Bone – Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong, Forum Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tellu Siattinge menetapkan Kak Mashuri M, S.Pd., M.Pd sebagai Ketua Kwartir Ranting terpilih untuk masa bakti 2026-2029 melalui mekanisme musyawarah mufakat.Kegiatan ini berlangsung di Eks Kantor UPTD Pendidikan, Kelurahan Tokaseng, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone pada Kamis (22/1/2026).
Pemilihan ini tidak hanya menetapkan Ketua baru, tetapi juga menghasilkan keputusan penting lainnya, termasuk pengesahan Kak Andi Ahmad Ashar Haris, S.Pd., M.Pd sebagai Ketua Harian untuk masa bakti yang sama. Para peserta Musran sepakat bahwa keberlanjutan dan pembaruan dalam struktur kepengurusan akan membawa kemajuan berarti bagi Gerakan Pramuka di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya di hadapan forum, Kak Mashuri menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Ia mengakui bahwa kepercayaan ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta Musran atas kepercayaan ini. Insya Allah, kami akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Pramuka di Tellu Siattinge,” ujar Kak Mashuri.
Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya, terutama kepada Kak Muhammad Yusuf, S.Pd., M.Si selaku Ketua Kwartir Ranting masa bakti 2023-2026. Menurutnya, kepemimpinan sebelumnya telah memberikan pondasi penting dalam pembangunan karakter dan pembinaan kepramukaan di wilayah tersebut.
Sebagai Ketua terpilih, Kak Mashuri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sinergi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), kepala sekolah sebagai Mabigus, serta para Pembina Gugus Depan. “Mari bersama menjadi tim yang solid untuk membangun kepramukaan yang lebih baik di Tellu Siattinge,” ungkapnya penuh semangat.
Musyawarah ini juga menetapkan struktur tim formatur yang diketuai langsung oleh Kak Mashuri, dengan anggota Kak Muhammad Yusuf, Kak Eka Pratika, Kak Andi Ahmad Ashar Haris, dan Kak Ahmad Sakariah. Tim formatur bertugas menyusun struktur lengkap kepengurusan dalam waktu maksimal tujuh hari setelah Musran.
Dengan kepemimpinan baru ini, Pramuka Tellu Siattinge diharapkan mampu terus berkembang sebagai wahana pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.
