Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

Diskon Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Membatasi Medsos, Mendidik Generasi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rendahnya IPM Kubar dan Mahulu Jadi Perhatian DPRD

Mahulu dan Kutai Barat diprioritaskan untuk pembangunan SDM dan layanan dasar.
ErickaEricka8 Mei 2025 DPRD Kaltim
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Samarinda – “Kita harus pikirkan peningkatan sumber daya manusia,” ujar Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, saat menanggapi rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Di tengah Musrenbang RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026, Senin (5/5/2025), sorotan itu mencuat sebagai bentuk kritik atas ketimpangan pembangunan antardaerah di Kaltim.

Data terbaru mencatat IPM Kutai Barat hanya berada di angka 74,76 dan Mahakam Ulu lebih rendah lagi di 70,79, menjadikan keduanya berada di posisi terbawah dari sepuluh kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Kondisi ini mendorong DPRD Kaltim mendesak adanya langkah konkret dalam memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurut Ekti, arah pembangunan harus sinkron dengan visi-misi gubernur, salah satunya lewat program “Gratispol” yang menjanjikan layanan pendidikan dan kesehatan gratis.

Ia menekankan pentingnya pemerataan manfaat program tersebut di daerah-daerah dengan capaian IPM rendah, seperti Kubar dan Mahulu.

“Kalau dari provinsi sudah berjalan, karena kami yang mengawal dari RPJMD dan RKPD-nya,” tegas Ekti, merujuk pada peran legislatif dalam perencanaan dan pengawasan kebijakan pembangunan.

Ia menyoroti bahwa pembangunan infrastruktur saja tak cukup jika tidak diimbangi dengan investasi serius pada manusia.

Sekolah unggulan dan rumah sakit menjadi dua komponen utama dalam peta rencana lima tahun mendatang yang disusun untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah barat dan utara Kaltim.

“Infrastruktur terus berjalan, tapi harus diiringi manusia yang pintar. Pintar harus sehat dulu,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan urgensi integrasi pembangunan fisik dengan layanan dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Ia juga menyampaikan bahwa rencana pembangunan rumah sakit di Kutai Barat telah mendapat kepastian lahan sekitar 20–30 hektar yang sudah dibebaskan.

Proyek ini masuk dalam skema pembangunan strategis lima tahunan bersama pembangunan sekolah unggulan di Mahulu.

Lebih lanjut, Ekti mengingatkan kepala daerah agar tidak sekadar merancang proyek tanpa mempertimbangkan kebutuhan dasar warga.

Menurutnya, rendahnya IPM seharusnya menjadi indikator utama dalam menentukan prioritas pembangunan.

“IPM itu harus jadi pertimbangan utama. Bukan asal bangun proyek,” tegas Ekti mengakhiri.

Dengan berbagai upaya ini, DPRD Kaltim berharap disparitas IPM antarwilayah bisa dikurangi dan pembangunan manusia menjadi titik sentral dalam RPJMD Kaltim lima tahun ke depan.

Gratispol Kaltim IPM Kaltim Kutai Barat Mahakam Ulu Pembangunan SDM
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleCara Membuat Kimchi Korea Autentik
Next Article Ekti Imanuel Yakin APBD Kaltim 2026 Bisa Naik Kembali

Informasi lainnya

Kukar Dukung Gratispol dan Jospol, Sekda Dorong Sinergi Data

26 Juni 2025

DPRD Kaltim Bahas Sawit, Soroti Izin dan Lingkungan

16 Mei 2025

Sekwan Kaltim Tinjau Ulang Anggaran dan Renja 2026 DPRD

16 Mei 2025

DPRD Kaltim Minta Pemanfaatan Lahan Eks Puskib Libatkan Pemkot

16 Mei 2025

Andi Satya Usul Tes Urine Jadi Skrining Kanker Serviks Nasional

15 Mei 2025

Banjir Lumpuhkan Samarinda, DPRD Kaltim Desak Penanganan Serius

15 Mei 2025
Paling Sering Dibaca

Urban Farming: Mandiri di Kota

Opini Alfi Salamah

Baso Menjadi Rahasia Sukses Kuliner Nusantara di Tanah Suci

Islami Alfi Salamah

Mengakhiri Bayang Jokowi

Editorial Udex Mundzir

Ubah Lontar Jadi Pemanis Sehat: Inovasi Hebat Mahasiswa UPER!

Bisnis Udex Mundzir

Belajar dari Kegagalan, Tips Bangkit dari Kekalahan dengan Penuh Semangat

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi