Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Miris, Bantuan Bibit Bukan Unggul, Petani Buyung-Buyung Keluhkan Gagal Panen ke Harun Ar Rasyid

Alwi AhmadAlwi Ahmad27 Agustus 2023 DPRD Kaltim
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – Reses masa sidang II tahun 2023 oleh Anggota DPRD Kaltim, Harun Ar Rasyid, membawa sorotan khusus pada kondisi para petani di daerah Buyung-Buyung kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dalam reses kali ini, Harun Ar Rasyid menjelajahi 17 titik di wilayah Bontang, Kutim, dan Berau, menggali aspirasi serta permasalahan masyarakat setempat. Namun, fakta mengejutkan muncul di tengah perjalanan reses di desa Buyung-Buyung, di mana masyarakat melaporkan masalah serius yang mengancam mata pencaharian utama mereka: gagal panen tahun 2023.

“Yang menarik di Buyung-Buyung masyarakat mengadukan adanya gagal panen di tahun 2023 ini,” ungkap Politisi PKS ini.

Dalam pertemuan dengan masyarakat setempat, Harun Ar Rasyid menjelaskan bahwa penyebab utama gagal panen ini adalah bantuan bibit padi yang diterima dari Pemerintah Provinsi Kaltim, yang ternyata bukan bibit unggul. Hasil panen yang biasanya mencapai 3 ton per hektar, tahun ini hanya menghasilkan maksimal 500 kg saja, bahkan ada yang hanya mampu mengumpulkan 3 karung atau sekitar 120 kg. Hal ini tentu menjadi pukulan berat bagi para petani di daerah tersebut.

“Penyebabnya antar lain karena bantuan bibit padi yang diterima dari provinsi Kaltim, bukan bibit unggul. Hasil panen yang normalnya 1 hektar menghasilkan 3 ton, tahun ini maksimal hanya 500 kg. bahkan ada yang hanya 3 karung saja atau kurang lebih 120 kg. Jadi boleh dikatakan panen tahun gagal berat,” terang Harun.

Dalam penjelasannya, Harun Ar Rasyid menjelaskan bahwa kegagalan panen ini telah menghadirkan sejumlah tantangan ekonomi bagi masyarakat Buyung-Buyung. Mata pencaharian utama yang bergantung pada hasil pertanian mereka kini terancam, mengingat hasil panen yang minim tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi mencukupi kebutuhan pasar.

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar pemerintah dapat segera merespons masalah ini dengan solusi yang nyata. Mereka mendambakan bantuan dalam bentuk bibit padi unggul yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan, serta dukungan teknis yang dapat membantu mereka mengatasi tantangan pertanian yang semakin kompleks. Diharapkan, pemerintah dapat turut serta mengoptimalkan penggunaan lahan dan teknologi pertanian yang lebih modern untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah ini.

Gagal panen di Buyun-Buyung menjadi sorotan tajam dalam rangkaian reses Anggota DPRD Kaltim Harun Ar Rasyid. Pada akhir reses, Harun Ar Rasyid berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakatnya di tingkat legislatif, serta membangun sinergi dengan pemerintah dalam mencari solusi nyata bagi para petani yang sedang menghadapi tantangan serius ini.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKemenag Samarinda Siapkan Calon Jamaah Haji Mandiri 2024
Next Article Nelayan di Berau Membutuhkan Jaring Hingga Mesin Kapal, Harun: Siap Perjuangkan

Informasi lainnya

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025

117 Honorer Resmi Jadi PPPK Sekretariat DPRD Kaltim

14 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Waspadai, Purbaya Anak Buah Luhut

Editorial Udex Mundzir

Yang Janji Prabowo, Rakyat yang Pusing

Opini Udex Mundzir

China Hadirkan Menara Penyaring Udara Setinggi 328 Kaki

Lainnya Ericka

Diam dalam Islam, Keutamaan yang Sering Terlupakan

Islami Alfi Salamah

7 Aplikasi Jahat yang Harus Segera Anda Hapus

Techno Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.