Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh 21 Maret

Prioritas Silaturahmi Lebaran, Siapa Didahulukan?

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 19 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Pandeglang Awasi Ketat Kandungan GGL dalam Menu MBG Sekolah

Dinas Kesehatan Pandeglang tekankan pentingnya keseimbangan nutrisi demi cegah obesitas dan malnutrisi ganda.
Alfi SalamahAlfi Salamah28 Desember 2025 Daerah
MBG
Menu MBG Sekolah (IST)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Pandeglang – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digulirkan di Kabupaten Pandeglang tak hanya bertujuan mengenyangkan, tapi juga menyehatkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengklaim telah menerapkan pengawasan ketat terhadap kandungan Gula, Garam, dan Lemak (GGL) dalam menu harian MBG yang disajikan di sekolah-sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Pandeglang, Encep Hermawan, menyatakan bahwa pengawasan kandungan GGL merupakan langkah penting untuk mencegah risiko obesitas pada anak usia sekolah. Hal ini menjadi perhatian serius karena obesitas dapat menimbulkan dampak kesehatan yang sama beratnya dengan kekurangan gizi.

“Gizi itu bukan sekadar protein nabati seperti tahu tempe, tapi juga harus ada protein hewani, sayuran, dan vitamin. Itu yang sebetulnya sangat baik untuk anak sekolah, apalagi bagi mereka yang sebelumnya jarang mendapat makanan bergizi setiap hari,” ujar Encep, Minggu (28/12/2025).

Dinkes Pandeglang menargetkan angka obesitas anak tidak melampaui ambang batas 4 persen. Oleh karena itu, keseimbangan nutrisi dalam MBG dijadikan titik tekan agar tidak menciptakan masalah kesehatan baru dari program yang sejatinya dibuat untuk menanggulangi malnutrisi.

Meskipun program MBG baru berjalan satu tahun, sehingga belum tersedia data kuantitatif yang mencerminkan perubahan status gizi siswa secara signifikan, Encep meyakini bahwa dampaknya akan mulai terlihat dalam jangka menengah. Ia menyebut bahwa MBG menjadi solusi praktis bagi anak-anak dari keluarga yang selama ini kesulitan mengakses makanan sehat dengan komposisi lengkap.

Berdasarkan data Dinkes, saat ini mayoritas masyarakat Pandeglang berada dalam kategori gizi baik, sementara angka gizi kurang dan gizi buruk tercatat di kisaran 1,9 persen. Meski tergolong kecil, intervensi seperti MBG tetap dianggap penting untuk mencegah peningkatan angka tersebut akibat pola makan yang tidak seimbang.

“Harapannya nanti di tahun depan status gizi anak-anak bisa meningkat melalui intervensi makanan bergizi yang tepat di sekolah-sekolah,” tambah Encep.

Dengan penerapan standar gizi seimbang dalam MBG, Dinkes Pandeglang berharap dapat membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini dan menghindarkan generasi mendatang dari beban ganda malnutrisi yakni kondisi saat kekurangan gizi dan obesitas muncul bersamaan dalam satu wilayah.

Gizi Anak Sekolah Keseimbangan Nutrisi MBG Pandeglang Obesitas Anak Program Kesehatan Dinkes
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleAceh Kerahkan 3.000 ASN Bantu Warga Terdampak Bencana
Next Article Polisi Kawal Penyaluran 4.495 MBG untuk Pelajar di Bima

Informasi lainnya

KA Serayu Kini Berhenti di Stasiun Rajapolah

15 Maret 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

18 Februari 2026

Retribusi Pantai Sindangkerta Disorot

15 Februari 2026

25 Jenazah Ditemukan, Tim SAR Terus Cari Korban Longsor Cisarua

26 Januari 2026

Longsor Pasirlangu, 111 Warga Belum Ditemukan

24 Januari 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Delapan Orang, 82 Masih Dicari

24 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Bisnis Udex Mundzir

Membedah Tren Pembelian Barang Palsu di Dunia Fashion

Bisnis Ericka

Menaklukkan Gunung Cikuray, Atap Tertinggi di Garut

Travel Alfi Salamah

Menjelajahi Kuil Rubah Fushimi Inari

Travel Alfi Salamah

Savoy Homann Hotel, Saksi Bisu Kejayaan Bandung

Travel Assyifa
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

263 Views

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Analisis Bosscha: Hilal Lebaran 2026 Sulit Terlihat

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi