Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rahasia Batu Kerikil Jamaah Haji Setelah Lempar Jumrah

Asosiasi Amal Hadiah Haji & Mu'tamer yang berbasis di Makkah bekerja sama dengan Perusahaan Kedana
Alfi SalamahAlfi Salamah4 Juli 2023 Islami
Jamaah Haji Laksanakan Lempar Jumrah
Ilustrasi Jamaah haji Indonesia melempar Jumrah Wusto di Jamarat, Mina (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Lempar jumrah merupakan salah satu ritual utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Dalam ritual ini, jamaah haji melemparkan batu kerikil ke tiga pilar di Mina, yang melambangkan penolakan terhadap perbuatan jahat.

Di musim haji tahun ini terdapat lebih dari 1,84 juta peziarah yang berpartisipasi. Maka total ada lebih dari 100 juta kerikil yang digunakan dalam ritual tersebut. Lantas ke mana perginya semua kerikil ini setelah ritual selesai?

Lempar Jumrah Mulai Hari Raya Kurban

Karena lembah Mina dan jamarat kembali kosong setelah haji, jawaban atas pertanyaan terletak pada pengaturan yang cermat dan ilmiah yang Pemerintah Saudi lakukan.

Ritual lempar jumrah mulai pada Hari Raya Kurban, 10 Dzulhijjah, saat jamaah melempar kerikil ke salah satu pilar, Jamarat Al Aqaba. Selama dua atau tiga hari berikutnya, yang terkenal sebagai Ayyam Al Tashreeq, mereka melempar tujuh batu ke masing-masing dari tiga pilar.

Tiga itu ialah Jamarat Al Sugra (pilar kecil), Jamarat Al Wusta (pilar sedang), dan Jamarat Al Aqaba (pilar terbesar). Setiap peziarah menggunakan total 49 kerikil jika mereka melakukan ritual selama tiga hari, dan 70 kerikil jika mereka tinggal selama empat hari.

Asosiasi Amal Hadiah Haji dan Mu’tamer

Melansir Gulf News, Selasa (4/7/2023), setelah ritual selesai, kerikil yang terlemparkan ke tiga pilar itu jatuh vertikal ke bawah dan mengendap di ruang bawah tanah fasilitas Jamarat, yang memiliki kedalaman hingga 15 meter.

Dengan menggunakan perangkat conveyor belt, batu-batu kerikil itu terkumpulkan. Kerikil ini menjalani proses penyaringan dan tersemprot dengan air untuk menghilangkan debu dan kotoran.

Asosiasi Amal Hadiah Haji & Mu’tamer yang berbasis di Makkah. Bekerja sama dengan Perusahaan Kedana, memainkan peran penting dalam melayani para peziarah.

Tahun lalu, organisasi tersebut memasok lebih dari 80 ribu kantong batu kerikil. Untuk pelemparan batu dan mendistribusikannya di lebih dari 300 titik kontak jamaah di Muzdalifah. Selain fasilitas Jembatan Jamarat di Mina.

Info Haji 2023 Jamarat Al Wusta Melempar Jumrah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleMenakjubkan! Program Haji Gratis Apresiasi Jamaah Gaza
Next Article Kisah Inspiratif Pria 39 Tahun Mengabdi di Pabrik Kiswah Ka’bah

Informasi lainnya

Makna Kiai dalam Tradisi Jawa: Antara Simbol dan Ilmu

19 Januari 2026

Menghidupkan Kembali Cahaya Keemasan Islam

26 November 2025

Menemukan Jati Diri di Tengah Krisis Moral

26 November 2025

Risiko Seks di Luar Nikah bagi Pria Muslim

28 Agustus 2025

6 Karakter Muslimah High Value Masa Kini

7 Agustus 2025

Empat Kunci Hidup Tenang dalam Islam

7 Agustus 2025
Paling Sering Dibaca

Kemenangan 30 Muslim melawan Ribuan Kafir Quraisy

Islami Alfi Salamah

Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Islami Alfi Salamah

Siapa Saja yang Wajib Zakat Fitrah dan Bagaimana Ketentuan Waktunya?

Islami Ericka

Jangan Lupa! Palestina Dirampas, Israel Berdiri

Editorial Udex Mundzir

Koperasi Desa: Membangun atau Menguras?

Editorial Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.