendiri, tanpa perlu memiliki keahlian atau perangkat teknologi tertentu,” jelas Arsad pada Sabtu (12/7/2025).

Baca Juga:
  • 5 Amalan Utama Ketika Gerhana Bulan Terjadi
  • Lecehkan Perawat Wanita, Dokter di Saudi Dihukum Lima Tahun Penjara
  • Menag: Santri Harus Bangga, Bukan Kelompok “The Second Population”
  • Kemenag: Elongasi Hilal Belum Cukup, Lebaran Bisa Beda

Menurutnya, pengecekan arah kiblat bisa dilakukan dengan cara sederhana. Pertama, siapkan benda tegak lurus seperti tongkat atau bandul. Pastikan permukaan tempat berdirinya benda tersebut datar dan rata. Kemudian, lakukan pengamatan pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Bayangan yang dihasilkan benda tersebut akan membentuk garis yang berlawanan arah dengan kiblat, sehingga arah kiblat bisa ditentukan secara akurat.

Kemenag juga menekankan pentingnya menggunakan waktu pengamatan yang tepat sesuai dengan jam resmi dari instansi seperti BMKG, RRI, atau Telkom, guna menghindari kesalahan dalam penentuan arah akibat perbedaan waktu lokal.

Artikel Terkait:
  • Evaluasi Program MBG, Bahas Keluhan Pedagang Kantin
  • Gerak Cepat, Kemensos Salurkan Bantuan Gempa Bantul
  • Menkomdigi Bantah Rencana Pembatasan WhatsApp Call
  • 456 Kepala Daerah Hadiri Retret di Magelang, 47 Masih Belum Datang

Fenomena Istiwa A‘zam ini hanya terjadi dua kali dalam setahun. Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi pada 27 dan 28 Mei 2025. Momen ini, menurut Arsad, bersifat konfirmatif, artinya dapat menguatkan kembali arah kiblat yang telah ditentukan sebelumnya atau menjadi koreksi bagi yang masih meragukan arah kiblatnya.

Kemenag berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengoreksi dan memastikan arah kiblat secara mandiri, demi kesempurnaan dalam pelaksanaan ibadah, khususnya salat.

Jangan Lewatkan:
  • Momen Bersejarah! Arab Saudi Ikuti Ajang Miss Universe 2024
  • KKP Kumpulkan 6,494 Ton Sampah Plastik di Pantai Nongsa Batam
  • Kementan Tegaskan Sapi Aman dari PMK Jelang Idul Adha
  • Sidang Isbat Idul Fitri 2025 Digelar 29 Maret, Pemantauan Hilal di 33 Titik
Arah Kiblat Fenomena Rashdul Qiblah Istiwa Azam 2025 Kemenag Pengecekan Kiblat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleIstana Pastikan BPH Akan Tangani Penyelenggaraan Haji 2026
Next Article Kukar Kembangkan Lima Kawasan Desa Pertanian

Informasi lainnya

BNN Bone Dorong Saka Anti Narkoba Pramuka

20 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026

Pakar ITB Soroti IKN, Cermin Krisis Perencanaan

18 April 2026

Baznas Tetapkan 10 Persen Kurban untuk Sumatera

18 April 2026

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

15 April 2026

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Koruptor Dimanja, Rakyat Dihukum Pajak

Opini Udex Mundzir

Ayi Mulyana: Membangun Pramuka yang Berkontribusi Nyata

Profil Silva

Kenali Calon Istrimu dengan 3 Cara Ini: Panduan Islami untuk Memilih Pasangan

Opini Udex Mundzir

Taman di Jakarta akan Dibuka 24 Jam, Siapa yang Jaga?

Editorial Udex Mundzir

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 15 Persen pada 2024

Bisnis Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi