Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Generasi Strawberry: Saat Gen Z Dinilai Rentan Tekanan

Dana Pendidikan Dikorupsi, Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Gratis. Aneh!

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 30 September 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Penolakan Kenaikan Harga BBM dan Listrik: Awal Keruntuhan Soeharto

Bulan Mei adalah saat yang paling kritis dalam sejarah Indonesia. Rakyat merasa tidak sabar lagi dengan kebijakan otoritarianisme yang diterapkan oleh Presiden Soeharto selama hampir tiga puluh tahun berkuasa
Dexpert CorpDexpert Corp8 Mei 2023 Politik
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Indonesia – Bulan Mei adalah saat yang paling kritis dalam sejarah Indonesia. Rakyat merasa tidak sabar lagi dengan kebijakan otoritarianisme yang diterapkan oleh Presiden Soeharto selama hampir tiga puluh tahun berkuasa. Selain itu, kondisi ekonomi yang sulit semakin memperburuk situasi, sehingga orang merasa terdorong untuk melakukan pemberontakan.

Tepat hari ini 25 tahun lalu sejarah mencatat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya Komisi V secara resmi menolak kebijakan pemerintah ihwal kenaikan harga BBM dan tarif dasar listrik (Republika, 8 Mei 1998). Penolakan ini bermula karena tiga hari sebelumnya, 5 Mei 1998, pemerintah menaikkan harga BBM sebesar 46,3% dan tarif dasar listrik 60% akibat tidak mampu memberikan subsidi.

Bila kenaikan harga BBM terjadi maka imbasnya, rakyat semakin menjerit. Sebab, kenaikan dua hal tersebut berdampak domino bagi kehidupan sehari-hari. Atas dasar inilah DPR mengetok palu untuk menolak kenaikan karena memberatkan rakyat.

Baca Juga:
  • Memanas, Cagub dan Cawagub Kaltim alami Perubahan Drastis
  • Pramono Tunduk ke Pemerintah Pusat soal Jadwal Pelantikannya
  • Purbaya Tuai Kontroversi, Sebut Tuntutan 17+8 Hanya Suara Kecil
  • Usai Instruksikan Boikot Retret, Megawati Panggil Kader ke Teuku Umar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artikel Terkait:
  • Teriak Gratispoll, Rudy Janjikan Kenaikan Insentif Guru
  • Putusan MK Soal Pemilu Dipisah Dinilai Jawab Masalah Sistemik
  • Gaji Hakim Naik 280 Persen, Prabowo Prioritaskan Hakim Junior
  • Golkar Mojokerto Menggebrak: 50 Bacaleg Berkualitas Siap Berlaga di Pemilu 2024

Menariknya, penolakan ini adalah yang pertama terjadi sepanjang Soeha2023-05-08 14:45:46DPR kala itu sebetulnya berisi para loyalis Soeharto sejumlah 325 kursi fraksi Golkar dan 75 kursi fraksi ABRI.

Jika sebelumnya DPR selalu jadi support system Soeharto, maka kali ini tidak demikian. DPR sudah berani ‘membangkang’. Soeharto pun mulai kehilangan kekuatan di legislatif. Sejak itulah kekuasaan Soeharto mulai ‘pincang’.

Jangan Lewatkan:
  • Rudy-Seno Bentuk Tim Transisi, Fokus Susun Program 100 Hari Pertama
  • Projo Siap Jadi Partai Politik Jika Diperintahkan Jokowi
  • PDIP Resmi Lantik Mahfud Md sebagai Cawapres Ganjar Pranowo
  • KPU Sidoarjo Bersama PPK Mulai Uji Coba  SIREKAP Pilkada 2024, Masih Perlu Penyempurnaan

BBM krisis ekonomi 1998 Soeharto
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePesan Khusus Jokowi untuk Gubernur BI: Menaklukkan Era Ekonomi Digital
Next Article Anies Baswedan Kritik Kebijakan Subsidi Mobil Listrik

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Kopi Tuku Branding MRT Cipete

Bisnis Assyifa

Rakyat Bertanya, Negara Menjawab dengan Prosedur

Perspektif Udex Mundzir

Tukin Dosen: Antara Janji dan Realita

Editorial Udex Mundzir

Menunda Beban, Mengutamakan Rakyat

Refleksi Assyifa

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

Islami Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Lingkungan
Alfi Salamah21 Agustus 2026

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Tugu Titik Nol IKN Bertuliskan ‘Lorem Ipsum’, Jadi Simbol Ibu Kota yang Masih ‘Draft’

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kebun Mini Super Kilat di Rumah

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi