Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Danny Setiawan Wafat, Jejak Panjang Birokrat Jabar

24.200 Hektare Sawah Bandung Menuju LP2B

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 25 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Membangun ibu kota baru saja belum rampung, kini bicara taksi terbang. Apakah ini visi, atau sekadar ilusi?
Udex MundzirUdex Mundzir13 Februari 2025 Editorial
Taksi Terbang IKN dan Masa Depannya
Taksi Terbang IKN (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mundurnya Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Mohammed Ali Berawi, menandai babak baru ketidakpastian proyek taksi terbang di IKN. Proyek yang digadang-gadang sebagai simbol inovasi transportasi ini kini menghadapi realitas yang lebih keras: minim kesiapan infrastruktur, regulasi belum jelas, dan kepemimpinan yang goyah.

Sejak pertama kali diumumkan, proyek ini telah menuai pertanyaan besar. Bagaimana mungkin sebuah ibu kota yang bahkan belum memiliki infrastruktur dasar justru lebih dulu berbicara tentang taksi terbang?

Dengan segala keterbatasan yang masih membayangi pembangunan IKN, wacana taksi terbang lebih terasa sebagai gimmick politik ketimbang solusi mobilitas yang konkret.

Uji coba pada 2024 memang menunjukkan bahwa teknologi ini bukan sekadar konsep di atas kertas. Taksi terbang OPPAV dari Hyundai Motors Company (HMC) dan Korean Aerospace Research Institute (KARI) telah diuji di Samarinda.

Namun, fakta bahwa uji cobanya hanya berlangsung empat menit, di ketinggian 50–80 meter, dengan kecepatan 50 km/jam, sudah cukup menggambarkan bahwa perjalanan menuju operasional masih sangat panjang.

Baca Juga:
  • Prabowo Lebih Pro pada Koruptor
  • Bayang Luhut di Tubuh Prabowo
  • Negara Diam, Judi Online Merajalela
  • Tarif Ojol Naik: Siapa Diuntungkan?

Proyek ini terkendala bukan hanya karena mundurnya sosok kunci, tetapi juga karena ketidaksiapan ekosistem yang seharusnya mendukungnya.

Hingga kini, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) belum memberikan izin, sementara Asosiasi Penerbangan Internasional (IATA) juga belum merekomendasikan penggunaannya untuk operasi komersial.

Regulasi yang belum matang membuat taksi terbang berada dalam zona abu-abu hukum, yang berisiko membuat proyek ini mangkrak tanpa kepastian arah.

Di sisi lain, kondisi IKN sendiri masih jauh dari kata siap. Pembangunan dasar seperti air bersih, listrik stabil, dan sistem transportasi darat saja masih belum rampung. Jika proyek-proyek fundamental saja belum selesai, bagaimana mungkin pemerintah sudah berencana membangun sistem transportasi udara yang jauh lebih kompleks?

Taksi terbang bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga soal komitmen anggaran, kesiapan ekosistem, dan kepastian hukum. Tanpa tiga hal tersebut, taksi terbang hanya akan menjadi proyek eksperimental yang tak pernah benar-benar lepas landas.

Artikel Terkait:
  • Dilema Profesi Guru di Tengah Ancaman Kriminalisasi
  • Stop Putar Lagu atau Musik Lokal Indonesia
  • Hakim Mana yang Berani Vonis Ijazah Palsu?
  • Riset Murah, Mimpi Besar

Bukan pertama kalinya Indonesia memiliki proyek ambisius yang berakhir tanpa hasil nyata. Proyek monorel Jakarta yang mangkrak selama bertahun-tahun adalah contoh klasik bagaimana kegagalan perencanaan bisa membuat inovasi besar hanya menjadi monumen kegagalan.

Dalam proyek IKN, pemerintah harus belajar dari kesalahan masa lalu: jangan berjualan mimpi tanpa pondasi yang kokoh.

Jika pemerintah benar-benar serius dengan taksi terbang, maka yang harus diprioritaskan adalah pembangunan infrastruktur dasar dan regulasi yang jelas.

Jika tidak, proyek ini hanya akan menjadi sekadar maket indah yang dipamerkan di konferensi internasional, tetapi tak pernah benar-benar menjadi kenyataan.

Jangan Lewatkan:
  • Jangan Goyang Pemerintah Sah
  • Perselisihan Jabatan dan Integritas Pilkada
  • Ambisi Politik Bahlil: Kursi Lebih Penting dari Kinerja
  • Memisah Pemilu, Memecah Stabilitas

Mundurnya Mohammed Ali Berawi seharusnya menjadi alarm bahwa proyek ini masih jauh dari matang. Tanpa kepemimpinan yang kuat dan strategi yang jelas, taksi terbang di IKN hanya akan menjadi bagian dari daftar panjang janji-janji besar yang tak pernah benar-benar terwujud.

Mohammed Ali Berawi OIKN Proyek IKN Taksi Terbang IKN Transportasi Masa Depan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleDeputi Mundur, Masa Depan Taksi Terbang di IKN Tidak Jelas
Next Article Prabowo Teken Keppres Biaya Haji 2025, Ini Besarannya per Embarkasi

Informasi lainnya

Hibah untuk Aparat, Buat Apa?

12 Juli 2026

Ketika Pesta Dimulai Tanpa Penonton (Indonesia)

12 Juni 2026

Pesta Babi dan Sensor atas Luka Papua

17 Mei 2026

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

13 Mei 2026

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

12 Mei 2026

Dosen: Akademisi atau Aparatur?

5 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Tren Makanan Sehat di 2024

Food Alfi Salamah

UU TNI Disahkan, Sipil Terancam Diam

Editorial Udex Mundzir

Zakat Ternoda, Amanah Diperdagangkan

Editorial Udex Mundzir

Survei KIC: 83,6% Masyarakat Indonesia Familiar dengan AI

Techno Assyifa

Ciri Orang Beriman: Sujud dan Ketundukan kepada Allah

Islami Assyifa
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Gunung Raung Erupsi, Warga Diminta Jauhi Kawah dalam Radius Tiga Kilometer

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi