Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 16 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Kualitas ibadah lebih utama daripada kuantitas, selama dilakukan dengan keikhlasan dan kekhusyukan.
ErickaEricka16 Maret 2025 Islami
Shalat tarawih
Ilustrasi shalat tarawih (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Shalat Tarawih adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan. Namun, jumlah rakaatnya masih menjadi perdebatan di kalangan umat Islam. Sebagian melaksanakan 8 rakaat plus Witir 3 rakaat, sedangkan yang lain memilih 20 rakaat plus Witir 3 rakaat.

Pada masa Rasulullah ﷺ, shalat malam di bulan Ramadan tidak memiliki jumlah rakaat yang tetap. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ۝قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا ۝ نِصْفَهُ أَوِ انقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا ۝ أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلً

“Wahai orang yang berselimut (Muhammad)! Bangunlah (untuk shalat) pada malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu, atau lebih dari (seperdua) itu. Dan bacalah Al-Qur’an dengan tartil.” (QS. Al-Muzzammil: 1-4)

Rasulullah ﷺ sering melaksanakan shalat malam sendiri atau bersama para sahabat. Dalam sebuah hadis, Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَزِيدُ فِي رَمَضَانَ وَلَا فِي غَيْرِهِ عَلَى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً، يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي أَرْبَعًا فَلَا تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ، ثُمَّ يُصَلِّي ثَلَاثًا

Baca Juga:
  • Keistimewaan Haji Lansia: Ihram Pengganti di Gelombang Kedua
  • Misteri Tempat Pancung Dekat Masjid Jaffali di Jeddah
  • Etika Digital dalam Islam
  • Tips Terbaru Kementerian Haji Saudi, Hati-hati Travel Haji-Umroh

“Rasulullah ﷺ tidak pernah shalat malam lebih dari 11 rakaat, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan. Beliau shalat 4 rakaat, jangan tanyakan betapa bagus dan panjangnya. Kemudian beliau shalat 4 rakaat lagi, jangan tanyakan betapa bagus dan panjangnya. Lalu beliau shalat 3 rakaat (Witir).” (HR. Al-Bukhari No. 1147, Muslim No. 738)

Hadis ini dijadikan dasar oleh sebagian ulama bahwa shalat Tarawih 8 rakaat plus Witir 3 rakaat adalah yang lebih sesuai dengan sunnah. Namun, tidak ada keterangan yang menyatakan bahwa jumlah ini adalah batas maksimal.

Pada masa Khalifah Umar bin Khattab, kaum Muslimin melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah. Umar kemudian mengangkat Ubay bin Ka’b sebagai imam dan menetapkan jumlah rakaat 20 rakaat plus Witir 3 rakaat, sebagaimana riwayat:

كَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ فِي زَمَانِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فِي رَمَضَانَ بِثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ رَكْعَةً

“Di masa Umar bin Khattab, orang-orang shalat malam di bulan Ramadan sebanyak 23 rakaat (20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir).” (HR. Malik dalam Al-Muwaththa’ No. 249)

Artikel Terkait:
  • Rindu Rasul
  • Salat Taubat dan Hajat: Apa Bedanya?
  • Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam
  • Ketika Umar Menangis di Tengah Malam

Namun, ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa Umar bin Khattab pernah memimpin shalat Tarawih 11 rakaat, yang menunjukkan bahwa jumlah rakaat bisa fleksibel.

Pendapat Para Ulama tentang Jumlah Rakaat Tarawih:

  1. Mayoritas ulama (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali) sepakat bahwa Tarawih 20 rakaat didasarkan pada ijma’ sahabat sejak masa Umar bin Khattab.
  2. Sebagian ulama, terutama yang mengikuti pendapat Syaikh Albani, berpegang pada hadis Aisyah radhiyallahu ‘anha dan lebih memilih 8 rakaat plus Witir 3 rakaat.
  3. Pendapat tengah dari Ibnu Taimiyyah dan Imam Ahmad menyatakan bahwa jumlah rakaat shalat malam tidak terbatas, selama dilakukan dengan kekhusyukan dan tidak memberatkan diri.

Dalam hal ini, baik 8 rakaat maupun 20 rakaat, keduanya memiliki dasar yang kuat dalam syariat Islam. Rasulullah ﷺ sendiri tidak pernah secara khusus membatasi jumlah rakaat Tarawih. Yang terpenting adalah keikhlasan, kekhusyukan, dan konsistensi dalam menjalankan ibadah.

Bagi yang mampu dan memiliki waktu, 20 rakaat bisa menjadi pilihan untuk lebih banyak beribadah. Namun, bagi yang merasa lebih nyaman dengan 8 rakaat, tetap mendapatkan keutamaan Tarawih.

Semoga ibadah kita diterima oleh Allah ﷻ dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya.

Jangan Lewatkan:
  • Imam Lupa Baca Al-Fatihah, Apakah Sholatnya Sah?
  • Empat Inovasi Baru Pelayanan Haji di Arafah dan Mina
  • Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?
  • Menjaga Amanah

Amalan Ramadan Ibadah Sunnah Jumlah Rakaat Tarawih Qiyam Ramadan Shalat Tarawih
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAsal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat
Next Article Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih

Informasi lainnya

Lupa Takbir Shalat Id, Sahkah Ibadahnya?

22 Maret 2026

Makna Idul Fitri

20 Maret 2026

Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

20 Maret 2026

Mengeluh Lapar dan Haus Saat Puasa, Ini Hukumnya

15 Maret 2026

Sahabat Kecil Rasulullah

13 Februari 2026

Senyum di Tengah Derita

12 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Maulid Nabi dan Pemberian Sosial, Menghidupkan Semangat Kepedulian

Islami Alfi Salamah

Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural

Techno Assyifa

Bekerja Berat saat Ramadan: Bolehkah Tidak Puasa dan Bayar Fidyah?

Islami Assyifa

Ibnu Al‑Haytham: Sang Bapak Optik Dunia

Profil Alfi Salamah

Fakta Sebenernya, Inflasi Pejabat

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi