Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 15 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Deputi Mundur, Masa Depan Taksi Terbang di IKN Tidak Jelas

Proyek inovatif taksi terbang di IKN terancam mangkrak setelah Deputi OIKN, Mohammed Ali Berawi, mengundurkan diri.
SilvaSilva12 Februari 2025 Nasional
Taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur
Taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (.ant)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Cita-cita menghadirkan moda transportasi cerdas berupa taksi terbang di Ibu Kota Nusantara (IKN) tampaknya harus tertunda. Pasalnya, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN), Mohammed Ali Berawi, yang menjadi sosok utama di balik proyek ini, resmi mengundurkan diri pada 7 Februari 2025.

Mohammed Ali Berawi, atau akrab disapa Ale, adalah Guru Besar Universitas Indonesia (UI) yang dikenal sebagai inovator di OIKN. Ia menjadi figur kunci dalam pengembangan Proof of Concept (PoC) taksi terbang, yang diharapkan menjadi solusi mobilitas modern di ibu kota baru.

“PoC taksi terbang produksi Hyundai Motors Company (HMC)-Korean Aerospace Research Institute (KARI) yang telah dilaksanakan pada 2024 di Samarinda, adalah bagian dari serangkaian keberhasilan yang telah ditorehkan Kedeputian THD,” ujar Ale dalam pernyataannya.

Pada 2024, OIKN menggandeng Hyundai Motors Company (HMC) dan Korean Aerospace Research Institute (KARI) untuk mengembangkan taksi terbang berjenis Optionally Piloted Personal atau Passenger Air Vehicle (OPPAV).

Baca Juga:
  • Pramono: Banjir Jakarta 90 Persen Kiriman dari Hulu
  • Andi Harun Wali Kota Samarinda Dukung Olahraga Wanita
  • Debat Cawapres, LFP dan Krisis Iklim Jadi Sorotan
  • Sejak 2005, LPS Tangani 137 Bank dan Bayarkan Klaim Rp 2,82 Triliun

Taksi ini direncanakan menjadi moda transportasi udara yang menghubungkan IKN dengan Balikpapan, Kalimantan Timur, atau Palu, Sulawesi Tengah, tanpa perlu transit di Makassar atau Jakarta.

Pada akhir Juli 2024, uji coba taksi terbang dilakukan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, dengan hasil yang cukup baik. Taksi ini mengudara selama 4 menit, mencapai ketinggian 50–80 meter, dengan kecepatan 50 km/jam.

Namun, mundurnya Ale memunculkan kekhawatiran mengenai kelanjutan proyek ini. Rencana operasional yang dijadwalkan pada 2028 kini dipertanyakan, terlebih dengan tantangan regulasi yang masih menghadang.

Selain belum tersedianya infrastruktur pendukung di IKN, proyek ini juga terkendala perizinan. Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) belum memberikan izin resmi, sementara Asosiasi Penerbangan Internasional (IATA) juga belum merekomendasikan taksi terbang untuk operasi komersial.

Artikel Terkait:
  • Lima Negara Afrika Belajar Zakat-Wakaf dari Indonesia
  • Tiga Wartawan Muda Tambah Energi Baru di Tubuh PJS
  • Kesan Pemimpin Negara ASEAN Menikmati Naik Kapal Pinisi
  • Pakistan dan Arab Saudi: Kesepakatan Jalur Menuju Makkah

Menurut sejumlah pengamat, tanpa kepemimpinan yang kuat dan dukungan penuh dari pemerintah, proyek inovatif ini bisa berakhir seperti banyak megaproyek lain yang akhirnya terbengkalai.

“Taksi terbang akan beroperasi ketika IKN sudah benar-benar terwujud. Itu artinya, kita masih harus menunggu pembangunan infrastruktur yang memadai serta kepastian regulasi,” ujar seorang sumber di OIKN.

Keputusan Ale untuk mundur disebut-sebut berkaitan dengan permintaan Universitas Indonesia, tempat ia mengajar. Kepala OIKN pun membenarkan bahwa pengunduran diri ini merupakan langkah pribadi Ale untuk kembali fokus di dunia akademik.

Dengan berbagai tantangan yang ada, masa depan taksi terbang di IKN kini berada dalam ketidakpastian. Apakah proyek ini akan tetap dilanjutkan, atau hanya akan menjadi wacana semata, masih menjadi tanda tanya besar.

Jangan Lewatkan:
  • Sidang Isbat Kemenag Putuskan Iduladha 1447 H Jatuh 27 Mei
  • Usai Insiden Bekasi, Argo Bromo Anggrek Berganti Nama
  • DPR Sahkan UU Haji dan Umrah, BP Haji Berubah Jadi Kementerian
  • Dorong Pendakwah untuk Aktif Mendorong Warga Lunasi Jamaah Haji
Mohammed Ali Berawi OIKN Proyek IKN Taksi Terbang IKN Transportasi Masa Depan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenko PMK Dorong Peningkatan Layanan Logistik Jemaah Haji 2025
Next Article Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Informasi lainnya

Gempa M 6,7 Guncang Palu, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami

16 Juni 2026

BEM UI Turun ke Bundaran HI, Soroti Ekonomi dan APBN

12 Juni 2026

4.151 Personel Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Jakarta

12 Juni 2026

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa Besar Sangihe

8 Juni 2026

Dolar AS Sentuh Rp17.700, Rupiah Makin Tertekan

19 Mei 2026

Musim Nobar Pesta Babi Diatur Lewat Pendaftaran

18 Mei 2026
Paling Sering Dibaca

Ubox: Solusi Sewa Powerbank Praktis di Bandara

Techno Silva

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka

Tren Global dan Peran Strategis Laporan Keberlanjutan

Bisnis Alfi Salamah

Pepaya Callina: Manis, Padat, dan Bukan dari California

Food Assyifa

Podcast vs YouTube: Rebutan Atensi Gen Z

Refleksi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi