Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sudah Kerja Keras, Mengapa Sukses Belum Juga Datang?

Martha Tilaar Wafat, Wariskan Kecantikan Nusantara

Tren Hidup Hemat Gen Z, Gengsi Mulai Ditinggalkan?

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Survei: 74 Persen Publik Tak Percaya Wakil Rakyat

SilvaSilva7 Desember 2024 Politik
Pendiri Demokrasi Digital, Stela Nau
Pendiri Demokrasi Digital, Stela Nau (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta — Kegelisahan terhadap kualitas wakil rakyat menggema di era digital. Sebuah survei global pada 2024 mengungkapkan 74 persen masyarakat, termasuk Indonesia, merasa tidak percaya pada wakil yang mereka pilih. Data ini menjadi sorotan dalam peluncuran platform Demokrasi Digital yang digelar di Jakarta Selatan, Sabtu (7/12/2024).

Pendiri Demokrasi Digital, Stela Nau, menyatakan bahwa dunia digital telah memengaruhi cara masyarakat berpartisipasi dalam kehidupan politik. “Ruang online dan offline kini menjadi satu realitas. Teknologi telah mengubah pilihan hidup, termasuk di bidang sosial, budaya, dan politik,” ujarnya.

Survei juga menunjukkan bahwa lebih dari separuh warga di 24 negara merasa partai politik tidak mampu merepresentasikan kepentingan mereka. Stela menilai ekosistem demokrasi yang hibrid menuntut masyarakat untuk beradaptasi dengan cepat.

Baca Juga:
  • BRIN Ingatkan DPR Tak Gegabah Bahas Usulan Pilkada Lewat DPRD
  • MK Hapus Presidential Threshold, Berikan 5 Pedoman Baru
  • Mahasiswa UNUSIA Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim
  • Deadline 17+8, Mahasiswa Unpad Turun ke DPR Sore Ini

“Demokrasi Digital lahir dari keinginan memahami bagaimana teknologi memengaruhi kualitas partisipasi publik di dunia yang semakin terintegrasi secara digital,” jelasnya.

Advisor Demokrasi Digital, Meidy Fitranto, menambahkan bahwa perkembangan teknologi, mulai dari era internet hingga algoritma berbasis AI, telah membawa perubahan besar pada praktik demokrasi.

Artikel Terkait:
  • Nama Jokowi Masih Tersemat di Situs OCCRP Meski Sempat Hilang
  • Sarkowi: Titik Reses DPRD Kaltim akan Ditambah
  • Purbaya Tuai Kontroversi, Sebut Tuntutan 17+8 Hanya Suara Kecil
  • Jadi Sekjen Gerindra, Sugiono Pastikan Tetap Jabat Menlu

“Lompatan teknologi ini membutuhkan pembahasan mendalam dan praktis agar masyarakat bisa mengamplifikasi kedaulatan rakyat. Pada saat yang sama, perlu ada perlindungan dari ancaman misinformasi dan manipulasi informasi,” kata Meidy.

Ia berharap diskusi seperti ini dapat membantu menemukan bentuk demokrasi yang lebih menjawab kebutuhan masyarakat. “Tujuannya, demokrasi dapat semakin mendekatkan kita pada esensi kemerdekaan,” pungkasnya.

Jangan Lewatkan:
  • Sandiaga Uno Janjikan Pengumuman Pilihan Parpol dalam Beberapa Pekan Mendatang
  • Relawan Jokowi Goyah Bila Mantan Presiden Pimpin PSI
  • Blangkon dan Selendang Khas Mojokerto Hiasi Gerindra Kabupaten Mojokerto Daftarkan 50 Bacaleg
  • Prabowo Beri Sinyal Reshuffle Kabinet, Dasco: Itu Peringatan Tegas
demokrasi digital kualitas demokrasi Meidy Fitranto Stela Nau wakil rakyat
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleRIDO Mau Gugat, Pramono: Tak Ada Kecurangan
Next Article PKB Desak Prabowo Tolak Pengunduran Diri Miftah

Informasi lainnya

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

1 Oktober 2026

Batal Jadi Ibu Kota? MK Tegaskan IKN Belum Gantikan Jakarta

15 Mei 2026

Ironi LCC Kalbar: Jawaban Sama, Nilai Beda

12 Mei 2026

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

25 April 2026

Presma UINSI Kritik Renovasi Rujab Rp25 Miliar

12 April 2026

Prabowo Klaim Hemat Rp308 Triliun dari APBN

20 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Bisnis Militer: Jalan Menuju Politik?

Editorial Udex Mundzir

Lansia dan Buta Boleh Tidak Melaksanakan Sholat Jumat?

Islami Ericka

Syarikat Islam Gelar Iftar Jama’i, Perkuat Ekonomi dan Solidaritas Umat

Islami Ericka

Etika Menemukan Barang di Jalan

Islami Ericka

Menjadi Lebih Baik

Islami Syamril Al-Bugisyi
Berita Lainnya
Politik
Udex Mundzir1 Oktober 2026

Jika Gibran Didiskualifikasi, Siapa Pengganti Wapres?

Karhutla Kalimantan, Benarkah Ada yang Sengaja Membakar?

PANDI Perketat Aturan Sengketa Domain untuk Cegah Cybersquatting

Modus Janji Cinta Diancam Penjara dalam KUHP Baru

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Buku Anak Islami Murah Perlengkapan Pramuka Lengkap Alat Tulis Sekolah Murah
“Landing

☪   JADWAL SALAT

Mendeteksi lokasi...

Memuat tanggal...

⌖  Menyiapkan lokasi
Memuat jadwal salat...
SALAT BERIKUTNYA —
Menunggu jadwal...
Metode Kemenag RI

© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi