Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Api Pancasila dari Cisayong

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jangan Lewatkan! Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 3 Juni 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2026
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah karena malam kemuliaan ini diyakini lebih baik dari seribu bulan.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati10 Maret 2026 Pendidikan
Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan
Ilustrasi Malam penuh berkah di Laylat al-Qadr (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sepuluh malam terakhir Ramadan sering disebut sebagai fase paling sakral dalam perjalanan ibadah umat Islam. Pada periode inilah diyakini terdapat Lailatul Qadar, malam yang digambarkan Alquran sebagai malam penuh kemuliaan dengan pahala yang lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan.

Memasuki fase tersebut pada Ramadan 1447 Hijriah, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Alquran, berzikir, serta melakukan itikaf di masjid. Dalam ajaran Islam, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, namun diyakini berada di salah satu malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Alquran melalui Surah Al-Qadr ayat 3 hingga 5 menjelaskan bahwa pada malam tersebut para malaikat, termasuk Malaikat Jibril, turun ke bumi dengan membawa ketenangan dan keberkahan hingga terbit fajar. Gambaran ini menjadi dasar keyakinan umat Islam bahwa malam tersebut dipenuhi kedamaian serta doa-doa yang diijabah oleh Allah SWT.

Sejumlah riwayat hadits juga menyebutkan beberapa tanda alam yang kerap dikaitkan dengan turunnya Lailatul Qadar. Salah satunya adalah suasana malam yang terasa sangat tenang dan sejuk. Udara pada malam itu digambarkan tidak terlalu panas maupun terlalu dingin sehingga memberikan kenyamanan bagi orang yang beribadah.

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa langit pada malam tersebut tampak cerah dan bersih. Kondisi cuaca biasanya tidak mendung dan tidak disertai hujan, sehingga suasana malam terlihat lebih damai dibandingkan malam-malam lainnya.

Baca Juga:
  • Cara Efektif dan Menyenangkan Kuasai Bahasa Asing Tanpa Stres
  • Hari Kedua KMD Pramuka Ponorogo, Peserta Dalami Peran Pembina
  • Momen Haru Hiasi Wisuda SMA Primaganda di Jombang
  • Awardee LPDP Raih Gelar Doktor dengan IPK 3.96 di UPI

“Tanda paling jelas justru sering terlihat pada pagi harinya, yaitu ketika matahari terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan,” demikian disebutkan dalam sejumlah riwayat hadits sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Ahmad, Tirmidzi, dan Abu Daud.

Selain tanda-tanda alam, banyak ulama juga menjelaskan adanya pengalaman batin yang dirasakan oleh orang yang beribadah pada malam tersebut. Turunnya para malaikat diyakini membawa ketenangan spiritual yang membuat seseorang merasakan kekhusyukan yang mendalam saat berdoa, membaca Alquran, atau mendirikan salat malam.

Sebagian riwayat bahkan menyebutkan bahwa sebagian hamba pilihan bisa memperoleh petunjuk melalui mimpi yang baik mengenai malam tersebut. Meski demikian, para ulama menegaskan bahwa kepastian mengenai siapa yang mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar sepenuhnya menjadi rahasia Allah SWT.

Dalam sejumlah literatur keislaman juga disebutkan ciri-ciri orang yang berpotensi meraih keutamaan malam tersebut. Salah satunya adalah konsistensi dalam menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah, termasuk menjaga salat Isya, Tarawih, dan Subuh secara berjamaah.

Artikel Terkait:
  • Kursus Pembina Pramuka Dibuka di Ponpes Al-Iman Ponorogo
  • MPLS SMA Negeri 1 Taraju: Bangun Generasi Kreatif dan Inovatif
  • Pramuka Jatim, Menyelam untuk Masa Depan di Situbondo
  • Akreditasi Gugus Depan Pramuka Dorong Mutu Pendidikan

Selain itu, praktik itikaf di masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan juga dianggap sebagai salah satu upaya penting untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan mengurangi aktivitas duniawi, seseorang dapat lebih fokus memperbanyak doa, zikir, dan membaca Alquran.

Ciri lain yang sering disebut para ulama adalah adanya perubahan karakter yang lebih baik setelah Ramadan berakhir. Orang yang diyakini mendapatkan keberkahan Lailatul Qadar biasanya menunjukkan peningkatan ketakwaan, akhlak yang lebih baik, serta konsistensi dalam menjalankan ibadah.

Karena itulah, sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah. Harapannya, setiap muslim dapat meraih keberkahan malam yang nilainya melampaui puluhan tahun ibadah tersebut.

Jangan Lewatkan:
  • Jejak Hewan Al-Qur’an Warnai Ekspedisi Siswa
  • Pesantren Pramuka Khalifa Tambah Pembina Mahir Penegak
  • SMPN 3 Watampone Sukses Selenggarakan Mugus Perdana
  • 62 Peserta Ikuti KPDK DKC Bone Perkuat Tata Kelola

Ibadah Ramadan Keutamaan Ramadan Lailatul Qadar Ramadan 1447 Sepuluh Malam Terakhir
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenag Salurkan BOS Madrasah Rp4,5 Triliun Tahap Awal
Next Article Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

Informasi lainnya

Aturan Baru SD: Tak Wajib Usia 7 Tahun

22 Mei 2026

BSI Scholarship Dibuka, Ribuan Pelajar Dibidik

19 Mei 2026

Nasib Guru Honorer di 2027, Tetap Mengajar atau Terhapus?

7 Mei 2026

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

21 April 2026

Kemenag Luncurkan Pelatihan Kurikulum Cinta via MOOC

19 April 2026
Paling Sering Dibaca

Ketika Moral Publik Mati

Editorial Udex Mundzir

Mengakhiri Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Hijrah itu Move On

Islami Syamril Al-Bugisyi

Bahlil Membuat Gaduh, Lalu Berlagak Penyelamat

Editorial Udex Mundzir

Politik Warisan yang Membelit

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Ericka3 Mei 2025

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Perspektif Ulama Mengenai Waktu Tawaf Ifadah

Generasi Muda dan Pertaruhan Masa Depan Cianjur

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris Mic Wireless Untuk Masjid
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi