Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Keren, Pria di Kabupaten Blitar Ciptakan Benih Jagung Sesuai Keinginan Petani

ErickaEricka1 Agustus 2023 Daerah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Blitar – Seorang pria di Kabupaten Blitar melakukan serangkaian riset guna mendapatkan benih jagung berkualitas yang benar-benar dibutuhkan petani. Dia adalah Iwan Pitono asal Desa Sukorejo Kecamatan Wates berhasil menciptakan benih jagung dengan kualitas bagus yang diberi nama Bagaspati.

Iwan Pitono sudah melakukan perakitan dan riset selama empat tahun dan hasilnya sudah dikirimkan ke sejumlah daerah di Jawa Timur untuk dilakukan uji coba. Kemudian, ia mendapat masukan dari sejumlah petani tentang kelebihan dan kekurangan dari benih Bagaspati. Lalu, ia melakukan perbaikan beberapa kali untuk bisa mendapat sesuai dengan keinginan petani.

“Di daerah kami Sukorejo Wates ada beberapa jenis jagung yg memang punya daya adaptif, tidak perlu pemeliharaan tinggi, tapi produktifitasnya rendah. Lalu saya mencoba merakit, sampai tahun keempat dan menghasilkan benih jagung Bagaspati ini,” ucap dia, Selasa (01/08/2023).

Dijelaskan Iwan, benih jagung Bagaspati yang ia ciptakan ini memiliki sejumlah keunggulan dan dibandingkan dengan benih yang lain. Seperti, usia panen kurang dari 100 hari, biaya operasional pemupukan lebih sedikit, pestisida lebih murah, tahan terhadap hama sampai 2 persen dan lain sebagainya.

“Kami sudah melakukan beberapa kali eksperimen, dan benih jagung Bagaspati itu bisa menghasilkan satu ton lebih, atau kalau dibandingkan dengan benih yang biasa ada selisih 6 kuintalan,” jelas dia.

Menurut Iwan, benih jagung Bagaspati ini bisa menggunakan pupuk organik maupun an organik, tetapi jumlahnya hanya separo dari jumlah pupuk yang diberikan terhadap benih jagung yang lainnya. Benih jagung Bagaspati ini dijual dengan harga Rp 50 – Rp 60 ribu perkilogram, tergantung jenisnya apakah tahan genangan, atau tahan air.

“Kalau sejauh ini sudah kirim ke beberapa daerah di Jatim seperti Banyuwangi, Jember dan luar Jawa seperti Bali, NTB sampai pernah juga kirim ke Lampung,” katanya.

Inovasi Iwan ini pun menjadikan dirinya sebagai pemenang lomba Krenotek yang diselenggarakan Pemkab Blitar. Ia berharap, benih jagung Bagaspati yang ia ciptakan ini bisa menjadi icon baru di Kabupaten Blitar.

Selain itu, Iwan juga menginginkan ada payung hukum yang bisa mensejahterakan masyarakat, artinya dengan adanya benih jagung Bagaspati ini nantinya bisa menyumbang PAD.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRibuan Jamaah Haji Kembali ke Tanah Air dari Madinah
Next Article Bukan Sembunyi atau Lari, Gus Barra Temui Pendemo

Informasi lainnya

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026

Darurat Bencana Ditetapkan, Longsor Pasirlangu Telan Banyak Korban

24 Januari 2026

Kak Mashuri Pimpin Kwartir Ranting Tellu Siattinge 2026-2029

22 Januari 2026

Pramuka Tellu Siattinge Satukan Langkah Lewat Musyawarah Ranting

22 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

BRImo: Solusi Keuangan untuk Kuliah di Luar Negeri

Bisnis Ericka

Lindungi Uangmu, Cerdas Finansial dengan PeKA

Daily Tips Ericka

Larangan Study Tour: Solusi atau Masalah Baru?

Editorial Udex Mundzir

Prabowo itu Bayang-Bayang Jokowi atau Pemimpin Baru?

Editorial Udex Mundzir

Belajar Ikhlas

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.