Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

AI Dukung Pemetaan Cagar Budaya oleh Guru Besar UMJ

Alfi SalamahAlfi Salamah22 November 2024 Indonesia 668 Views
Prof Ari Widyati Purwantiasning
Prof Ari Widyati Purwantiasning (.ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta– Cagar budaya adalah saksi bisu perjalanan sejarah, tetapi modernisasi sering kali mengancam keberadaannya. Prof. Dr. Ari Widyati Purwantiasning, Guru Besar Bidang Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memetakan bangunan bersejarah dan merancang jalur jelajah cagar budaya.

Dalam orasi ilmiah bertajuk Eksistensi Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Kolonial terhadap Modernisasi, yang disampaikan saat pengukuhannya sebagai Guru Besar di Auditorium dr. Syafri Guricci Gedung FKK UMJ, Rabu (20/11/2024), Prof. Ari menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi dan masyarakat untuk melestarikan bangunan bersejarah.

“Pelestarian cagar budaya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat, akademisi, komunitas, hingga sektor swasta,” tegas Prof. Ari.

Sejak tahun 2000, Prof. Ari telah fokus pada konservasi bangunan peninggalan kolonial. Salah satu terobosan terkininya adalah penggunaan AI untuk menciptakan aplikasi Jelajah Cagar Budaya. Aplikasi ini digunakan untuk pemetaan kawasan bersejarah di Parakan, yang dikenal memiliki banyak bangunan peninggalan kolonial.

Berkat bantuan AI, peta interaktif dan jalur jelajah tersebut kini menjadi alat penting bagi wisatawan untuk mengeksplorasi cagar budaya Parakan. Peta ini juga digunakan oleh Pusat Informasi Pariwisata dan Kecamatan Parakan untuk menyelenggarakan tur budaya.

“Salah satu solusi pelestarian adalah meningkatkan kualitas lingkungan binaan kawasan bersejarah sekaligus kualitas hidup masyarakat di sekitarnya,” tambahnya.

Prof. Ari diangkat menjadi Guru Besar Arsitektur Konservasi melalui Surat Keputusan Kemendikbudristek RI Nomor 078/E4/KP/GB/2024, terhitung sejak 1 Maret 2024.

Cagar Budaya Kecerdasan Buatan Prof Ari Widyati Purwantiasning UMJ
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleTransgender Isa Zega, DPR: Perlu Fatwa
Next Article Investasi PMA di Kutim Naik 58,77 Persen, Agus: Dorong Penguatan Infrastruktur

Informasi lainnya

AI Menghapus Pekerjaan Manusia?

17 Januari 2026

Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?

23 November 2025

DPR Kritik Stair Lift di Borobudur, Dinilai Berisiko Rusak Struktur

30 Mei 2025

Haji Ilegal: Dosa Berlapis Risiko di Negeri Dua Tanah Suci

9 Mei 2025

Jambore Pramuka Muslim Dunia Ditargetkan Gaet 15.000 Peserta

6 Mei 2025

Jurnalisme di Bawah Bayang Algoritma

24 April 2025
Paling Sering Dibaca

Keindahan Negeri Dua Benua, Inilah 10 Tempat yang Harus Dikujungi di Turki

Travel Alfi Salamah

D’MASIV Menuju Panggung Dunia dari Ciledug ke Los Angeles

Happy Ericka

Orde Baru Jauh Lebih Baik

Editorial Udex Mundzir

Demokrasi yang Tersandera Kotak Kosong

Opini Silva

Kyoto Kerek Tarif Wisata Demi Selamatkan Warisan Budaya

Travel Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.