Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan ekologi dan menolak ekspansi pertambangan di kawasan konservasi Raja Ampat.
ErickaEricka7 Juni 2025 Lingkungan
Raja ampat
Raja Ampat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Raja Ampat – Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan komitmennya untuk melindungi kawasan Raja Ampat dari kegiatan pertambangan nikel yang dinilai berpotensi merusak keindahan alam dan ekosistem setempat. Dalam pernyataannya pada Sabtu (7/6/2025) di Jakarta, Menpar menyoroti pentingnya menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologi dalam pembangunan wilayah.

Widiyanti menjelaskan bahwa Kementerian Pariwisata telah berdialog dengan masyarakat lokal dan Komisi VII DPR RI untuk membahas dampak pertambangan di wilayah Raja Ampat. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat, termasuk kelompok adat, menyuarakan penolakan terhadap rencana ekspansi pertambangan nikel dan meminta agar kawasan Raja Ampat tetap menjadi destinasi wisata dan konservasi.

“Masyarakat menginginkan ekosistem dan identitas Raja Ampat tetap dijaga. Wilayah ini bukan untuk eksploitasi industri tambang, tetapi untuk pelestarian dan pariwisata berkelanjutan,” ujar Widiyanti.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Barat Daya, Julian Kelly Kambu, saat ini ada dua perusahaan tambang yang beroperasi di Raja Ampat, yakni PT GAG Nikel dan PT Kawei Sejahtera Mining. Kedua perusahaan telah memiliki izin usaha pertambangan sejak sebelum wilayah ini dimekarkan dari Papua Barat.

Meskipun sebagian wilayah tambang berada sekitar 40 kilometer dari kawasan wisata, banyak pihak khawatir dampak ekologis dari kegiatan pertambangan tetap akan mengganggu ekosistem laut dan darat Raja Ampat yang sangat sensitif.

Komisi VII DPR RI menyatakan akan membawa aspirasi warga ke tingkat nasional, dan meminta evaluasi ulang terhadap seluruh izin usaha pertambangan yang ada di wilayah Raja Ampat. DPR juga mendesak pemerintah pusat untuk mengutamakan perlindungan terhadap kawasan konservasi dan geopark ini.

Dalam pertemuan terpisah, Menpar menerima kunjungan Gubernur Papua Barat Elisa Kambu, yang menegaskan dukungan terhadap pelestarian Raja Ampat sebagai kawasan wisata dan konservasi. Pemerintah daerah pun menegaskan bahwa mereka akan menjaga status Raja Ampat sebagai geopark UNESCO dan mendorong quality tourism sebagai model pembangunan berkelanjutan.

Kementerian Pariwisata juga sedang mengkaji inisiatif strategis untuk menjadikan Raja Ampat sebagai pusat investasi hijau dan pariwisata berbasis kelestarian lingkungan, dengan mengedepankan peran masyarakat lokal.

Ekosistem Laut Pariwisata Berkelanjutan Penolakan Tambang Nikel Raja Ampat Warga Papua
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDrone Sukses Antar Obat ke Tempat Suci Selama Haji 2025
Next Article Bahlil Ungkap Riwayat Izin Tambang PT GAG di Raja Ampat

Informasi lainnya

BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

14 Maret 2026

Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni

13 Maret 2026

Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

10 Maret 2026

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

15 Februari 2026

Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis

15 Februari 2026

Ile Lewotolok Erupsi Ratusan Kali, Lava Menjalar 100 Meter

17 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Demokrasi yang Tersandera Kotak Kosong

Opini Silva

Investigasi MUI Terhadap Al Zaytun Mencapai Tahap Penting, Fatwa Menanti!

Islami Adit Musthofa

Misteri Kesehatan Ibadah Haji: Rahasia Imun Tubuh Tangguh

Islami Alfi Salamah

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir

Sadar MIMPI

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi