Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Deputi Mundur, Masa Depan Taksi Terbang di IKN Tidak Jelas

Proyek inovatif taksi terbang di IKN terancam mangkrak setelah Deputi OIKN, Mohammed Ali Berawi, mengundurkan diri.
SilvaSilva12 Februari 2025 Nasional
Taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur
Taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Cita-cita menghadirkan moda transportasi cerdas berupa taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) tampaknya harus tertunda. Pasalnya, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN), Mohammed Ali Berawi, yang menjadi sosok utama di balik proyek ini, resmi mengundurkan diri pada 7 Februari 2025.

Mohammed Ali Berawi, atau akrab disapa Ale, adalah Guru Besar Universitas Indonesia (UI) yang dikenal sebagai inovator di OIKN. Ia menjadi figur kunci dalam pengembangan Proof of Concept (PoC) taksi terbang, yang diharapkan menjadi solusi mobilitas modern di ibu kota baru.

“PoC taksi terbang produksi Hyundai Motors Company (HMC)-Korean Aerospace Research Institute (KARI) yang telah dilaksanakan pada 2024 di Samarinda, adalah bagian dari serangkaian keberhasilan yang telah ditorehkan Kedeputian THD,” ujar Ale dalam pernyataannya.

Pada 2024, OIKN menggandeng Hyundai Motors Company (HMC) dan Korean Aerospace Research Institute (KARI) untuk mengembangkan taksi terbang berjenis Optionally Piloted Personal atau Passenger Air Vehicle (OPPAV).

Taksi ini direncanakan menjadi moda transportasi udara yang menghubungkan IKN dengan Balikpapan, Kalimantan Timur, atau Palu, Sulawesi Tengah, tanpa perlu transit di Makassar atau Jakarta.

Pada akhir Juli 2024, uji coba taksi terbang dilakukan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, dengan hasil yang cukup baik. Taksi ini mengudara selama 4 menit, mencapai ketinggian 50–80 meter, dengan kecepatan 50 km/jam.

Namun, mundurnya Ale memunculkan kekhawatiran mengenai kelanjutan proyek ini. Rencana operasional yang dijadwalkan pada 2028 kini dipertanyakan, terlebih dengan tantangan regulasi yang masih menghadang.

Selain belum tersedianya infrastruktur pendukung di IKN, proyek ini juga terkendala perizinan. Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) belum memberikan izin resmi, sementara Asosiasi Penerbangan Internasional (IATA) juga belum merekomendasikan taksi terbang untuk operasi komersial.

Menurut sejumlah pengamat, tanpa kepemimpinan yang kuat dan dukungan penuh dari pemerintah, proyek inovatif ini bisa berakhir seperti banyak megaproyek lain yang akhirnya terbengkalai.

“Taksi terbang akan beroperasi ketika IKN sudah benar-benar terwujud. Itu artinya, kita masih harus menunggu pembangunan infrastruktur yang memadai serta kepastian regulasi,” ujar seorang sumber di OIKN.

Keputusan Ale untuk mundur disebut-sebut berkaitan dengan permintaan Universitas Indonesia, tempat ia mengajar. Kepala OIKN pun membenarkan bahwa pengunduran diri ini merupakan langkah pribadi Ale untuk kembali fokus di dunia akademik.

Dengan berbagai tantangan yang ada, masa depan taksi terbang di IKN kini berada dalam ketidakpastian. Apakah proyek ini akan tetap dilanjutkan, atau hanya akan menjadi wacana semata, masih menjadi tanda tanya besar.

Mohammed Ali Berawi OIKN Proyek IKN Taksi Terbang IKN Transportasi Masa Depan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenko PMK Dorong Peningkatan Layanan Logistik Jemaah Haji 2025
Next Article Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Informasi lainnya

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

4 April 2026

Banjir Genangi Jakarta Barat,12 RT dan Jalan Terendam

4 April 2026

Bandung Dilanda Cuaca Ekstrem, Puluhan Pohon Roboh

3 April 2026

Program MBG Dipangkas Jadi Lima Hari Sekolah

3 April 2026

Air Bersih Bitung Tercemar Usai Gempa M7,6

3 April 2026

BMKG Hentikan Peringatan Tsunami Usai Gempa Bitung

2 April 2026
Paling Sering Dibaca

Inilah Seputar Mental Illness yang Perlu Anda Ketahui!

Opini Alfi Salamah

Literasi Digital untuk Remaja, Pentingnya Menguasai Keterampilan di Era Informasi

Gagasan Alfi Salamah

Pabrik Semen Gresik Menjadi Objek Vital Nasional

Bisnis Alfi Salamah

Juara dari Kebiasaan Kecil 

Profil Adit Musthofa

Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Profil Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi