Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Zulhas Tegaskan Kuota Impor Sapi Hidup Resmi Dihapus

Kebijakan ini bertujuan menjamin pasokan daging dan susu nasional serta memperkuat sektor peternakan.
ErickaEricka25 Juni 2025 Ekonomi
Sapi
Ilustrasi Sapi Impor (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa penghapusan kuota impor sapi hidup telah resmi diberlakukan. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan memastikan ketersediaan pasokan daging dan susu di dalam negeri.

“Sudah berlaku penghapusan kuota impor, sapi hidup ya,” ujar Zulkifli Hasan usai menghadiri pelatihan Capacity Building SDM dan penguatan kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Rabu (25/6/2025) di Jakarta.

Dengan penghapusan kuota tersebut, pelaku usaha peternakan kini diperbolehkan mengimpor sapi hidup tanpa batasan jumlah, baik untuk tujuan penggemukan, pemotongan, maupun produksi susu. Zulhas menekankan bahwa kebijakan ini merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan pangan hewani nasional.

“Sapi hidup nggak ada kuota lagi, bebas,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Susu Nusantara pada pertengahan Juni lalu, Zulkifli juga menyampaikan bahwa kebijakan ini membuka peluang besar bagi pengembangan industri peternakan, khususnya di bidang pengolahan susu. Ia menambahkan bahwa langkah ini akan memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir dan mendorong peningkatan produksi nasional.

Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan impor 2 juta ekor sapi hidup hingga 2029. Jumlah ini mencakup 1,2 juta ekor untuk kebutuhan produksi susu dan 800 ribu ekor untuk pemenuhan kebutuhan daging nasional.

“Untuk tahun ini, kita targetkan 250 ribu ekor sapi hidup yang diimpor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” ujar Sudaryono.

Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi pelaku industri peternakan, terutama dalam hal efisiensi produksi dan peningkatan ketersediaan bahan baku daging serta susu. Pemerintah juga berharap pelonggaran impor ini mendorong masuknya investasi dan memperkuat daya saing produk peternakan Indonesia di pasar domestik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan ketergantungan pada impor daging beku dan susu olahan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui kemitraan dan distribusi yang lebih adil dan transparan.

Impor Sapi Hidup Ketahanan Pangan Kuota Impor Daging Peternakan Nasional Zulkifli Hasan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTiga Kawasan Transmigrasi di Sulteng Akan Terhubung Jalan Koridor
Next Article Mengapa Orang Kaya Rajin Berdonasi?

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Kapolresta Tegaskan Jagung Bantarpanjang Belum Gagal

30 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

UI di Puncak Ranking, Tercoreng Predator Tambang

Editorial Udex Mundzir

Kastil Neuschwanstein, Dongeng Itu Nyata

Travel Alfi Salamah

Hukum Berhubungan Suami Istri Malam Idulfitri

Islami Ericka

Nikah Anti Ribet: Cara Mudah Daftar di KUA

Lifestyles Assyifa

Cuaca Panas? Inilah Tanaman yang Bisa Menyejukan Rumah

Opini Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.