Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Batas Kuasa, Uji Demokrasi

AI Ciptakan Konsensus Palsu di Ruang Digital

Uji Coba Sukses, QRIS Indonesia-Tiongkok Rilis Akhir April 2026

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Minggu, 26 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

BNPB Minta Evaluasi Sistem Peringatan Tsunami Daerah

Evaluasi sistem peringatan dini diminta BNPB menyusul minimnya kerusakan, tetapi tetap adanya pengungsian akibat gempa Kamchatka.
ErickaEricka31 Juli 2025 Lingkungan
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem peringatan dini bencana, khususnya tsunami, pascagempa magnitudo 8,7 yang mengguncang Kamchatka, Rusia, Rabu (30/7/2025). Imbauan tersebut disampaikan setelah BMKG resmi mencabut peringatan dini tsunami yang sebelumnya dikeluarkan untuk beberapa wilayah pesisir di Indonesia Timur.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan pentingnya pengkajian ulang terhadap kesiapan teknis dan infrastruktur daerah dalam menghadapi potensi bencana serupa. Ia menyebut aspek yang perlu ditinjau kembali meliputi jalur evakuasi, ketersediaan fasilitas pengungsian, kesiapan peralatan darurat, hingga logistik pendukung.

“Pemda dapat mengkaji kembali efektivitas jalur evakuasi, fasilitas di lokasi pengungsian, kesiapan peralatan, serta logistik,” ujar Abdul dalam pernyataannya, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga:
  • Inovasi Panel Surya Ramah Lingkungan Putra Bojonegoro
  • Gen Z, Pilar Baru Gerakan Lingkungan Global
  • Sikat Gigi: Kontributor Tersembunyi Krisis Iklim
  • Kasus Radiasi Cikande Masuk Tahap Penyidikan, PT PMT Dianggap Lalai

BNPB juga menyoroti pentingnya pelatihan kesiapsiagaan bencana secara berkala untuk masyarakat di wilayah rawan. Meski gelombang tsunami yang terjadi hanya tergolong minor, BNPB tetap menilai perlunya kewaspadaan tinggi karena dampak bencana bisa terjadi dalam berbagai bentuk dan skala.

Peringatan dini tsunami sempat diberlakukan oleh BMKG menyusul gempa kuat yang terjadi di Kamchatka. Laporan BNPB menunjukkan sembilan titik wilayah di Indonesia terdampak gelombang tsunami kecil, antara lain di Jayapura, Papua Barat, Halmahera Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Gorontalo. Tidak ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa, namun sempat terjadi evakuasi di beberapa lokasi.

Artikel Terkait:
  • Ribuan Warga Riau Ikuti Karhutla Fun Run 2025
  • Krisis Plastik Jadi Peluang Gaya Hidup Ramah Lingkungan
  • Erupsi Semeru Semburkan Awan Panas 7 Km dari Puncak
  • Banjir 3 Meter di Pancoran, Anak-anak Nekat Bermain Air

Di Gorontalo, tercatat 100 warga mengungsi ke Pangkalan TNI Angkatan Laut setempat. Sementara di wilayah lain, masyarakat memilih mengungsi mandiri ke tempat yang dianggap aman.

Menutup keterangannya, Abdul Muhari menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, pemda, dan masyarakat sangat penting untuk menjamin keselamatan publik dari bencana alam.

Jangan Lewatkan:
  • Sampah Jadi Energi, Empat Proyek PSEL Dimulai Juni
  • Ekoenzim Lawan Limbah Binatu
  • Indonesia Miliki Potensi 59 GW PLTS dari Lahan Bekas Tambang
  • Bima Arya Curhat Kemacetan Bogor pada Heru Budi di Balai Kota DKI
BNPB Gempa Rusia Kesiapsiagaan Bencana Peringatan Dini Tsunami Kamchatka
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleBMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Kamchatka
Next Article Program Cek Kesehatan Gratis Sasar 53,8 Juta Siswa Mulai 4 Agustus

Informasi lainnya

Taman Pompeii Ungkap Jejak Parfum Kuno

18 April 2026

DKI Amankan 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Hari Ini

17 April 2026

Kenapa Ikan Sapu-Sapu Disebut Invasif? Ini Faktanya

15 April 2026

El Nino “Godzilla” Mengintai Kemarau 2026

14 April 2026

Suhu Laut Global Masih Tinggi Usai Rekor 2025

13 April 2026

Ekoenzim Lawan Limbah Binatu

13 April 2026
Paling Sering Dibaca

Koperasi Desa Tanpa Arah Nyata

Editorial Lisda Lisdiawati

Melintasi Kesibukan Pembangunan IKN

Travel Udex Mundzir

Rutinitas Kebersihan Rumah yang Bikin Hidup Lebih Nyaman

Daily Tips Ericka

Generasi Muda dan Tren Slow Living di Era Digital

Opini Alfi Salamah

Tabrani dan Jejak Madura untuk Bangsa

Editorial Lisda Lisdiawati
Berita Lainnya
Pendidikan
Alfi Salamah21 April 2026

Empat Tim Mahasiswa UT dari Pesantren Khalifa Lolos Pendanaan Riset

Alumni SMAN 1 Cisayong Lolos Seleksi Program Pendanaan Penelitian Mahasiswa Universitas Terbuka 2026

5 E-Commerce Dominasi Pasar Usai Bukalapak Tutup Layanan

Jejak Pemilik PT IWIP dan Keterkaitannya dengan IMIP Morowali

Ledakan Ikan Sapu-sapu, Jakarta Cari Cara Ampuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi