Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syarat Tak Bisa Dicuci Kekuasaan

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

SPPG De La Tina Ciamis Terapkan Inovasi Pengelolaan Limbah Dapur MBG

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bawaslu Tegaskan Peran di Masa Non-Tahapan Pemilu

Upaya membangun kesadaran pemilu bersih di luar masa pemilu aktif.
SilvaSilva22 Desember 2024 Politik
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali, Sabtu malam (21/12/2024), (.inc)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – “Beras pun butuh proses panjang sebelum jadi nasi,” ungkap Lolly Suhenty, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menanggapi kritik bahwa lembaganya hanya “makan gaji buta” selama masa non-tahapan pemilu.

Dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali pada Sabtu malam (21/12/2024), Lolly mengakui tuduhan tersebut sering muncul. “Banyak yang bertanya, ‘Kalau bukan masa pemilu, Bawaslu kerja apa?’,” katanya. Namun, ia menegaskan pentingnya masa tersebut untuk membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pemilu bersih dan adil.

Menurut Lolly, masyarakat sering kali lupa bahwa membangun kesadaran tidak instan, melainkan melalui proses panjang. “Di zaman serba digital, orang ingin semuanya cepat. Tapi kesadaran publik butuh waktu,” jelasnya, membandingkan proses ini dengan bertani yang memerlukan kerja keras sebelum menuai hasil.

Baca Juga:
  • Ribuan Mahasiswa Kepung Polda Metro Jaya Tuntut Keadilan Kasus Ojol Tewas
  • Nomor Urut Sudah Ditetapkan, Siapa ‘Raja’ Kaltim 2024?
  • Seno Aji Sebut Kaltim Masih Kekurangan 2.000 Dokter
  • Elektabilitas Rudy-Seno Meroket ke 54,2 Persen

Selain itu, masa non-tahapan digunakan Bawaslu untuk menerima kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Ia menegaskan bahwa lembaga pengawas pemilu ini tidak antikritik. “Kritik itu kami terima, kami refleksi, dan jadikan sebagai koreksi,” tambahnya.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Pengawasan ini juga menyampaikan, melalui berbagai kegiatan, seperti konsolidasi ini, Bawaslu merumuskan strategi untuk pemilu mendatang, termasuk Pemilu 2029. “Kami berupaya menanamkan kesadaran sejak dini agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” imbuh Lolly.

Artikel Terkait:
  • Jokowi Kritik Boikot Retret PDIP, Said Abdullah: Itu Urusan Partai
  • Prabowo-Gibran Dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029
  • Seno Aji: Sinergi dengan Daerah, Kunci Atasi Kemiskinan di Kaltim
  • Caleg PPP ini Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Kutim

Sebagai langkah nyata, Bawaslu juga mengedukasi masyarakat melalui berbagai program untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman mereka tentang pemilu. Lolly berharap kesadaran publik akan menjadi bekal penting dalam membangun demokrasi yang lebih kuat.

Dengan menyambut kritik secara terbuka dan menjalankan refleksi, Bawaslu ingin menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya relevan pada masa tahapan pemilu, tetapi juga di luar itu.

Jangan Lewatkan:
  • PDIP: Hubungan Megawati dan Prabowo Tetap Harmonis
  • Mendiktisaintek: Keputusan UI soal Disertasi Bahlil yang Terbaik
  • Petahana Akui Pembangunan Jalan di Kaltim 80 Persen, Jospol Akan Tuntaskan 100 Persen
  • Target 5 Kursi Pemilu 2024, PBB Kabupaten Mojokerto Ajukan 50 Bacaleg
Bawaslu Kesadaran Publik Pemilu 2024 Pemilu Bersih Refleksi Bawaslu
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErdogan Tinggalkan Ruangan saat Pidato Prabowo di KTT D-8
Next Article Strategi Pemanfaatan AI Nasional: Pemerintah Tetapkan Lima Prioritas

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Panduan Lengkap Ibadah Qurban: Hukum, Syarat, dan Pelaksanaannya

Islami Udex Mundzir

Menjaga Amanah

Islami Syamril Al-Bugisyi

Kenali Kapal Kayu Nelayan dan Kualitas Jual Tinggi

Kroscek Dexpert Corp

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Food Lisda Lisdiawati

Ketika Notifikasi Mengalahkan Literasi

Perspektif Alfi Salamah
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Rahasia Daisugi, Teknik Bertani Pohon Tanpa Membabat Hutan

Hukum Barang Temuan dalam Islam

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Alat Tulis Sekolah Murah Buku Anak Islami Murah Produk Dapur Terlaris
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi