Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 8 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenag Optimalkan Jadwal Haji 2025, Fokus Pergerakan ke Armuzna

Kemenag RI pastikan penjadwalan haji 2025 ke Arafah-Muzdalifah-Mina tepat sasaran dengan fiksasi data jamaah.
Udex MundzirUdex Mundzir25 Mei 2025 Info Haji
Persiapan Haji 2025 Indonesia dan Pergerakan Armuzna
Ilustrasi Persiapan Haji 2025 Indonesia dan Pergerakan Armuzna (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mekkah – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mengalihkan fokus persiapan haji tahun ini ke pengaturan pergerakan jemaah menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), menyusul semakin mendekatinya waktu puncak ibadah haji. Hingga kini, sekitar 150 ribu dari total kuota 203 ribu jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Prof. Hilman Latief, menyatakan bahwa pihaknya tengah memverifikasi ulang data jemaah, termasuk posisi hotel, nomor maktab, dan titik lokasi di Arafah, guna memastikan tidak ada kesalahan data yang dapat menghambat proses pelayanan di fase Armuzna.

“Data awal banyak mengalami pergeseran akibat dinamika di lapangan seperti keterlambatan visa. Karena itu, kami pastikan kembali setiap detail untuk menghindari kekeliruan,” kata Prof. Hilman saat tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, pada Jumat (23/5/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kesesuaian antara layanan transportasi, akomodasi, dan penempatan jemaah. Setiap penerbangan, menurut regulasi, harus dilayani dengan sistem dan standar yang seragam.

“Perubahan data tanpa koordinasi akan mengganggu layanan lainnya seperti distribusi kartu Nusuk dan penyediaan akomodasi,” ujarnya.

Menanggapi video viral yang memperlihatkan jemaah berjalan sendiri tanpa bantuan petugas, Prof. Hilman menjelaskan bahwa pihaknya telah mengklarifikasi kejadian tersebut dengan Kementerian Haji Arab Saudi. Ia menyebut video itu tidak menggambarkan keseluruhan layanan haji Indonesia.

“Dalam video terdengar suara petugas di depan, tapi tidak jelas. Itu tidak dapat dijadikan tolok ukur menyeluruh,” tegasnya.

Sebagai langkah peningkatan layanan, Kemenag juga menambah rasio petugas pendamping dari sebelumnya 1 persen menjadi 2 persen dari jumlah jemaah. Hal ini dimaksudkan agar seluruh pergerakan jemaah berada dalam pengawasan, terutama saat proses menuju Armuzna.

Sementara itu, kesenjangan jumlah jemaah yang belum tiba terus ditekan. Dari sisa kuota sekitar 50 ribu orang, selisih keterlambatan yang sebelumnya mencapai 30 persen kini telah turun menjadi 14 persen, dan ditargetkan di bawah 10 persen dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Kemenag juga menugaskan petugas di kantor-kantor layanan syarikah untuk mempercepat distribusi kartu Nusuk dan menangani laporan jemaah. Delapan syarikah yang terlibat telah diminta membantu dalam finalisasi data jemaah agar proses penjadwalan pergerakan bisa dilaksanakan selama 24 jam penuh.

Prof. Hilman mengingatkan seluruh petugas untuk tetap fokus dan profesional menghadapi fase paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji.

“Ini baru sepertiga dari rangkaian haji. Saya minta semua petugas tetap semangat dan memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.

Armuzna Haji 2025 Jemaah Indonesia Kemenag Persiapan Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDistribusi Kartu Nusuk Jemaah Haji Indonesia Capai 147 Ribu
Next Article Label Non-Halal Terlambat, Warung Legendaris Solo Ditegur Keras

Informasi lainnya

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

5 Februari 2026

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

17 Januari 2026

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025
Paling Sering Dibaca

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah

Cara Mengetahui Sifat Asli Manusia

Opini Udex Mundzir

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Daily Tips Ericka

Ijazah Pejabat Harus Diverifikasi Ulang

Editorial Udex Mundzir

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024, Hanya Legitimasi Kemenangan Petahana

Opini Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Optimalisasi Kepemimpinan dalam Transformasi Pelayanan Publik: Peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-63 Gelar FGD di Surabaya

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.