Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Bazar Murah Bandung, Berapa Warga Bisa Berhemat?

Hari Kunjung Perpustakaan, Masihkah Siswa Gemar Membaca?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 17 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Asal-Usul Shalat Tarawih 20 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan akan membawa keberkahan yang tak terhingga.
ErickaEricka16 Maret 2025 Islami
Shalat tarawih
Ilustrasi shalat tarawih (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah yang paling dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Ibadah ini tergolong sebagai Qiyam Ramadan, yaitu shalat malam yang dikerjakan secara khusus di bulan suci.

Namun, pernahkah kita bertanya, mengapa jumlah rakaat shalat Tarawih umumnya dilakukan sebanyak 20 rakaat ditambah Witir 3 rakaat?

Pada masa Rasulullah ﷺ, shalat ini tidak memiliki jumlah rakaat yang tetap. Rasulullah ﷺ pernah melakukan shalat malam di bulan Ramadan bersama para sahabat, tetapi beliau tidak melanjutkan secara berjamaah setiap malam karena khawatir ibadah ini diwajibkan bagi umatnya. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ خَرَجَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فِي رَمَضَانَ فَصَلَّى فِي الْمَسْجِدِ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ، ثُمَّ صَلَّى مِنَ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ، ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنَ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوِ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ: قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ فَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنَ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ

“Aku tahu apa yang kalian lakukan (shalat berjamaah di malam Ramadan), tetapi aku khawatir jika shalat ini diwajibkan kepada kalian sehingga kalian tidak mampu melaksanakannya.” (HR. Al-Bukhari No. 1129, Muslim No. 761)

Karena itu, setelah wafatnya Rasulullah ﷺ, para sahabat melaksanakan shalat malam Ramadan secara sendiri-sendiri atau dalam kelompok kecil.

Baca Juga:
  • Bekerja Berat saat Ramadan: Bolehkah Tidak Puasa dan Bayar Fidyah?
  • Bulu Kucing Rontok, Najis atau Tidak?
  • Selain 8 dan 20 Rakaat, Ini Ada Jumlah Rakaat Shalat Tarawih
  • Sunnah Sunnah Sholat Ied di Hari Raya

Saat Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu memimpin umat Islam, beliau melihat banyaknya umat Muslim yang melaksanakan shalat Tarawih secara terpisah.

Maka, beliau mengumpulkan mereka dalam satu jamaah dengan imam Ubay bin Ka’b. Sejak saat itu, shalat Tarawih mulai dilakukan secara berjamaah dengan jumlah rakaat yang lebih terstruktur.

Diriwayatkan bahwa pada masa Khalifah Umar, shalat Tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat. Seperti yang disebutkan dalam riwayat dari Yazid bin Ruman:

كَانَ النَّاسُ يَقُومُونَ فِي زَمَانِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فِي رَمَضَانَ بِثَلَاثٍ وَعِشْرِينَ رَكْعَةً

“Di masa Umar bin Khattab, orang-orang shalat malam di bulan Ramadan sebanyak 23 rakaat (20 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir).” (HR. Malik dalam Al-Muwaththa’ No. 249)

Tradisi shalat Tarawih 20 rakaat ini kemudian diteruskan pada masa Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Imam Asy-Syafi’i bahkan menyebutkan bahwa penduduk Makkah dan Madinah saat itu telah melaksanakan Tarawih sebanyak 20 rakaat.

Artikel Terkait:
  • Hukum Mencium Tangan dan Berdiri untuk Menghormati dalam Islam
  • Kisah Keluarga Imran, Inilah Perempuan Terpilih dan Mulia yang Harus Diketahui!
  • Rindu Rasul
  • Ilmu dan Inovasi dalam Peradaban

وَهَكَذَا أَدْرَكْتُ النَّاسَ بِمَكَّةَ يُصَلُّونَ عِشْرِينَ رَكْعَةً

“Aku mendapati orang-orang di Makkah shalat Tarawih sebanyak 20 rakaat.” (HR. At-Tirmidzi No. 806)

Hingga kini, mayoritas ulama dari madzhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali sepakat bahwa jumlah rakaat shalat Tarawih yang umum dilakukan adalah 20 rakaat ditambah Witir 3 rakaat. Praktik ini juga tetap berlangsung hingga saat ini di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Shalat Tarawih merupakan bentuk ketaatan yang penuh dengan keberkahan. Berapapun jumlah rakaatnya, yang terpenting adalah keikhlasan dan kekhusyukan dalam beribadah.

Dengan meneladani jejak para sahabat dan generasi awal Islam, semoga kita dapat meraih pahala dan keberkahan dari setiap rakaat yang kita kerjakan.

Jangan Lewatkan:
  • Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy
  • Jamaah Laksanakan Safari Wukuf, Puskes Haji akan Skrining
  • Cerdas Beramal
  • Cara Memilih Hewan Qurban, Jenis, Usia, dan Kesehatan yang Harus Diperhatikan

Amalan Ramadan Ibadah Sunnah Qiyam Ramadan Sejarah Islam Shalat Tarawih
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBupati Kukar Safari Sahur dan Subuh di Musholla Al Mubarok
Next Article Asal-Usul Shalat Tarawih 8 Rakaat Plus Witir 3 Rakaat

Informasi lainnya

Syekh Al-Albani, Ketekunan Menjaga Warisan Hadis

11 September 2026

MUI Bantah Keterlibatan Resmi di Islam Ala Prabowo

10 September 2026

Jejak Dapur Gratis Ottoman, Amal atau Legitimasi?

20 Agustus 2026

MUI Ajak Keluarga Perkuat Moral di Momentum HUT RI

17 Agustus 2026

Makna Idul Adha dan Sejarah Pengorbanan Nabi Ibrahim

7 Mei 2026

Izzuddin Al-Qassam, Ulama yang Menggerakkan Perlawanan

27 April 2026
Paling Sering Dibaca

Insentif MBG: Jangan Alihkan Beban

Editorial Udex Mundzir

Prabowo Akan Kehilangan Kesempatan Emas

Editorial Udex Mundzir

Nusaibah binti Ka’ab, Ikon Keberanian

Profil Alfi Salamah

Menjaga Batasan: Hakmu untuk Hidup Lebih Bahagia

Happy Silva

MBG dan Risiko Cobra Effect

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Bekas Karhutla Berau Ditanami Sawit, Polisi Selidiki

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi