Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Rebung Lebih Sehat dari Dugaan

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 8 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Tim Medis Haji Indonesia Hadapi Tekanan Berat di Mekkah

Tim Kesehatan Haji Indonesia menjalankan peran krusial dalam menjaga kesehatan ribuan jemaah selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Udex MundzirUdex Mundzir24 Mei 2025 Info Haji
peran tim kesehatan haji Indonesia 2025
Tim kesehatan haji Indonesia (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mekkah – Di tengah padatnya aktivitas ibadah haji dan suhu ekstrem yang mencapai lebih dari 40°C, ratusan petugas medis Indonesia bekerja tanpa kenal lelah untuk melayani kebutuhan kesehatan jemaah.

Setiap hari, diperkirakan sebanyak 300 jemaah dari satu sektor mendatangi pos kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis, yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, pengobatan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk, pilek, hingga kelelahan.

“Setiap hari rata-rata ada 300 orang yang berobat,” kata Amran Batjo, petugas kesehatan dari Sektor 7, di Hotel Alwahdah Al-Mutamayyiz, Jumat (23/5/2025). Pernyataan ini menggambarkan besarnya beban kerja tim kesehatan dalam memberikan pelayanan di tengah tingginya volume pasien.

Di Mekkah, terdapat 10 sektor yang menaungi jemaah haji Indonesia, sehingga estimasi total jemaah yang membutuhkan layanan medis setiap hari bisa mencapai 3.000 orang. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan tinggi dari seluruh petugas medis yang bertugas, termasuk dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

Penyakit yang kerap dialami oleh jemaah berkisar dari ISPA, pneumonia, demam, batuk, hingga dehidrasi akibat cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat. Kondisi ini diperparah oleh usia lanjut banyak jemaah serta keterbatasan daya tahan tubuh karena perjalanan panjang dan perubahan iklim drastis.

Petugas medis di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Mekkah juga terus siaga dalam menangani pasien yang mengalami gangguan kesehatan serius. Mereka memberikan layanan 24 jam, termasuk penanganan darurat dan rujukan ke rumah sakit bila diperlukan.

Tim medis haji Indonesia bukan hanya dituntut untuk menjalankan tugas medis standar, namun juga menghadapi beban emosional yang tinggi. Mereka harus menunjukkan empati dan kesabaran ekstra dalam menghadapi jemaah yang datang dengan keluhan beragam. Banyak dari petugas harus mengorbankan waktu istirahat dan makan karena antrean panjang yang tak kunjung reda.

Dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini, kolaborasi antara petugas kesehatan dan jemaah menjadi kunci untuk menjaga kelancaran pelaksanaan rukun-rukun haji. Tidak sedikit jemaah yang membutuhkan bantuan untuk menjalankan ibadah, baik dengan dipapah maupun menggunakan kursi roda.

Peran tim medis menjadi semakin vital di tengah meningkatnya kasus pneumonia di kalangan jemaah. Menurut laporan resmi, hingga Jumat (23/5/2025), sebanyak 99 jemaah Indonesia dilaporkan terinfeksi pneumonia, dan satu di antaranya meninggal dunia.

Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan fisik dan koordinasi antar petugas selama pelaksanaan ibadah haji. Tim kesehatan dituntut untuk tetap siaga dalam kondisi fisik yang menantang dan melayani jemaah dengan sepenuh hati.

Keberadaan tim kesehatan haji Indonesia tidak hanya penting dari sisi medis, tetapi juga menjadi bagian integral dari sistem perlindungan jemaah selama berada di Tanah Suci. Komitmen dan dedikasi mereka menjadi garda terdepan dalam mendukung kesuksesan ibadah jemaah Indonesia tahun ini.

Haji 2025 Kesehatan Jemaah Indonesia Layanan Medis Haji Mekkah Tugas Tim Kesehatan Haji
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTiga Wartawan Muda Tambah Energi Baru di Tubuh PJS
Next Article Kaltim Siapkan 1000 Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM

Informasi lainnya

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

5 November 2025
Paling Sering Dibaca

Bayang-Bayang Dwifungsi

Editorial Udex Mundzir

Sepertinya Prabowo Tak Akan Berani Pecat Bahlil

Editorial Udex Mundzir

Tanda-Tanda Allah Akan Menaikkan Derajatmu

Islami Assyifa

Tips Hindari FOMO Agar Tetap Kalem dan Bahagia

Daily Tips Ericka

Buruh Sejahtera, Pengusaha Tertekan

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Hukum
Ericka6 Agustus 2025

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Optimalisasi Kepemimpinan dalam Transformasi Pelayanan Publik: Peserta Sespimmen Polri Dikreg ke-63 Gelar FGD di Surabaya

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

Catat Tanggalnya, Nisfu Syaban 2026

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.