Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Rosan Roeslani Tegaskan Danantara Dorong Ekonomi Inklusif

Strategi Danantara Indonesia menekankan pentingnya industrialisasi daerah dan reformasi portofolio BUMN untuk pemerataan ekonomi.
ErickaEricka13 Juni 2025 Ekonomi
Rosan Roeslani
Rosan Roeslani.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Di tengah tantangan ketimpangan distribusi ekonomi, Rosan Roeslani menegaskan bahwa Danantara Indonesia hadir sebagai mesin pendorong transformasi investasi dan industrialisasi nasional. Dalam seminar “Entrepreneurial Leadership in Action” yang digelar di Auditorium Benny Subianto, Universitas Paramadina, Jumat (13/6/2025), Rosan menyampaikan strategi besar Danantara dalam menopang pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Acara hybrid tersebut menyoroti posisi Danantara sebagai cerminan visi Presiden RI dalam memperkuat struktur ekonomi melalui holding investasi. Rosan, sebagai CEO BPI Danantara, mengulas struktur internal entitas ini, yang terdiri dari Holding Operasional (HO) untuk pengelolaan aset BUMN dan Holding Investasi (HI) untuk ekspansi investasi. Ia menegaskan pentingnya tata kelola yang mengacu pada prinsip ESG, kinerja keuangan, serta kemajuan teknologi.

“Menjadi Sovereign Wealth Fund terbaik di dunia dengan kontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia melalui penciptaan lapangan kerja,” ujar Rosan saat menjelaskan peran Danantara sebagai SWF.

Ia menyebut bahwa program industrialisasi daerah, seperti investasi sektor nikel di Sulawesi dan gas di Aceh, dirancang untuk menciptakan lapangan kerja secara massif. Strategi ini juga diyakini mampu meredam dampak gelombang pemutusan hubungan kerja yang menghantam sektor tradisional.

Menanggapi pertanyaan peserta seminar mengenai pendidikan dan kesehatan, Rosan menyatakan Danantara akan fokus pada penyusunan ulang portofolio BUMN. Hanya unit strategis yang akan dikembangkan, demi menciptakan efek berganda bagi masyarakat.

“Penataan ini akan membantu kanal edukasi, pelatihan, dan kesehatan bagi masyarakat di sekitar proyek. Kami juga akan mengukur kinerja investasi berdasarkan dampak sosial, bukan semata profit,” jelasnya.

Rosan menekankan bahwa gejolak sosial seperti PHK bukan kegagalan, melainkan peluang untuk mempercepat reformasi. Danantara menerapkan kolaborasi antara BUMN, swasta, dan daerah untuk pembangunan fasilitas publik seperti klinik dan pusat pelatihan vokasi.

Meski ekonomi nasional tumbuh 5 persen, Rosan menyebut bahwa ketimpangan pendapatan masih jadi persoalan mendasar. Untuk itu, Danantara menekankan investasi yang menyentuh lapisan masyarakat bawah, bukan hanya proyek-proyek besar.

PLN juga masuk dalam rencana strategis. Dari entitas merugi, PLN akan diubah menjadi penghubung transisi energi berkelanjutan, terutama melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Rosan merinci dua pilar besar Danantara: optimalisasi aset negara melalui holding BUMN dan mobilisasi dana global lewat skema SWF. Ia berharap pendekatan ini dapat mendorong transformasi industri dan sosial secara berkesinambungan.

Seminar ini, yang dimoderatori Wijayanto Samirin, disambut antusias oleh kalangan akademisi dan pelaku usaha. Diskusi lanjutan dijadwalkan berlangsung Juli mendatang, dengan agenda khusus pelaksanaan program daerah.

Danantara Indonesia Ekonomi Inklusif Energi terbarukan Investasi Nasional Transformasi BUMN
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleGreenpeace Ungkap Pejabat Terlibat di Balik PT Gag Nikel Raja Ampat
Next Article Bela Negara Bukan Membungkam Kritik

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Eka Cahya Prima Jadi Profesor Fisika Termuda di UPI

14 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Mengenal Bukit Kelam, Batu Tertinggi di Dunia dari Indonesia

Travel Ericka

Ironi di Balik Program Bergizi

Opini Assyifa

Thrifting: Gaya Stylish yang Ramah Lingkungan

Happy Alfi Salamah

Intip 5 Universitas Paling Bergengsi di Korea Selatan

Daily Tips Ericka

XL dan Smartfren Merger, Siapa Pimpinan Baru XLSmart?

Techno Silva
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.