Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Keuangan aman dimulai dari sikap peduli, kenali risiko, dan berani melapor.
ErickaEricka19 Mei 2025 Daily Tips
Cara aman bertransaksi digital dengan PeKA
Ilustrasi Cara aman bertransaksi digital dengan PeKA (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Literasi keuangan digital menjadi pondasi penting dalam menghadapi era serba online. Di tengah meningkatnya penggunaan teknologi finansial, risiko penipuan digital pun makin mengintai. Untuk menjawab tantangan ini, Bank Indonesia mendorong masyarakat untuk menerapkan sikap PeKA: Peduli, Kenali, dan Adukan.

Program PeKA merupakan langkah edukatif yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat dan risiko transaksi digital. Dengan menjadi pribadi yang peduli terhadap keamanan data, mengenali penyelenggara resmi, serta tidak ragu mengadukan masalah, masyarakat bisa lebih terlindungi dari potensi kejahatan keuangan.

Kenapa Harus PeKA?

Berdasarkan data OJK tahun 2024, 65,43% masyarakat Indonesia sudah memahami keuangan digital. Namun, masih ada 34,57% yang rentan terhadap penipuan online.

Tren penipuan pun semakin beragam. Modus umum yang ditemukan mencakup:

  • Phising: Penipuan lewat pesan atau tautan palsu untuk mencuri data pribadi.
  • Investasi Palsu: Penawaran produk investasi dengan janji tidak masuk akal.
  • Pekerjaan Bodong: Iming-iming pekerjaan yang ujungnya meminta transfer uang.
  • Pencurian Data lewat APK: File aplikasi palsu yang mencuri data pribadi dari perangkat korban.

Perkembangan Literasi Keuangan Indonesia

Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) dari 2016 hingga 2024 menunjukkan pertumbuhan signifikan:

  • Tahun 2016: 29,70%
  • Tahun 2019: 38,03%
  • Tahun 2020: 49,68%
  • Tahun 2024: 65,43%

Peningkatan ini menunjukkan bahwa upaya edukasi publik semakin berhasil, namun perlindungan terhadap konsumen tetap harus ditingkatkan, terutama dalam transaksi digital yang makin kompleks.

Manfaat Literasi Keuangan Digital

Tingkat literasi yang baik membawa dampak positif dalam berbagai aspek, antara lain:

  • Meningkatkan keamanan transaksi, baik online maupun offline.
  • Mendukung inklusi keuangan, dengan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap layanan keuangan digital.
  • Membangun kepercayaan, sehingga masyarakat lebih yakin menggunakan sistem pembayaran digital secara bijak.

Tips Aman Bertransaksi Digital

Agar tidak menjadi korban kejahatan digital, ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan masyarakat, yaitu:

  1. Jangan pernah membagikan informasi pribadi seperti PIN, password, atau OTP, bahkan kepada orang yang mengaku dari lembaga resmi.
  2. Gunakan kombinasi password/PIN yang kuat dan ubah secara berkala agar tidak mudah ditebak.
  3. Waspadai tautan mencurigakan dan jangan sembarangan mengklik file dari pengirim tidak dikenal, terutama yang menjanjikan hadiah atau tawaran pekerjaan.

Dengan langkah sederhana ini, risiko penipuan bisa ditekan secara signifikan.

Jika Terjadi Masalah, Apa yang Harus Dilakukan?

Bank Indonesia telah menyediakan jalur pengaduan resmi untuk masyarakat yang mengalami kendala atau menjadi korban penipuan. Prosesnya sebagai berikut:

  1. Pengaduan ke Penyelenggara
    Konsumen melaporkan langsung ke pihak penyedia layanan keuangan.
  2. Tanggapan Penyelenggara
    Jika penyelenggara tidak menyelesaikan masalah dengan memuaskan, konsumen dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
  3. Pengaduan ke Bank Indonesia
    Konsumen menghubungi Call Center Bank Indonesia 131 atau mendatangi kantor perwakilan Bank Indonesia secara langsung.
  4. Penyelesaian oleh Bank Indonesia
    Bank Indonesia akan menindaklanjuti dan memfasilitasi penyelesaian dengan prinsip perlindungan konsumen.

Jadi Konsumen Cerdas, Jadilah PeKA

Di era digital, menjadi cerdas finansial bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Sikap PeKA membantu masyarakat mengenali hak dan kewajibannya dalam transaksi keuangan. Masyarakat yang melek finansial akan lebih siap menghadapi dinamika teknologi keuangan, sekaligus mampu melindungi diri dari kejahatan siber.

Mari wujudkan ekosistem keuangan digital yang sehat dan aman, dimulai dari diri sendiri. Dengan Peduli, Kenali, dan Adukan, kita bisa menjadi bagian dari solusi dan pelindung keuangan pribadi serta keluarga.

Keuangan Digital Literasi Keuangan PeKA Bank Indonesia Penipuan online Transaksi Digital Aman
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleNikmati Liburan Tanpa Sakit dengan Gaya CERIA
Next Article Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Digital Nomad, Hidup atau Ilusi?

20 Januari 2026

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

31 Desember 2025

Etika Toilet Umum, Cermin Kesadaran Sosial Sehari-hari

30 Desember 2025

Mau Upgrade Diri? Inilah 5 Buku yang Wajib Kamu Baca di Awal Tahun

24 Desember 2025

Saat Bahasa Membentuk Hirarki: Ucapan ‘Mohon Izin’ dan ‘Siap’

24 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Isuzu Optimis Pangsa Pasarnya akan Naik 1,3 Persen

Bisnis Alfi Salamah

Roehana Koeddoes: Jejak Emansipasi Sang Pionir Pers

Biografi Alfi Salamah

Iklan Pinjaman Syariah Mencurigakan, Berujung Minta Uang Zakat

Kroscek Udex Mundzir

Pilkada Sampang 2024: Situasi Ketat, Mandat Diunggulkan

Editorial Udex Mundzir

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.