Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Kesepakatan lintas agama di Bali mengimbau takbiran dilakukan di rumah demi menjaga ketenangan Nyepi.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati17 Maret 2026 Nasional
Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali
Perayaan hari raya Nyepi di Bali (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – Di tengah harmoni Pulau Dewata, gema takbir tahun ini tak akan menggema di jalanan. Seperti sunyi yang menjadi jiwa Nyepi, umat Muslim di Bali diimbau merayakan malam takbiran dari rumah masing-masing demi menjaga keseimbangan sosial.

Keputusan tersebut disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster pada Selasa (17/3/2026), berdasarkan hasil musyawarah bersama majelis agama lintas umat. Imbauan ini muncul karena potensi beririsan antara malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah dengan Hari Raya Nyepi yang identik dengan keheningan total di Bali.

Sejumlah organisasi keagamaan seperti MUI dan Muhammadiyah di tingkat daerah turut mengeluarkan arahan serupa agar umat menjalankan takbiran secara terbatas di lingkungan rumah.

“Kemarin waktu rapat dengan semua majelis umat beragama sudah ada imbauan agar takbirannya dilaksanakan di rumah masing-masing, imbauan dari majelisnya begitu, bukan imbauan dari gubernur,” kata Koster.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama, bukan kebijakan sepihak pemerintah daerah. Di sejumlah wilayah seperti Denpasar dan Buleleng, bahkan telah disepakati untuk meniadakan takbiran keliling demi menjaga kekhusyukan Nyepi.

Kebijakan ini juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi gesekan sosial. Jika malam takbiran jatuh pada Rabu 19 Maret 2026, maka aktivitas tersebut bertepatan dengan Nyepi. Namun, terdapat kemungkinan berbeda apabila pemerintah menetapkan 1 Syawal pada 21 Maret 2026, sehingga takbiran tidak beririsan dengan Nyepi.

Meski Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri pada 20 Maret 2026, Pemerintah Provinsi Bali menilai kondisi tersebut tetap dapat dikendalikan melalui pendekatan tokoh agama dan koordinasi lintas sektor. Dengan jumlah umat Muslim yang relatif tidak besar di Bali, pendekatan persuasif dinilai efektif untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Dalam rapat koordinasi penanganan konflik sosial, pemerintah juga telah memetakan sejumlah wilayah rawan, seperti Denpasar, Buleleng, dan Jembrana. Meski demikian, Bali dinilai memiliki rekam jejak kuat dalam menjaga toleransi antarumat beragama, terutama saat hari besar keagamaan berlangsung berdekatan.

“Kita juga perlu mewaspadai berbagai dinamika sosial, seperti kemungkinan munculnya narasi provokatif di media sosial, kurangnya pemahaman terhadap ketentuan pelaksanaan Nyepi oleh pendatang maupun wisatawan asing, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang hari raya,” ujar Koster.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah daerah bersama aparat TNI/Polri dan perangkat desa adat memperkuat pengamanan, deteksi dini konflik, serta pendekatan dialogis di masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu menjaga suasana tetap damai dan penuh toleransi.

Dengan kesepakatan ini, Bali kembali menunjukkan wajah kerukunan yang menjadi ciri khasnya di mana perbedaan dirawat, dan kebersamaan dijaga dalam sunyi maupun gema.

Idul Fitri Bali Nyepi Bali Takbiran 2026 Toleransi Beragama Wayan Koster
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleLibur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun
Next Article Relawan Muda di Arus Mudik

Informasi lainnya

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

4 April 2026

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

4 April 2026

Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh

3 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6

3 April 2026

BMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung

2 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Food Lisda Lisdiawati

Musim Haji Penjualan Sarung Tenun Goyor di Jombang Meningkat

Islami Alfi Salamah

Rusia dan Ancaman Tsunami Abadi

Editorial Udex Mundzir

Cara Efektif Menghitung Dana Pensiun di Indonesia

Daily Tips Assyifa

Gen Z dan Tantangan Tanpa Ponsel

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi