Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 7 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Menkes Pastikan Vaksin TBC Gates Foundation Bukan Uji Coba Sembarangan

Vaksin TBC M72 dari Gates Foundation jalani uji klinis tahap 3 di Indonesia, diawasi ketat secara ilmiah.
ErickaEricka10 Mei 2025 Kesehatan
Uji Klinis Vaksin TBC M72 di Indonesia
Ilustrasi Uji Klinis Vaksin TBC M72 di Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam uji klinis vaksin Tuberkulosis (TBC) buatan Gates Foundation bukanlah bentuk eksperimen membabi buta terhadap masyarakat.

Penegasan itu disampaikannya guna merespons kekhawatiran sebagian kalangan mengenai keamanan vaksin yang diuji di Indonesia sejak akhir 2024.

Budi menyatakan bahwa narasi yang menyebut Indonesia dijadikan kelinci percobaan adalah upaya disinformasi yang bisa menghambat kemajuan penanggulangan penyakit menular di Tanah Air.

Menurutnya, informasi tersebut sengaja disebarkan agar masyarakat menolak vaksinasi TBC.

“Ini supaya mengedukasi masyarakat juga, bahwa ini bukan seperti kelinci percobaan. Itu adalah pengaruh yang sengaja disebarluaskan agar orang tidak mau divaksin,” ujarnya dalam siaran pers yang dirilis Sabtu (10/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa vaksin TBC M72 telah melalui tahap uji klinis pertama dan kedua yang membuktikan keamanannya.

Tahap ketiga yang sedang dilakukan di Indonesia bertujuan untuk mengevaluasi tingkat efektivitasnya.

“Trial 1 menentukan vaksin ini aman atau tidak — dan itu sudah lewat. Sekarang kita masuk ke trial 3 untuk melihat efektivitasnya. Jadi ini semua saintifik, bukan hoaks atau gosip,” tegasnya.

Sebagai perbandingan, ia menyebut vaksinasi COVID-19 sebagai contoh nyata peran vaksin dalam menurunkan angka kematian.

Ia juga menyinggung narasi hoaks seputar vaksin COVID-19 yang menyebut adanya chip, yang dinilai sangat merugikan masyarakat.

“Covid-19 turun bukan karena pengobatan atau skrining, tapi karena vaksin. Vaksin itu menyelamatkan jutaan nyawa,” lanjutnya.

Budi juga mengungkapkan bahwa uji klinis ini melibatkan lebih dari 2.000 relawan di bawah supervisi peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran.

Ia memastikan seluruh proses dilaksanakan berdasarkan standar ilmiah yang ketat.

Selain itu, partisipasi aktif Indonesia memberikan keuntungan strategis, salah satunya peluang untuk memproduksi vaksin secara lokal melalui Bio Farma.

Menurutnya, jika vaksin ini berhasil, Indonesia akan menjadi negara prioritas dalam produksi dan distribusinya.

“Kita nggak mau kecolongan lagi. Kita pengen aktif supaya vaksinnya juga cocok buat orang Indonesia,” ujarnya, sambil menekankan pentingnya keterlibatan langsung untuk memastikan kesesuaian vaksin secara genetik dengan penduduk Indonesia.

Dengan tingginya angka kematian akibat TBC di Indonesia, yang mencapai 100 ribu kasus per tahun, pemerintah menilai uji klinis ini merupakan langkah penting dalam upaya penyelamatan nyawa secara nasional dan global.

Gates Foundation Kesehatan Global Menkeu Budi Gunadi Uji Klinis Indonesia Vaksin TBC
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article8 Calon Haji Wafat, Kemenag Pastikan Layanan Tetap Terpenuhi
Next Article Arab Saudi Berlakukan Denda dan Deportasi untuk WNA Tanpa Visa Haji

Informasi lainnya

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

19 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

14 Maret 2026

Kemenkes Ingatkan Risiko Sentuh Bayi Saat Lebaran

7 Maret 2026

Burnout Diam-Diam di Anak Muda

12 Februari 2026

Detoks Digital: Jaga Kesehatan Mental

11 Februari 2026

Minuman Ini Redakan Nyeri Haid

10 Februari 2026
Paling Sering Dibaca

Langkah Utang Pemerintah di Akhir 2024

Editorial Udex Mundzir

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

Menunda Panggilan Haji: Benarkah Kehendak atau Keragu-raguan

Islami Alfi Salamah

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

Islami Alfi Salamah

Ijazah Jokowi: Bukan Privasi, Tapi Legitimasi

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Prabowo Serukan Persatuan ASEAN: Tak Kalah dengan Uni Eropa

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi