Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Festival Kampong Tuha, Firnadi Ikhsan Tegaskan Pentingnya Menjaga Nilai gotong Royong

Warisan sejarah dan semangat kolektif hidup kembali dalam Festival Kampong Tuha ke-6 di Desa Jembayan.
Alfi SalamahAlfi Salamah12 Juli 2025 Daerah
Desa Jembayan
Firnadi Ikhsan Buka Festival Kampong Tuha di Desa Jembayan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Kukar – Desa Jembayan di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, kembali mencuri perhatian publik lewat gelaran budaya tahunan, Festival Jembayan Kampong Tuha ke-6 yang digelar bertepatan dengan Hari Jadi Desa Jembayan ke-390. Perhelatan ini resmi dimulai pada Sabtu (12/7/2024) di kawasan bersejarah Dusun Pemarangan, RT 01, Jembayan.

Festival dibuka oleh Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur sekaligus Ketua Fraksi PKS, Firnadi Ikhsan. Rangkaian acara dimulai dengan ziarah ke makam Aji Pangeran Sinom Panji Mendapatkan ing Martapura—Raja Kutai Kartanegara ke-8—yang dahulu berkuasa dari Pamarangan sebelum pusat pemerintahan dipindah ke Tenggarong oleh Sultan Aji Muslihudin.

Dalam sambutannya, Firnadi menekankan pentingnya kegiatan ini bukan hanya sebagai selebrasi, tapi juga sebagai ajang edukasi dan penguatan identitas kultural masyarakat Jembayan.

“Festival ini adalah ruang pembelajaran sejarah, media pengikat solidaritas warga, dan cermin dari semangat persatuan yang ditanam para leluhur Kutai,” kata Firnadi di depan para tamu undangan.

Baca Juga:
  • Bupati Sidoarjo Pimpin Rapat Koordinasi Perbaikan Jalan, Rampung Sebelum Idul Fitri 1446 H
  • Kepala Kantah Tasikmalaya Belum Beri Konfirmasi Terkait PTSL Mangkrak
  • Edi – Rendi Bumikan Sholawat di Kukar
  • Aa Gym Keluhkan Aktivitas Malam di DT, Minimarket Circle K Ditutup

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga warisan nilai gotong royong dan budaya musyawarah sebagai fondasi sosial masyarakat Jembayan yang kini menjadi bagian penting dari wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Acara turut dihadiri berbagai tokoh penting, seperti Tokoh Adat Budaya Kesultanan Kutai Awang Yacoub Luthman, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, Plt Sekcam Loa Kulu, serta unsur TNI, Polri, dan lembaga adat.

Festival akan berlangsung hingga 15 Juli dan dimeriahkan dengan pawai pembangunan, penampilan kesenian tradisional, serta bazar UMKM. Puluhan atraksi budaya khas Kalimantan Timur dan daerah lainnya ikut meramaikan panggung budaya ini, termasuk sepuluh unsur kebudayaan yang diangkat sebagai bagian dari objek pemajuan kebudayaan.

Firnadi menyebut, kegiatan seperti ini bukan hanya meningkatkan kesadaran sejarah dan budaya, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.

Artikel Terkait:
  • Satpol PP Provinsi Kaltim Tertibkan Spanduk Kampanye
  • Bukan Sembunyi atau Lari, Gus Barra Temui Pendemo
  • Ketua DPRD Kutim: Gizi Anak Kunci Masa Depan Daerah
  • Gunung Semeru Meletus, Kolom Abu Capai 1.000 Meter

“Festival seperti ini menjadi ajang yang menyatukan generasi tua dan muda, sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk tumbuh serta menarik perhatian wisatawan ke Jembayan,” ungkapnya.

Masyarakat setempat pun merasa bangga dapat terus melestarikan warisan budaya para leluhur. Nilai kebersamaan dan gotong royong diyakini akan tetap hidup dan berkembang meski tantangan modernisasi semakin besar.

Firnadi menyimpulkan bahwa kehadiran Festival Kampong Tuha menunjukkan kesiapan warga Jembayan menjaga jati diri budaya sekaligus berkontribusi aktif dalam menyongsong peran mereka sebagai penopang IKN Nusantara.

Harapannya, agenda ini dapat menjadi kegiatan tahunan yang bukan hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukatif dan inspiratif dalam menjaga ketahanan budaya daerah.

Jangan Lewatkan:
  • Dua Koperasi Merah Putih Resmi Berdiri di Samarinda
  • Pastikan Pelayanan Maksimal, Kapolresta Blitar Sidak di Sejumlah Pelayanan Publik
  • Band Republik Meriahkan Festival Muara Jawa, Rendi: Anak Muda Kukar Keren
  • Perusahaan Trader PT Rifki Raisha Anursyah KMPD Sultra Diadukan Kejati Sultra
Desa Jembayan DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMindset Penghambat Investasi
Next Article Rhenald Kasali: Merantau, Sekolah Kehidupan yang Sesungguhnya

Informasi lainnya

ASN Tasikmalaya Naik Kuda Saat Hari Bebas BBM

6 Mei 2026

Laut Selatan Pangandaran Bergetar, BMKG Rilis Data Gempa

6 Mei 2026

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026
Paling Sering Dibaca

Adam D’Angelo: Pendiri Quora dan Mantan CTO Facebook

Profil Ericka

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penyebaran Penyakit

Daily Tips Assyifa

Manusia Bersifat Air

Gagasan Syamril Al-Bugisyi

Indosat Transformasi Jadi TechCo, Fokus Kembangkan AI dan Jangkau Daerah Rural

Techno Assyifa

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi