Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kemenkes Susun Strategi Terpadu Tekan Kematian Jemaah Haji

Upaya layanan kesehatan diperkuat jelang wukuf dengan penggabungan tenaga medis dan koordinasi izin praktik.
Udex MundzirUdex Mundzir3 Juni 2025 Info Haji
Strategi Kesehatan Terpadu Tekan Kematian Jemaah Haji 2025
Ilustrasi Kedatangan Jemaah Haji 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mekkah – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyusun strategi terpadu guna menekan angka kematian jemaah haji Indonesia yang meningkat menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Strategi tersebut berupa integrasi personel Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan dengan Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) untuk meningkatkan pendampingan bagi jemaah.

Langkah ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal SDM Kesehatan, Yuli Farianti, yang menyatakan bahwa tenaga kesehatan akan dibagi ke dalam delapan markaz atau maktab strategis. Di titik-titik ini, para dokter spesialis dan perawat akan ditempatkan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah, terutama yang memiliki jumlah jemaah besar dan kekurangan tenaga medis.

“Para dokter dan perawat akan mengisi markaz yang TKHK-nya sedikit, sementara jumlah jamaahnya banyak,” ujar Yuli.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar yang juga menjadi anggota Tim Amirul Hajj menyampaikan kekhawatirannya atas meningkatnya angka kematian. Hingga satu minggu sebelum puncak haji, data menunjukkan 108 jemaah Indonesia telah wafat—angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

Taruna menekankan pentingnya memaksimalkan seluruh sumber daya Indonesia yang ada di Arab Saudi demi menjamin keselamatan dan kesehatan jemaah, mengingat keterbatasan dokter di tengah jutaan peserta haji dari berbagai negara.

“Dalam kondisi tertentu, tidak mungkin dokter-dokter di sini yang jumlahnya terbatas bisa menangani dua jutaan orang jemaah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Taruna mengungkap adanya kendala perizinan praktik tenaga medis Indonesia di Arab Saudi, termasuk operasional klinik dan rumah sakit darurat yang melayani jemaah. Hal ini berdampak langsung pada keterbatasan layanan medis di lapangan.

“Saya mendengar pelayanan kesehatan di sini (KKHI) kurang optimal karena permasalahan izin operasional. Banyak jemaah meninggal di hotel karena menahan rasa sakit,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rujukan ke rumah sakit lokal sering menimbulkan stres bagi jemaah karena kendala komunikasi dan keterasingan lingkungan. Untuk itu, pihaknya bersama Amirul Hajj berencana membahas hal ini secara resmi dengan Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Arab Saudi guna mencari solusi terbaik.

Upaya sinergi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Armuzna Haji 2025 Kesehatan Haji Pelayanan Medis Jemaah Tim Amirul Hajj
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenag Pastikan Fasilitas Jemaah Haji di Arafah Siap Digunakan
Next Article Menkes Hadiri Sidang MK Bahas Uji Materi UU Kesehatan 2023

Informasi lainnya

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

5 November 2025
Paling Sering Dibaca

Sentralisasi Berkedok Nasionalisme

Editorial Udex Mundzir

Meraih Berkah, Inilah Cara Berbuka Puasa Ala Rasulullah

Islami Alfi Salamah

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Opini Udex Mundzir

Tessa Wijaya, Wanita di Balik Kesuksesan Xendit

Profil Assyifa

Pahlawan yang Dipenjara

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.