Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jangan Menabung di Mandiri, Blokir Bisa Dilakukan atas Permintaan Misterius

Gen Z Mulai Bosan dengan Aplikasi Kencan

Polri Tetapkan 72 Tersangka Karhutla di 9 Polda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 24 Agustus 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan

Kegiatan buka puasa lintas agama di Jakarta menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus ajakan menjaga bumi bersama.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati10 Maret 2026 Lingkungan
Buka Puasa Lintas Iman Dorong Kepedulian Lingkungan
Sesi acara diskusi Ramadan pada acara Buka Bersama Eco Bhinneka Muhammadiyah, Selasa 10 Maret 2026 di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta Pusat – Ramadan sering digambarkan sebagai bulan menahan diri, namun di tengah gemerlap konsumsi justru muncul ironi: makanan berlebih dan sampah kemasan sekali pakai. Di tengah paradoks itu, sebuah kegiatan buka puasa lintas iman menghadirkan pesan berbeda—bahwa meja berbuka juga bisa menjadi titik awal merawat bumi.

Kegiatan bertajuk “Dari Meja Buka Menjaga Bumi Kita” diselenggarakan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah di Aula Lantai 6 Gedung Dakwah Pusat Muhammadiyah, Menteng Raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026). Acara ini menghadirkan lebih dari 150 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh agama, akademisi, pemerintah, organisasi lintas agama dan kepercayaan, hingga aktivis masyarakat sipil.

Sejumlah lembaga turut terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pusat Fasilitasi Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri, WWF Indonesia, Kolese Kanisius, Majelis Sinode Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia, Kedutaan Besar Malaysia, serta Alner.

“Kita sering memaknai iman hanya sebagai hubungan dengan Tuhan. Padahal iman juga harus hadir dalam hubungan dengan manusia dan alam. Jika hubungan dengan alam rusak, maka hubungan dengan manusia dan Tuhan pun ikut terganggu,” ujar Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah, Hening Parlan.

Menurut Hening, meningkatnya bencana ekologis seperti banjir dan kerusakan lingkungan menjadi pengingat bahwa spiritualitas tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab menjaga alam. Ia menilai ruang kolaborasi lintas iman penting untuk memperkuat gerakan bersama menghadapi krisis lingkungan.

“Karena itu kita perlu membuka ruang kolaborasi. Muhammadiyah bukan hanya rumah bagi umat Islam, tetapi juga rumah bagi umat untuk bersama-sama menjaga bumi,” katanya.

Baca Juga:
  • Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak
  • Mahasiswa Geruduk Gedung Dewan, Tuntut Tambang Ilegal Ditutup
  • Udin Kecam Perusahan hanya Keruk Batubara, Salurkan Bantuan ke Luar Kaltim
  • Menteri LH: Indonesia Dikepung Tiga Krisis

Dialog Ramadan dalam kegiatan tersebut dipandu Ahsan Jamet Hamidi, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus Guru Besar Filantropi Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam sesi diskusi, Direktur Eksekutif Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu), Hilman Latief, menyoroti bahwa perubahan iklim masih sering dipandang sebagai isu yang jauh dari kehidupan masyarakat.

“Perubahan iklim sering dipandang sebagai isu yang elit dan elitis, padahal dampaknya sangat nyata bagi kehidupan manusia,” ujar Hilman.

Ia menilai dunia saat ini tengah memasuki fase penting transisi energi, ditandai dengan meningkatnya penggunaan energi terbarukan dan kendaraan listrik. Namun, literasi lingkungan di masyarakat masih perlu diperkuat agar kesadaran terhadap keberlanjutan dapat tumbuh secara luas.

“Literasi lingkungan perlu dibangun hingga ke tingkat pengambilan keputusan yang lebih populer agar masyarakat memahami pentingnya keberlanjutan,” katanya.

Dalam dialog tersebut, berbagai perwakilan agama juga memaparkan langkah konkret yang telah dilakukan komunitas masing-masing. Ketua II Majelis Sinode GPIB, Samuel A.Z Karinda, menyampaikan bahwa gereja mengembangkan gerakan Eco Church sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan.

Artikel Terkait:
  • Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?
  • Warga Papua Tolak Tambang Nikel, Menpar Dukung Lindungi Raja Ampat
  • BMKG Prediksi Musim Kemarau 2025 Lebih Kering, Sektor Pertanian Diminta Siaga
  • BMKG Tanggapi Isu Gelombang Panas Indonesia April

“Kalau bicara lingkungan, orang kaya dan miskin bisa bersatu. Di Sumatera, banjir bahkan berdampak pada 15 gereja kami di wilayah Sibolga, Aceh, hingga Medan. Itu membuat kami semakin sadar bahwa isu lingkungan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Sebagai bentuk aksi nyata, komunitas gereja melakukan penanaman 10.000 pohon mangrove di wilayah Pangkalan Susu, Sumatera Utara, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan komunitas lingkungan.

Sementara itu, dari kalangan pendidikan Katolik, Romo Buddy Haryadi dari Kolese Kanisius menekankan pentingnya pendidikan lingkungan sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa ensiklik Paus Fransiskus Laudato Si’ telah mendorong perubahan cara pandang pendidikan Katolik terhadap isu ekologis.

Kegiatan dialog juga diramaikan penampilan Paduan Suara Laetitia Disability Choir dari Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta serta pertunjukan tari siswa School of Talent SMP Muhammadiyah 8 Jakarta yang menggambarkan harmoni keberagaman.

Melalui kegiatan tersebut, Eco Bhinneka Muhammadiyah menegaskan bahwa nilai spiritual Ramadan tidak berhenti pada ritual ibadah, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata untuk menjaga lingkungan dan masa depan bumi bersama.

Jangan Lewatkan:
  • Greenpeace: Tambang Nikel Gag Ancam Keanekaragaman Hayati
  • Koalisi Papua Kecam Intervensi Pejabat Terkait Tambang Raja Ampat
  • DPR Desak Pemulihan Tambang Nikel Usai Izin Dicabut
  • Normalisasi Sungai di Bontang Atasi Banjir Rob,Pemprov Kaltim-TNI

Buka Puasa Lintas Iman Dialog Lingkungan Eco Bhinneka Muhammadiyah Isu Perubahan Iklim Ramadan 2026
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan
Next Article Istana Gelar Nuzulul Quran, Prabowo Ajak Tokoh Agama Bersatu

Informasi lainnya

Kalimantan Diselimuti Asap, Ribuan Warga Kena ISPA

21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

21 Agustus 2026

Mengapa Sungai Indonesia Cepat Kotor? Ini Penjelasan Ahli

12 Juli 2026

Mengapa Burung di Kota Semakin Jarang Terlihat?

10 Juli 2026

Lampu LED Terang Picu Kunang-Kunang Kian Menghilang

6 Juli 2026

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026
Paling Sering Dibaca

Rahasia Puasa Dzulhijjah dan Keutamaannya

Islami Udex Mundzir

Bekerja Berat saat Ramadan: Bolehkah Tidak Puasa dan Bayar Fidyah?

Islami Assyifa

Danantara: Mesin Kapital yang Mengabaikan Darah Palestina

Editorial Udex Mundzir

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

10 Tips Penting Dalam Memilih Calon Presiden

Daily Tips Alfi Salamah
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Presiden Prabowo Izinkan Ekspor Beras ke Malaysia

Ujian Tatap Muka UT di Tasikmalaya Berjalan Tertib dan Ketat

Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Resmi Kembali di SMA Mulai 2025

Lari Rutin Tapi Berat Badan Naik? Ini Penyebabnya!

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi