Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 23 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Optimalkan Jadwal Haji 2025, Fokus Pergerakan ke Armuzna

Kemenag RI pastikan penjadwalan haji 2025 ke Arafah-Muzdalifah-Mina tepat sasaran dengan fiksasi data jamaah.
Udex MundzirUdex Mundzir25 Mei 2025 Info Haji
Persiapan Haji 2025 Indonesia dan Pergerakan Armuzna
Ilustrasi Persiapan Haji 2025 Indonesia dan Pergerakan Armuzna (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mekkah – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mengalihkan fokus persiapan haji tahun ini ke pengaturan pergerakan jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), menyusul semakin mendekatinya waktu puncak ibadah haji. Hingga kini, sekitar 150 ribu dari total kuota 203 ribu jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Prof. Hilman Latief, menyatakan bahwa pihaknya tengah memverifikasi ulang data jemaah, termasuk posisi hotel, nomor maktab, dan titik lokasi di Arafah, guna memastikan tidak ada kesalahan data yang dapat menghambat proses pelayanan di fase Armuzna.

“Data awal banyak mengalami pergeseran akibat dinamika di lapangan seperti keterlambatan visa. Karena itu, kami pastikan kembali setiap detail untuk menghindari kekeliruan,” kata Prof. Hilman saat tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, pada Jumat (23/5/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kesesuaian antara layanan transportasi, akomodasi, dan penempatan jemaah. Setiap penerbangan, menurut regulasi, harus dilayani dengan sistem dan standar yang seragam.

“Perubahan data tanpa koordinasi akan mengganggu layanan lainnya seperti distribusi kartu Nusuk dan penyediaan akomodasi,” ujarnya.

Menanggapi video viral yang memperlihatkan jemaah berjalan sendiri tanpa bantuan petugas, Prof. Hilman menjelaskan bahwa pihaknya telah mengklarifikasi kejadian tersebut dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Ia menyebut video itu tidak menggambarkan keseluruhan layanan haji Indonesia.

“Dalam video terdengar suara petugas di depan, tapi tidak jelas. Itu tidak dapat dijadikan tolok ukur menyeluruh,” tegasnya.

Sebagai langkah peningkatan layanan, Kemenag juga menambah rasio petugas pendamping dari sebelumnya 1 persen menjadi 2 persen dari jumlah jemaah. Hal ini dimaksudkan agar seluruh pergerakan jemaah berada dalam pengawasan, terutama saat proses menuju Armuzna.

Sementara itu, kesenjangan jumlah jemaah yang belum tiba terus ditekan. Dari sisa kuota sekitar 50 ribu orang, selisih keterlambatan yang sebelumnya mencapai 30 persen kini telah turun menjadi 14 persen, dan ditargetkan di bawah 10 persen dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Kemenag juga menugaskan petugas di kantor-kantor layanan syarikah untuk mempercepat distribusi kartu Nusuk dan menangani laporan jemaah. Delapan syarikah yang terlibat telah diminta membantu dalam finalisasi data jemaah agar proses penjadwalan pergerakan bisa dilaksanakan selama 24 jam penuh.

Prof. Hilman mengingatkan seluruh petugas untuk tetap fokus dan profesional menghadapi fase paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Ini baru sepertiga dari rangkaian haji. Saya minta semua petugas tetap semangat dan memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Armuzna Haji 2025 Jemaah Indonesia Kemenag Persiapan Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDistribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Indonesia Capai 147 Ribu
Next Article Label Non-Halal Terlambat, Warung Legendaris Solo Ditegur Keras

Informasi lainnya

Hilal Dipantau di 117 Titik, Lebaran Segera Ditetapkan

19 Maret 2026

Ancaman Perang Bayangi Haji 2026, Tiga Skenario Disiapkan

13 Maret 2026

Kemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal

9 Maret 2026

Kemenag: Elongasi Hilal Belum Cukup, Lebaran Bisa Beda

9 Maret 2026

Kemenag Rilis Panduan Takbiran di Bali Saat Nyepi

9 Maret 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir

Kebebasan Pers yang Dikikis Diam-Diam

Editorial Udex Mundzir

Prabowo Tidak Peka Terhadap Derita Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Anne Avantie, Dari Dua Mesin Jahit ke Panggung Dunia

Biografi Alfi Salamah

Isra’ Mi’raj dan Problem Solving

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

298 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi