Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mensos Pertimbangkan Vasektomi Jadi Syarat Bansos

Menteri Sosial merespons ide Gubernur Jabar soal keterlibatan pria dalam KB demi distribusi bantuan yang merata.
ErickaEricka1 Mei 2025 Nasional
Menteri Sosial Saifullah Yusuf
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Usulan kontroversial Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, soal menjadikan program Keluarga Berencana (KB) pria, termasuk vasektomi, sebagai syarat pemberian bantuan sosial (bansos) mendapat perhatian dari Kementerian Sosial.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan, pihaknya sedang mengkaji lebih dalam gagasan tersebut.

Kepada wartawan pada Rabu (30/4/2025), Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menyebut bahwa ide itu cukup baik dari sisi prinsip pengendalian kelahiran, namun implementasinya perlu melalui proses yang matang.

Ia menekankan, kebijakan bansos tidak bisa diubah secara mendadak tanpa landasan yang kuat.

“Ya ini kami sedang mempelajari ide itu ya. Jadi semua ketentuannya sedang kita pelajari,” ujarnya kepada awak media.

Menurut Gus Ipul, ide Dedi Mulyadi yang mengusulkan agar pria menjalani vasektomi untuk bisa menerima bansos memang terdengar progresif.

Namun, ia menekankan bahwa pemerintah pusat harus mempertimbangkan berbagai aspek teknis, sosial, dan hukum sebelum memutuskan kebijakan tersebut.

“Ide KB itu baik, tapi kalau mau dijadikan syarat bantuan sosial, kita masih perlu kaji secara mendalam,” katanya.

Gus Ipul juga menyoroti ide lain Dedi yang mendorong penerima bansos agar terlibat dalam kegiatan sosial seperti pengelolaan sampah dan kerja bakti.

Menurutnya, itu adalah inisiatif yang patut diapresiasi karena mendorong partisipasi warga secara aktif dalam pembangunan lingkungan.

Sementara itu, Dedi menilai kebijakan tersebut penting untuk menghindari konsentrasi bansos pada keluarga besar tanpa kontrol kelahiran.

Ia juga menyoroti mahalnya biaya melahirkan yang bisa mencapai Rp 25 juta, sebagai alasan tambahan agar masyarakat mempertimbangkan pembatasan kelahiran.

Dengan wacana ini, pemerintah pusat dihadapkan pada dilema antara pendekatan pengendalian populasi dan perlindungan sosial yang inklusif. Apakah kebijakan vasektomi sebagai syarat bansos dapat diterima secara luas, masih menjadi bahan diskusi.

Dedi Mulyadi Kebijakan sosial Keluarga Berencana Mensos 2025 Vasektomi Bansos
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDedi Mulyadi Wacanakan Vasektomi Jadi Syarat Bansos
Next Article Bukan Vasektomi Solusinya

Informasi lainnya

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Ramadhan Terbaik

Islami Syamril Al-Bugisyi

Film Korea Komedi Pilihan untuk Malam Tahun Baru 2026

Daily Tips Lisda Lisdiawati

Mau Upgrade Diri? Inilah 5 Buku yang Wajib Kamu Baca di Awal Tahun

Daily Tips Alfi Salamah

Keindahan Ranu Kumbolo, Surga Tersembunyi di Punggung Semeru

Travel Alfi Salamah

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi