Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kekurangan Dokter di Kaltim, Andi: Insentif dan Fasilitas Harus Diperhatikan

Prioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah pelosok
SilvaSilva8 November 2024 DPRD Kaltim
Andi Satya Adi Saputra
Andi Satya Adi Saputra, Anggota DPRD Kaltim Dapil Samarinda (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Keluhan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) tentang minimnya akses kesehatan di daerah terpencil masih menjadi permasalahan. Saat reses di Kelurahan Rapak, Anggota DPRD Kaltim Andi Satya Adi Saputra menerima langsung aspirasi soal sulitnya mendapatkan layanan medis yang memadai.

Kondisi ini semakin nyata dengan data yang menunjukkan hanya setengah dari kebutuhan tenaga dokter di Kaltim yang terpenuhi. Dengan populasi hampir 4 juta jiwa, provinsi ini idealnya memerlukan setidaknya 4.000 dokter, namun saat ini hanya tersedia sekitar 2.000 tenaga medis, atau hanya 50 persen dari kebutuhan.

Hal ini semakin mengkhawatirkan bagi masyarakat di wilayah terpencil, yang akses kesehatannya terbatas karena distribusi dokter lebih terpusat di perkotaan.

“Kaltim ini wilayahnya luas, tapi tenaga medis kita masih sangat kurang, terutama di daerah-daerah jauh. Masalah distribusi ini yang harus diselesaikan,” ujar Andi belum lama ini.

Andi mengungkapkan bahwa salah satu solusi efektif untuk menarik tenaga medis ke wilayah terpencil adalah dengan meningkatkan kesejahteraan mereka. Pemerintah, menurutnya, perlu memprioritaskan insentif serta fasilitas yang menunjang bagi dokter yang bersedia ditempatkan di daerah-daerah pelosok.

“Apakah kesejahteraan mereka terjamin di sana? Akses, suasana kerja, dan fasilitas pendukung harus dipenuhi agar dokter merasa nyaman dan mau bertahan,” katanya..

Andi kemudian mengemukakan kisah sukses program pemberian insentif yang pernah diterapkan di Kota Bontang pada masa kepemimpinan Neni Moerniaeni. Kebijakan tersebut berhasil menarik minat banyak dokter untuk menetap dan bekerja di sana, menjadikan Bontang sebagai contoh yang patut ditiru bagi daerah lain di Kaltim.

“Dengan adanya insentif, saat itu banyak dokter yang tertarik dan akhirnya berbondong-bondong ke Bontang,” ungkapnya.

Andi berharap kebijakan serupa dapat segera diterapkan di berbagai wilayah Kaltim, terutama di daerah terpencil, sehingga masyarakat di pelosok pun memiliki hak atas layanan kesehatan yang setara dengan di kota besar.

Andi Satya Adi Saputra DPRD Kaltim Kesehatan di Kaltim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSayid Muziburrahman Dorong Pemerataan Fasilitas Kesehatan di Kaltim
Next Article Kunjungi Cipta Visi Farm, Pemkab Kutim Pelajari Peternakan Modern

Informasi lainnya

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

12 Juli 2025

Defisit Daging Kaltim, Desa Korporasi Jadi Solusi Utama

24 Mei 2025

WTP ke-12 Kaltim, DPRD Ingatkan Tindak Lanjut BPK

23 Mei 2025

PKS Soroti Pentingnya Harmoni Koperasi dan BUMDes

23 Mei 2025

Kebangkitan Nasional Harus Dibarengi Penguatan Karakter dan Teknologi

20 Mei 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Prabowo itu Bayang-Bayang Jokowi atau Pemimpin Baru?

Editorial Udex Mundzir

Hati-Hati dengan Doa Keburukan

Islami Udex Mundzir

AISNESIA Luncurkan Virtual Buoy untuk Efisiensi Navigasi Maritim

Techno Nugroho

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

Lainnya Ericka
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor