Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Diversifikasi Ekspor: Indonesia Bidik Pasar Uni Eropa dan BRICS

Pemerintah alihkan fokus ekspor dari Amerika Serikat ke Eropa dan BRICS untuk redam dampak tarif Trump.
ErickaEricka8 April 2025 Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto,
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Ketika badai tarif impor dari Amerika Serikat menerpa, Indonesia memilih untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menyerang dengan strategi diversifikasi ekspor. Pemerintah kini memprioritaskan pembukaan pasar alternatif seperti Uni Eropa dan negara-negara BRICS (Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan), guna menjaga kestabilan neraca perdagangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa nilai ekspor Indonesia ke AS yang mencapai US$ 26 miliar masih lebih kecil dibanding ekspor ke Cina sebesar US$ 60 miliar, dan sebanding dengan India senilai US$ 20 miliar.

“Amerika bukan satu-satunya pasar kita. Maka dari itu, kita harus membuka peluang di tempat lain,” ujar Airlangga dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Indonesia di Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Salah satu langkah konkret adalah penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), yang disebut tinggal menyisakan satu isu terkait transparansi.

Airlangga menyebut Presiden Prabowo akan segera mengumumkan regulasi kunci yang bisa mempercepat penyelesaian perjanjian tersebut.

Menurut Airlangga, Uni Eropa memiliki potensi pasar sekitar Rp 16,6 triliun, terutama untuk produk makanan dan minuman serta tekstil. Selain itu, Indonesia juga memperkuat keanggotaannya di blok perdagangan internasional seperti CPTPP dan BRICS, guna memperluas akses ekspor di tengah dinamika global.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menegaskan pentingnya diversifikasi pasar sebagai strategi menghadapi tekanan eksternal. Ia mencatat bahwa peningkatan tarif justru membuka peluang bagi produk lokal yang lebih kompetitif dibanding negara lain seperti Korea Selatan dan Filipina.

“Kita harus cermat melihat komoditas mana yang masih kompetitif di pasar AS meski dengan tarif tinggi. Tapi pada saat yang sama, pasar lain harus segera digarap,” ujar Sri Mulyani.

Pemerintah tetap waspada terhadap potensi limpahan barang dari pasar AS ke Indonesia, namun optimis bahwa ekspansi ke pasar Eropa dan BRICS dapat menjadi penyangga kuat ekonomi nasional ke depan.

Airlangga Hartarto Ekspor Indonesia 2025 Negara BRICS Pasar Uni Eropa Perang Dagang Global Sri Mulyani Tarif Trump
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleSri Mulyani Pangkas Pajak demi Redam Dampak Tarif Impor AS
Next Article Bupati Kukar Resmikan Tiga Posyandu Baru di Kota Bangun

Informasi lainnya

Menabung Tak Cukup di Era Sekarang

21 Januari 2026

Mendirikan Yayasan, Cara Orang Kaya Menata Warisan Sosial

20 Januari 2026

Pemerintah Bebaskan PPh 21 Pekerja Padat Karya Hingga 2026

5 Januari 2026

Pekan Awal 2026, Harga Emas Antam Merosot Tajam

4 Januari 2026

Tahun Pajak 2026 Tanpa Kenaikan Tarif, Pemerintah Fokus Digitalisasi dan Insentif

31 Desember 2025

Rupiah Dibuka Tertekan di Level 16.773 per Dolar AS

29 Desember 2025
Paling Sering Dibaca

Pilkada Sampang 2024: Situasi Ketat, Mandat Diunggulkan

Editorial Udex Mundzir

Peta Jalan Pendidikan: Benang Kusut yang Perlu Diurai

Opini Udex Mundzir

Taksi Terbang IKN: Mimpi yang Terbang Terlalu Tinggi

Editorial Udex Mundzir

PLN Targetkan 1.100 SPKLU Baru untuk Dukung Kendaraan Listrik 2025

Techno Silva

Tri Mumpuni, Penyulut Cahaya dari Desa Terpencil

Biografi Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.