Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Sekolah Bukan Mesin Hafalan

Gaji Dokter Tak Boleh Tertunda

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 17 Mei 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Bawaslu Tegaskan Peran di Masa Non-Tahapan Pemilu

Upaya membangun kesadaran pemilu bersih di luar masa pemilu aktif.
SilvaSilva22 Desember 2024 Politik
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali
Lolly Suhenty, anggota Bawaslu, dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali, Sabtu malam (21/12/2024), (.inc)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Denpasar – “Beras pun butuh proses panjang sebelum jadi nasi,” ungkap Lolly Suhenty, anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, menanggapi kritik bahwa lembaganya hanya “makan gaji buta” selama masa non-tahapan pemilu.

Dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu di Bali pada Sabtu malam (21/12/2024), Lolly mengakui tuduhan tersebut sering muncul. “Banyak yang bertanya, ‘Kalau bukan masa pemilu, Bawaslu kerja apa?’,” katanya. Namun, ia menegaskan pentingnya masa tersebut untuk membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pemilu bersih dan adil.

Menurut Lolly, masyarakat sering kali lupa bahwa membangun kesadaran tidak instan, melainkan melalui proses panjang. “Di zaman serba digital, orang ingin semuanya cepat. Tapi kesadaran publik butuh waktu,” jelasnya, membandingkan proses ini dengan bertani yang memerlukan kerja keras sebelum menuai hasil.

Baca Juga:
  • Prabowo: Koruptor Tak Rela Pemerintah Bersih-bersih
  • Unggul Quick Count, Rudy-Seno Tegaskan Lagi Janjinya untuk Masyarakat Kaltim
  • Prabowo Instruksikan Hukuman Berat untuk Oknum Brimob Penabrak Ojol
  • Tepi Indonesia: Putusan MK Bukan Alasan Perpanjang Jabatan DPRD

Selain itu, masa non-tahapan digunakan Bawaslu untuk menerima kritik dari masyarakat sebagai bahan evaluasi. Ia menegaskan bahwa lembaga pengawas pemilu ini tidak antikritik. “Kritik itu kami terima, kami refleksi, dan jadikan sebagai koreksi,” tambahnya.

Ketua Divisi Partisipasi Masyarakat dan Pengawasan ini juga menyampaikan, melalui berbagai kegiatan, seperti konsolidasi ini, Bawaslu merumuskan strategi untuk pemilu mendatang, termasuk Pemilu 2029. “Kami berupaya menanamkan kesadaran sejak dini agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” imbuh Lolly.

Artikel Terkait:
  • Presiden Jokowi dan Pakar Hukum Bahas Perpanjangan Masa Jabatan
  • Prabowo akan Retret Kepala Daerah Terpilih untuk Cegah Korupsi
  • Seno Aji: Sinergi dengan Daerah, Kunci Atasi Kemiskinan di Kaltim
  • Bupati Banyumas Tanya Pilihan Capres, Mahasiswa Unsoed Jawab Anies

Sebagai langkah nyata, Bawaslu juga mengedukasi masyarakat melalui berbagai program untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman mereka tentang pemilu. Lolly berharap kesadaran publik akan menjadi bekal penting dalam membangun demokrasi yang lebih kuat.

Dengan menyambut kritik secara terbuka dan menjalankan refleksi, Bawaslu ingin menunjukkan bahwa peran mereka tidak hanya relevan pada masa tahapan pemilu, tetapi juga di luar itu.

Jangan Lewatkan:
  • Jadi Sekjen Gerindra, Sugiono Pastikan Tetap Jabat Menlu
  • Bahlil Dipanggil Prabowo Usai Kebijakan LPG 3 Kg Picu Kegaduhan
  • Pakar Hukum Desak Penetapan Tersangka Dito Ariotedjo-Budi Arie
  • Nomor Urut Sudah Ditetapkan, Siapa ‘Raja’ Kaltim 2024?
Bawaslu Kesadaran Publik Pemilu 2024 Pemilu Bersih Refleksi Bawaslu
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleErdogan Tinggalkan Ruangan saat Pidato Prabowo di KTT D-8
Next Article Strategi Pemanfaatan AI Nasional: Pemerintah Tetapkan Lima Prioritas

Informasi lainnya

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026

MUI Soroti Pasal Nikah Siri dalam KUHP Baru

8 Januari 2026

Pasal Penghinaan Presiden Dinilai Rentan Bungkam Kritik

4 Januari 2026
Paling Sering Dibaca

Mengapa Sandal dan Sepatu Harus Diparkir dengan Rapi?

Daily Tips Assyifa

Eksploitasi Konsumen: Kuota Hangus, Manipulasi Digital Terstruktur

Editorial Udex Mundzir

Reformasi Polri: Antara Penegak Hukum atau Duta Wisata?

Gagasan Udex Mundzir

Siswa SMA di Kebumen Patungan untuk Teman

Happy Assyifa

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Ekonomi
Lisda Lisdiawati8 Desember 2025

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Waktu Pencernaan Makanan, Kenali Sebelum Mengatur Pola Makan

Kepala BGN Diganti, Program MBG Diminta Tetap Berjalan

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

Waspada Makan Berlebih Saat Lebaran, Ini Risikonya

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Mic Wireless Untuk Masjid Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi