Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 9 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Siswa Nakal di Jabar Akan Dibina TNI-Polri Tanpa Latihan Militer

Program pembinaan khusus siswa bermasalah di Jawa Barat segera diterapkan, melibatkan disiplin ala militer tanpa pelatihan tempur.
ErickaEricka29 April 2025 Daerah
program pembinaan siswa nakal Jawa Barat 2025
Ilustrasi program pembinaan siswa nakal Jawa Barat 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memutuskan bahwa siswa dengan tingkat kenakalan berat akan dikirim ke barak militer untuk dibina. Bukan untuk latihan tempur, melainkan untuk membangun karakter melalui pola asuh yang lebih disiplin.

Dalam keterangan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (29/4/2025), Dedi menegaskan bahwa siswa yang menunjukkan perilaku nakal akut hingga mendekati kriminal akan mendapatkan pembinaan khusus. Prosesnya melibatkan surat pernyataan resmi dari orang tua dan penyerahan siswa ke barak TNI atau Polri.

“Siapa yang dibina? Mereka yang mengalami kenakalan akut yang sudah mengarah kriminal. Bagaimana cara membinanya? Orang tuanya nanti menyerahkan, dalam bentuk surat pernyataan, mengantar ke barak TNI-nya, mengantar ke barak Polri-nya,” ujar Dedi.

Menurutnya, siswa tetap berstatus pelajar meskipun menjalani pembinaan di lingkungan militer. Mereka akan diarahkan untuk membiasakan diri dengan pola hidup sehat seperti bangun pagi, olahraga rutin, merapikan tempat tidur, hingga menjalani puasa Senin dan Kamis.

“Ini adalah arah pembinaan yang tidak didapatkan di rumah mereka. Dan tidak ada pelatihan militer. Jadi, masuk barak militer bukan berarti latihan perang-perangan,” tegas Dedi, menepis anggapan bahwa siswa akan diperlakukan layaknya tentara muda.

Dedi juga menambahkan bahwa tujuan program ini adalah untuk memperbaiki kesehatan mental, fisik, dan moral para siswa agar terhindar dari kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, atau penyalahgunaan obat-obatan.

“Ini membangun kesehatan pikiran, kesehatan mental, dan kesehatan raga mereka, agar menjadi anak-anak yang bugar, tidak minum, tidak merokok, tidak makan eksimer, tidak minum ciu,” lanjutnya.

Program ini dijadwalkan mulai diterapkan di Kota Bandung pada 2 Mei 2025. Selain itu, beberapa daerah lain seperti Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cianjur juga dikabarkan siap bergabung, bekerja sama dengan batalyon militer setempat untuk pelaksanaan pembinaan.

“Saya di tanggal 2 akan menyelenggarakan itu di Kota Bandung. Kabupaten Purwakarta sudah siap bekerjasama dengan Batalyon Armed 9 Pasopati. Kabupaten Cianjur juga menyatakan siap,” ungkap Dedi, menyebutkan antusiasme beberapa kepala daerah lain.

Program ini menjadi langkah baru dalam penanganan kenakalan remaja di Jawa Barat, sekaligus menegaskan pendekatan disipliner yang ingin ditanamkan Dedi Mulyadi selama masa kepemimpinannya.

Barak TNI Dedi Mulyadi Kenakalan Remaja Program Disiplin Siswa Siswa Nakal Jabar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang
Next Article MK Batasi Penafsiran UU ITE, Kritik Kini Diakui sebagai Koreksi

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka Puasa

Food Assyifa

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

Sultan Aji Muhammad Sulaiman: Pemimpin Bijak Kutai Kartanegara

Biografi Assyifa

Israel Lahir Lewat Teror dan Genosida

Editorial Udex Mundzir

Marie Kondo: Menata Barang, Menemukan Kebahagiaan

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Optimalisasi Kepemimpinan dalam Transformasi Pelayanan Publik: Peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-63 Gelar FGD di Surabaya

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ekskul Pramuka Wajib di Sekolah, Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Baru

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.