Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Era Facebook dan Instagram Telah Berakhir

CEO Meta akui dominasi sosial media bergeser, TikTok kini jadi pesaing utama dalam distribusi konten digital.
ErickaEricka13 Mei 2025 Saintek
CEO Meta, Mark Zuckerberg
CEO Meta, Mark Zuckerberg (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Washington DC – CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara terbuka mengakui bahwa masa kejayaan Facebook dan Instagram telah berlalu, dalam sidang gugatan monopoli yang diajukan Federal Trade Commission (FTC) di Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa dinamika media sosial kini tidak lagi berpusat pada koneksi pribadi, melainkan pada penemuan konten yang dikurasi oleh kreator.

“Media sosial telah berubah. Kini, pengguna lebih banyak berbagi konten dari kreator ketimbang dari teman atau keluarga,” kata Zuckerberg dalam kesaksiannya pada Selasa (13/5/2025), dikutip dari Arstechnica.

Meta saat ini tengah menghadapi gugatan dari FTC yang menuding perusahaan induk Facebook dan Instagram itu melakukan praktik monopoli melalui akuisisi terhadap pesaing. Namun, Zuckerberg membantah dan menegaskan bahwa TikTok telah menjadi ancaman utama sejak 2018, menggantikan posisi dominan Meta di pasar.

Ia menyebut TikTok sebagai “prioritas utama” dan “ancaman yang sangat mendesak.” Zuckerberg bahkan menyatakan bahwa Meta harus meniru strategi TikTok, dengan menambahkan fitur Reels dan TikTok Shop di platform mereka untuk tetap bersaing.

Mantan COO Meta, Sheryl Sandberg, menambahkan bahwa tren penggunaan media sosial untuk berbagi kehidupan pribadi terus menurun, dan jika Meta tetap berfokus di ranah itu, mereka akan menghadapi tantangan serius dari sisi keuangan.

Zuckerberg menjelaskan bahwa Meta kini menggandakan konten yang disarankan oleh algoritma di feed pengguna, serta mengubah tampilan visual Instagram agar lebih menyerupai TikTok. Meski menuai kontroversi, langkah ini dianggap perlu agar Meta tetap relevan di era dominasi konten video pendek.

Dalam sidang, Zuckerberg juga menolak klaim FTC bahwa TikTok bukan pesaing langsung karena tidak dirancang untuk koneksi sosial. Ia mencoba memperluas definisi media sosial, menyatakan bahwa interaksi lewat pesan konten video juga merupakan bentuk jejaring sosial masa kini.

Namun, analis hukum seperti Kenneth Dintzer menilai argumen Meta itu tidak sepenuhnya kuat. “Berbagi konten lewat pesan pribadi memang sosial, tetapi bukan pengganti interaksi publik yang menjadi ciri khas awal media sosial,” jelasnya.

Dengan pengakuan ini, Meta berusaha meyakinkan hakim bahwa definisi pasar yang digunakan FTC sudah tidak relevan. Jika berhasil, maka peluang Meta untuk lepas dari tudingan monopoli bisa terbuka lebar, meski harus merelakan warisan dominasi Facebook dan Instagram sebagai jejaring sosial tradisional.

Facebook Instagram Mark Zuckerberg Meta Persaingan Digital TikTok
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePUIC ke-19 Dibuka, Indonesia Tekankan Aksi Nyata untuk Palestina
Next Article Trump Dikabarkan Akan Terima Jet Mewah dari Qatar

Informasi lainnya

Gunung Padang Bongkar Tabir Peradaban Tertua di Dunia?

28 Desember 2025

Lima Fakta Menarik tentang Penemuan Ruang Antarbintang Voyager

26 Desember 2025

Langit Nusantara dan Fenomena Cahaya yang Tampak di atas kepulauan Indonesia

21 Desember 2025

Chatbot Religius Merebak, Akankah Tuhan Hadir Lewat Kode?

23 November 2025

BRIN Beri Penjelasan Tentang Meteor Jatuh di Cirebon

7 Oktober 2025

Puncak Gerhana Bulan Total Terlihat 8 September 01.11 WIB

7 September 2025
Paling Sering Dibaca

Kebakaran di Kementerian ATR/BPN: Asap Padam, Kecurigaan Membara

Editorial Udex Mundzir

Poligami dalam Islam: Syarat, Larangan, dan Langkah Persiapan

Islami Udex Mundzir

Ijazah Jokowi, Ada Atau Tidak?

Opini Udex Mundzir

Keunikan Budaya dan Kemajuan Teknologi, Inilah Keistimewaan Jepang

Travel Alfi Salamah

Childfree dalam Pandangan Islam

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.