Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Sabtu, 21 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bukit Layang Andalkan Sawah Apung untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Desa Bukit Layang kembangkan pertanian ramah lingkungan lewat sawah apung dan budidaya ikan keramba.
GraceGrace10 April 2025 Diskominfo Kukar
Sawah Apung
Sawah Apung di Desa Bukit Layang (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kukar – Di tengah tren pertanian modern berbasis mesin dan digitalisasi, Desa Bukit Layang, Kecamatan Kembang Janggut, memilih jalur yang unik dan berakar pada kearifan lokal. Lewat program sawah apung, desa ini terus meneguhkan komitmennya terhadap pertanian berkelanjutan yang selaras dengan kondisi alam.

Tahun ini, Pemerintah Desa Bukit Layang kembali menggelontorkan anggaran dari Dana Desa untuk memperluas cakupan teknologi sawah apung. Metode ini memungkinkan penanaman padi di atas genangan air, menjadikan lahan rawa yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan.

Kepala Desa Bukit Layang, Silferius Sudi, mengatakan bahwa pengembangan sawah apung menjadi bagian dari strategi desa untuk mengatasi tantangan perubahan iklim dan menjaga ketahanan pangan di wilayahnya.

“Saat ini kami masih menambah media tanam untuk perluasan sawah apung,” ujar Silferius saat dihubungi pada Kamis (10/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa teknologi ini sudah diterapkan sejak 2023 dan terus berlanjut hingga kini, memasuki tahun ketiga pelaksanaannya. Melalui pendanaan yang konsisten, desa berupaya memperluas jangkauan penerapan sawah apung agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut Silferius, sistem ini sangat cocok diterapkan di Bukit Layang yang kerap dilanda banjir saat musim hujan. Dengan konsep apung, lahan pertanian tetap produktif meski terendam air. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah biaya media tanam yang relatif tinggi, namun hal ini tak menyurutkan langkah pemerintah desa.

“Pendampingan terhadap kelompok tani terus kami lakukan agar sawah apung tidak berhenti sebagai proyek musiman, tetapi menjadi sistem pertanian masa depan,” imbuhnya.

Tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian, Bukit Layang juga memperluas sumber penghidupan warganya lewat sektor perikanan. Saat ini, desa tengah membangun keramba sebagai sarana budidaya ikan air tawar untuk memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus pangan lokal.

“Pembuatan keramba ikan juga sedang berjalan. Ini untuk memperkuat ekonomi desa secara menyeluruh,” pungkas Silferius.

Dengan kombinasi inovasi lokal dan pendekatan berkelanjutan, Bukit Layang terus bergerak menjadi desa tangguh yang tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang di tengah tantangan zaman.

Budidaya Ikan Kembang Janggut Ketahanan Pangan Pemkab Kukar Sawah Apung
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSidak Pasca Libur Lebaran, Pemkab Kukar Pastikan Disiplin ASN Terjaga
Next Article Pemprov Kaltim Gandeng UINSI Dukung Gratispol dan SDM Berkualitas

Informasi lainnya

Kapolresta Tegaskan Jagung Bantarpanjang Belum Gagal

30 Desember 2025

Perkuat Komitmen Anti-Korupsi, Kukar Teken Pernyataan MSCP

6 Agustus 2025

Pemkab Kukar Ingin BBM SKK Migas Disuplai Lokal

29 Juli 2025

Kukar Kembangkan Lima Kawasan Desa Pertanian

15 Juli 2025

Pemkab Kukar Ajak Swasta Dukung Wisata Pulau Kumala

4 Juli 2025

Zulhas Tegaskan Kuota Impor Sapi Hidup Resmi Dihapus

25 Juni 2025
Paling Sering Dibaca

Manfaat Ramadhan

Islami Syamril Al-Bugisyi

Keindahan Gunung Fuji di Jepang, Pesona Alam yang Tak Tertandingi

Travel Alfi Salamah

Jokowi Ingin Pegang Partai Anak?

Editorial Udex Mundzir

Khairuddin Barbarossa: Laksamana Legendaris dan Pahlawan Laut Mediterania

Biografi Alfi Salamah

Isra’ Mi’raj dan Problem Solving

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

288 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi