Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 23 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Siswa Nakal di Jabar Akan Dibina TNI-Polri Tanpa Latihan Militer

Program pembinaan khusus siswa bermasalah di Jawa Barat segera diterapkan, melibatkan disiplin ala militer tanpa pelatihan tempur.
ErickaEricka29 April 2025 Daerah
program pembinaan siswa nakal Jawa Barat 2025
Ilustrasi program pembinaan siswa nakal Jawa Barat 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memutuskan bahwa siswa dengan tingkat kenakalan berat akan dikirim ke barak militer untuk dibina. Bukan untuk latihan tempur, melainkan untuk membangun karakter melalui pola asuh yang lebih disiplin.

Dalam keterangan pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (29/4/2025), Dedi menegaskan bahwa siswa yang menunjukkan perilaku nakal akut hingga mendekati kriminal akan mendapatkan pembinaan khusus. Prosesnya melibatkan surat pernyataan resmi dari orang tua dan penyerahan siswa ke barak TNI atau Polri.

“Siapa yang dibina? Mereka yang mengalami kenakalan akut yang sudah mengarah kriminal. Bagaimana cara membinanya? Orang tuanya nanti menyerahkan, dalam bentuk surat pernyataan, mengantar ke barak TNI-nya, mengantar ke barak Polri-nya,” ujar Dedi.

Menurutnya, siswa tetap berstatus pelajar meskipun menjalani pembinaan di lingkungan militer. Mereka akan diarahkan untuk membiasakan diri dengan pola hidup sehat seperti bangun pagi, olahraga rutin, merapikan tempat tidur, hingga menjalani puasa Senin dan Kamis.

“Ini adalah arah pembinaan yang tidak didapatkan di rumah mereka. Dan tidak ada pelatihan militer. Jadi, masuk barak militer bukan berarti latihan perang-perangan,” tegas Dedi, menepis anggapan bahwa siswa akan diperlakukan layaknya tentara muda.

Dedi juga menambahkan bahwa tujuan program ini adalah untuk memperbaiki kesehatan mental, fisik, dan moral para siswa agar terhindar dari kebiasaan buruk seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, atau penyalahgunaan obat-obatan.

“Ini membangun kesehatan pikiran, kesehatan mental, dan kesehatan raga mereka, agar menjadi anak-anak yang bugar, tidak minum, tidak merokok, tidak makan eksimer, tidak minum ciu,” lanjutnya.

Program ini dijadwalkan mulai diterapkan di Kota Bandung pada 2 Mei 2025. Selain itu, beberapa daerah lain seperti Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Cianjur juga dikabarkan siap bergabung, bekerja sama dengan batalyon militer setempat untuk pelaksanaan pembinaan.

“Saya di tanggal 2 akan menyelenggarakan itu di Kota Bandung. Kabupaten Purwakarta sudah siap bekerjasama dengan Batalyon Armed 9 Pasopati. Kabupaten Cianjur juga menyatakan siap,” ungkap Dedi, menyebutkan antusiasme beberapa kepala daerah lain.

Program ini menjadi langkah baru dalam penanganan kenakalan remaja di Jawa Barat, sekaligus menegaskan pendekatan disipliner yang ingin ditanamkan Dedi Mulyadi selama masa kepemimpinannya.

Barak TNI Dedi Mulyadi Kenakalan Remaja Program Disiplin Siswa Siswa Nakal Jabar
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBank Digital Ubah Cara Kita Mengelola Uang
Next Article MK Batasi Penafsiran UU ITE, Kritik Kini Diakui sebagai Koreksi

Informasi lainnya

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

20 Maret 2026

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Sikap PDIP: Antara Prinsip dan Kepentingan

Editorial Udex Mundzir

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Travel Alfi Salamah

Tiga Pekerjaan Masa Depan yang Paling Dibutuhkan Dunia

Techno Assyifa

Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California

Food Assyifa

TikTok & Konten Viral

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

296 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi