Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BI Kaltim Siapkan Rp2,18 T untuk Serambi 2026

Tim Kaltim Pantau Harga Pangan di Berau

Awal Ramadhan 1447 H Tunggu Sidang Isbat

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Rabu, 25 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

44 Emiten Terancam Delisting, Termasuk Bakrie Telecom & Waskita

Kondisi finansial sulit membuat sejumlah emiten berpotensi keluar dari bursa.
AssyifaAssyifa5 Januari 2025 Ekonomi
44 perusahaan berpotensi delisting 2025
44 perusahaan, termasuk Sritex dan Bakrie Telecom, berpotensi delisting tahun ini (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 44 perusahaan berpotensi delisting dari lantai bursa akibat berbagai masalah finansial dan hukum. Beberapa emiten seperti PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah mengalami suspensi perdagangan selama puluhan bulan.

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, menjelaskan bahwa delisting dilakukan jika perusahaan menghadapi kondisi yang signifikan memengaruhi kelangsungan usaha mereka. “Hal ini sesuai dengan Peraturan Bursa Nomor I-N. Perusahaan yang tidak mampu menunjukkan pemulihan memadai akan dikeluarkan dari bursa,” ujarnya, Minggu (5/1/2025).

Menurut Teuku, suspensi yang berlangsung lebih dari 24 bulan di semua pasar perdagangan juga menjadi alasan kuat bagi perusahaan untuk terancam delisting. Hingga kini, daftar emiten bermasalah terus diperbarui setiap Juni dan Desember.

Beberapa perusahaan bahkan telah mengalami suspensi lebih dari lima tahun, seperti PT Polaris Investama Tbk (PLAS) yang tersuspensi selama 72 bulan dan PT Golden Plantation Tbk (GOLL) dengan 71 bulan. “Suspensi ini menunjukkan betapa seriusnya masalah yang dihadapi oleh emiten tersebut,” tambahnya.

PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), misalnya, sudah 67 bulan tersuspensi akibat tekanan keuangan dan kesulitan melunasi utang. Demikian pula PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang tersuspensi selama 19 bulan, menghadapi tantangan berat dalam restrukturisasi utang.

Ahmad Rizal, analis pasar dari PT Bahana Sekuritas, menilai kondisi ini sebagai peringatan bagi pelaku pasar. “Perusahaan harus lebih transparan dan tanggap dalam mengatasi masalah keuangan. Jika tidak, mereka akan kehilangan kepercayaan investor,” jelasnya.

Selain itu, masalah ini berdampak negatif pada para pemegang saham yang mengalami kerugian besar karena saham yang tidak dapat diperdagangkan. Rizal menambahkan, “Investor harus lebih selektif dan berhati-hati sebelum berinvestasi, terutama di emiten dengan rekam jejak suspensi panjang.”

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi BEI dalam menjaga stabilitas pasar. Dengan potensi delisting ini, diharapkan emiten bermasalah segera menunjukkan langkah konkret untuk memulihkan kondisi mereka agar tetap eksis di bursa.

BEI Delisting Bursa Ekonomi 2025 Perusahaan Tercatat Suspensi Saham
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleJumhur Hidayat: Pemerintahan Prabowo Gandrung Industri dan Pro Buruh
Next Article Vietnam Juara Piala AFF 2024, Kalahkan Thailand dengan Agregat 5-3

Informasi lainnya

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

5 Februari 2026

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Unwanted Leader

Argumen Syamril Al-Bugisyi

Evis Santika: Wajah Baru di Kwarran Pramuka Cisayong

Profil Silva

Doa-doa Istimewa Keberkahan Saat Menjenguk Bayi Baru Lahir

Islami Alfi Salamah

Mengapa Aisyah Dinikahi di Usia Muda?

Islami Ericka

Politik Warisan yang Membelit

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Nasional
Lisda Lisdiawati5 Februari 2026

Ramadan 2026: Kemenag Tetapkan Batas Volume Toa Masjid

Limbah Kelapa Muda Menumpuk, Teh Ros Tawarkan Gratis

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

Pelaku UMKM Kesulitan Jadi Mitra MBG, Syarat Dinilai Berat

BMKG Ingatkan Hujan Lebat 15-21 Februari

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot thailand slot gacor slot gacor slot gacor