Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Diplomasi Ubah Peta, Sebatik Bertambah Luas

Biaya Haji 2026 Naik Rp8,46 Triliun, Negara akan Tanggung Selisihnya

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 16 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Nelayan Pelabuhan Tegalsari Dapat Santunan JKK 70 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Alwi AhmadAlwi Ahmad30 September 2023 Daerah
Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo secara simbolis memberikan santunan kepada keluarga peserta. (Foto: Nino/iNewsTegal.id)
Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo secara simbolis memberikan santunan kepada keluarga peserta. (Foto: Nino/iNewsTegal.id)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tegal – Almarhum Fatah Khaerul Zaman, seorang nelayan asal Kluwut, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang tragis meninggal di kapal beberapa bulan lalu, kini keluarganya menerima santunan berharga Rp 70 juta.

Santunan ini merupakan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang diserahkan oleh Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyo, kepada keluarga almarhum Fatah.Keluarga almarhum, yang masih terpukul oleh kehilangan Fatah, menerima santunan dengan haru.

Solikhin, ayah dari almarhum, mengungkapkan, “Anak saya Fatah meninggal di kapal empat bulan lalu. Fatah mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia saat melaut di perairan Kalimantan.”

Solikhin merasa bersyukur karena selain mendapat bantuan dari juragan kapal, mereka juga menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah ini dapat santunan langsung dari Direktur Utama BPJS Bapak Anggoro,” katanya.

Baca Juga:
  • Dedy Cahyadi Kalapas Mojokerto : Kantor Kabarterdepan.com Konsep Yang Visioner
  • Launching Sukri Institute, Nidya Listiyono Beri Penghargaan pada Wartawan MSI Grup
  • Peningkatan Kapasitas Desa, Bupati Ikfina Ajak Merevolusi Pembangunan Desa
  • Dinas Perindustrian Kaltim Berdedikasi Majukan Sektor Koperasi Menuju IKN

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, mengamati bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Tegal telah berkembang dengan baik, meskipun belum mencapai seluruh nelayan. “Ini bisa menjadi contoh bagi nelayan dan pedagang lainnya, karena hari ini kami telah memberikan santunan kepada salah satu nelayan yang baru menjadi peserta selama lima hari,” ungkap Anggoro.

Almarhum Fatah telah mendaftar sebagai peserta BPJS pada 21 Mei 2023, dan lima hari kemudian, pada 26 Mei 2023, dia mengalami kecelakaan kerja di kapal, yang kemudian mendapat santunan untuk keluarganya. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan yang diberikan oleh negara memiliki manfaat yang nyata bagi warganya, asalkan selalu ada upaya edukasi.

Anggoro berharap agar semua pihak di Kota Tegal dapat menginspirasi pelabuhan dan nelayan lainnya bahwa mereka tidak terlepas dari risiko. Dengan iuran yang terjangkau, mereka dapat mengantisipasi risiko tersebut.

“Lagi-lagi, ini adalah bukti bahwa negara hadir. Bagi pekerja yang belum mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan, sangat disayangkan karena mereka tidak menggunakan hak-hak mereka,” tambahnya.

Artikel Terkait:
  • PAMA BAYA Salurkan Beasiswa untuk 215 Siswa di Sekitar Wilayah Operasional
  • Polhut Kaltim Jalani Tes Psikologi Sebelum Pegang Senjata Api Non Organik
  • Siswa Nakal di Jabar Akan Dibina TNI-Polri Tanpa Latihan Militer
  • Seno Aji Ajak Anak Muda NU Kaltim Jauhi Narkoba

Pekerja informal seperti petani dan nelayan secara nasional baru memiliki 6 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Anggoro menekankan bahwa sektor informal merupakan sebagian besar dari total 100 juta pekerja di Indonesia, dan hanya 10 persen yang terdaftar.Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tegal, R Heru Setyawan, menambahkan bahwa Kota Tegal memiliki program “Masyarakat Berdedikasi Memperhatikan Angkatan Kerja Rentan” untuk meningkatkan kesadaran akan perlindungan kerja.

“Kami berharap agar setiap individu memiliki kesadaran untuk melindungi dirinya sendiri, karena setiap pekerjaan memiliki risiko kecelakaan, bahkan hingga kematian,” ujarnya.

Jangan Lewatkan:
  • BKKBN dan Komisi IX DPR RI Sosialisasi Penurunan Stunting di Banyuwangi
  • Kelompok Muda Balikpapan Bersatu Tanam 200 Bibit Bakau dari Sampah
  • BPKH 2024 Komitmen Kuat untuk Terus Memajukan Sektor Peternakan di Kaltim
  • Hengky Wijaya: Bukan Dari Pihak Lain, Pencabutan Patok Batas Di Tahura Murni Dari BPKH

Santunan yang diberikan kepada keluarga almarhum Fatah bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga menjadi peringatan penting akan pentingnya perlindungan bagi para pekerja, terutama mereka yang berprofesi sebagai nelayan yang berani menghadapi bahaya di laut demi mencari nafkah. Semoga peristiwa ini menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan program perlindungan kerja yang tersedia.

BPJS ketenagakerjaan Nelayan
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleKKP Gelar Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan, Ini Rangkaian Kegiatannya
Next Article PP Sunan Ampel 2 Hiasi Maulid Nabi Muhammad SAW dengan Pengajian dan Lomba Seru

Informasi lainnya

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

10 April 2026

Siswa SMAN 1 Cisayong Dilarikan ke Puskesmas Malam Ini, Diduga Keracunan MBG

9 April 2026

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

8 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

7 April 2026

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

6 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

5 April 2026
Paling Sering Dibaca

Samarinda ke Bontang: Di Atas Aspal Berliku, Menuju Kota di Ujung Timur

Travel Alfi Salamah

Bukan Sekadar Angka Kemiskinan

Editorial Udex Mundzir

Indonesia Memble Hadapi Tarif Trump

Opini Udex Mundzir

Peraturan Wajib Diketahui Sebelum Kunjungi IKN

Daily Tips Udex Mundzir

Perjalanan Pulang ke Samarinda: Di Bawah Langit Bontang yang Segar

Travel Sitiaisyah
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa7 April 2026

Irigasi Putus Diterjang Longsor, Warga Citepus Terpaksa Swadaya Pasang Paralon

Warga Selamatkan Sawah Pakai Bambu, Pemkab Tasikmalaya Kapan Turun Tangan?

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen

Tunggu Penanganan BPBD, Camat Minta Pemdes Bantu Swadaya Warga Citepus

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi