Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

Jakarta Peringkat Dua Kota Teraman ASEAN 2026

Emas Antam Melemah, Sinyal Beli atau Jebakan Pasar?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 13 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bos ChatGPT Puji DeepSeek, Microsoft dan Elon Musk Ragu

DeepSeek, model AI asal China, mendapat pujian dari CEO OpenAI Sam Altman, tetapi masih diragukan oleh Microsoft dan Elon Musk terkait sumber daya dan metode pelatihannya.
AssyifaAssyifa30 Januari 2025 Saintek
DeepSeek vs ChatGPT dalam persaingan AI
Elon Musk (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Kehadiran DeepSeek sebagai pesaing ChatGPT semakin menarik perhatian dunia teknologi. CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut model AI ini mengesankan karena efisiensi dan biayanya yang relatif rendah dibandingkan model AI lainnya.

“DeepSeek adalah model AI yang luar biasa, terutama dalam hal apa yang mereka bisa capai dengan biaya yang jauh lebih rendah,” ujar Sam Altman melalui akun X pada Sabtu (28/1/2025).

DeepSeek dilaporkan hanya menghabiskan biaya pengembangan sebesar USD 6 juta, jauh lebih rendah dibandingkan investasi besar yang dilakukan perusahaan seperti OpenAI dan Google. Laporan Goldman Sachs mencatat bahwa perusahaan-perusahaan teknologi besar di AS siap menggelontorkan hingga USD 1 triliun untuk pengembangan AI dalam beberapa tahun ke depan.

Nvidia juga terkesan dengan DeepSeek karena model ini dilatih menggunakan GPU Nvidia A100, yang dinilai sebagai kemajuan besar dalam AI.

“Model DeepSeek R1 adalah contoh luar biasa dari Test Time Scaling dan menggambarkan bagaimana AI dapat dikembangkan dengan lebih efisien,” ujar juru bicara Nvidia, dikutip dari CNBC Internasional.

Baca Juga:
  • Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir
  • Pakar ITB: Gempa Kamchatka Peringatan Serius Bagi Indonesia
  • Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB
  • PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Namun, di tengah pujian tersebut, muncul dugaan bahwa DeepSeek mengakses data OpenAI tanpa izin. OpenAI dan Microsoft sedang menyelidiki kemungkinan pelanggaran penggunaan API mereka oleh DeepSeek, yang diduga mengekstrak sejumlah besar data dari sistem mereka.

Microsoft mencurigai ada kelompok yang terkait dengan DeepSeek yang secara diam-diam mengambil data dari API OpenAI dalam jumlah besar, melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.

Penasihat Pemerintah AS untuk AI, David Sacks, juga menuding DeepSeek menggunakan teknik “distilasi model”, yaitu metode di mana satu AI belajar dari output AI lain tanpa akses langsung ke model aslinya.

Sementara itu, Elon Musk meragukan klaim DeepSeek yang menyatakan hanya menggunakan 10 ribu GPU Nvidia A100 dalam proses pelatihannya.

“Saya tidak percaya mereka hanya menggunakan sedikit GPU untuk melatih AI mereka. Saya yakin mereka memiliki lebih dari 50 ribu GPU Nvidia Hopper,” ujar Elon Musk.

Artikel Terkait:
  • Gerhana Matahari Total 2027 Tak Akan Terlihat di Indonesia
  • Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Awal April 2026
  • Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia
  • Fenomena Sturgeon Moon Hiasi Langit Agustus

Di sisi lain, Meta juga tidak tinggal diam menghadapi perkembangan DeepSeek. CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan bahwa mereka akan mengalokasikan lebih dari USD 60 miliar tahun ini untuk pusat data dan pengembangan model AI terbaru mereka, Llama 4.

“Bahkan, kami siap menginvestasikan ratusan miliar dolar dalam jangka panjang,” kata Zuckerberg dalam pertemuan dengan investor pada Rabu (29/1/2025).

Llama 4 diklaim akan menjadi model AI multimoda yang paling kompetitif di dunia, mampu menyaingi DeepSeek dan ChatGPT.

Jangan Lewatkan:
  • Waspada Banjir Rob! Gerhana Matahari Akan Terjadi 29 Maret 2025
  • Ilmuwan Italia Berhasil Ubah Cahaya Menjadi Materi Padat
  • Pakar AI Peringatkan Bahaya DeepSeek, Dunia Bisa Makin Suram
  • Gerhana Bulan Total 13-14 Maret 2025, Sayangnya Tak Terlihat di Indonesia

Dengan berbagai reaksi dari raksasa teknologi dunia, kehadiran DeepSeek semakin memicu persaingan ketat dalam industri AI. Apakah DeepSeek benar-benar mampu mengungguli ChatGPT dan model AI lainnya, atau hanya sekadar hype yang berumur pendek, masih harus dibuktikan dalam waktu dekat.

AI DeepSeek Elon Musk Microsoft OpenAI Teknologi AI
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Buka MTQ Internasional IV di Jakarta, 60 Peserta dari 38 Negara
Next Article Pemerintah Resmi Ganti PPDB dengan SPMB, Ini Skema Baru 2025

Informasi lainnya

Mengapa Timur Tengah Kaya Minyak Dunia? Ini Faktanya

12 April 2026

Wonderchicken, Jejak Burung Awal Zaman Dinosaurus

11 April 2026

Cahaya Purba Ini Bantu Kumbang Temukan Tanaman

11 April 2026

Komdigi Sanksi Google, YouTube Terancam Blokir

10 April 2026

Indonesia Jadi Acuan Global South Batasi Medsos Anak

3 April 2026

Google Tolak Aturan Blokir Akun Anak di Indonesia

2 April 2026
Paling Sering Dibaca

Langkah Skuad Muda yang Tertatih

Opini Assyifa

10 Situs Legal dan Terpercaya untuk Nonton Film Gratis dengan Kualitas HD

Happy Dexpert Corp

Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Perjalanan Spiritual, Sunnah-Sunnah Wukuf di Arafah

Islami Alfi Salamah

Marsinah: Suara Buruh yang Terdiam Tragis

Profil Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi