Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hujan Deras Picu Longsor di Cisayong Tasikmalaya

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Semeru Erupsi, Abu Capai 1 Km dari Puncak

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Senin, 6 April 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Indonesia Butuh Rp 13 Ribu T untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%

Target ambisius pemerintah, efisiensi investasi menjadi kunci utama.
AssyifaAssyifa19 Desember 2024 Ekonomi
Investasi Indonesia 13 ribu triliun
Indonesia memerlukan dana sebesar Rp 13 Triliun untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Pemerintah Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp 13.528 triliun dalam lima tahun ke depan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% per tahun. Hal ini diungkapkan Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Riyatno, dalam forum diskusi bertajuk Strategi Pangkas Birokrasi Perizinan pada Kamis (19/12/2024).

Menurut Riyatno, sekitar 30% dari target pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh sektor investasi, baik domestik maupun asing.

“Investasi menjadi pendukung terbesar kedua setelah konsumsi, mencapai 27% hingga 30%. Oleh karena itu, kebutuhan investasi semakin meningkat,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan investasi di kisaran 13% hingga 19% selama lima tahun mendatang. Pada tahun 2025, realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) diharapkan mencapai Rp 1.906 triliun, meningkat 15,52% dari target tahun 2024. Angka ini diproyeksikan terus meningkat hingga mencapai Rp 3.544 triliun pada 2029, yang diharapkan mampu menciptakan rata-rata 3.400 lapangan kerja baru per tahun.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kepastian hukum. Riyatno mengakui bahwa meskipun regulasi di Indonesia sudah memiliki kerangka yang baik, implementasinya sering kali masih belum optimal.

“Teorinya bagus, tetapi praktiknya kurang. Ini menjadi PR kami bersama kementerian dan lembaga terkait,” ujar Riyatno.

Ketua Komite Tetap Strategi dan Promosi Investasi Kadin Indonesia, Shaanti Shamdasani, juga menyoroti pentingnya kepastian hukum dalam menarik investasi.

“Sistem hukum kita masih dianggap tidak transparan dan memakan waktu lama. Ini membuat banyak investor frustrasi, bahkan meninggalkan Indonesia,” ungkap Shaanti.

Pemerintah juga berencana menurunkan angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) dari 6,3% saat ini menjadi 4,15% per tahun. ICOR yang lebih rendah menandakan efisiensi investasi yang lebih baik dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Kepala Pusat Kajian Industri, Perdagangan, dan Investasi INDEF, Andry Satrio Nugroho, menegaskan bahwa ICOR Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan negara tetangga seperti India, Thailand, dan Malaysia yang rata-rata hanya 4%.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%, ICOR harus diturunkan ke 3,75%, atau porsi investasi dalam pertumbuhan ekonomi harus lebih dari 30%,” ujar Andry.

Dengan target realisasi investasi tahun ini sebesar Rp 1.650 triliun, hingga September 2024, BKPM melaporkan telah mencapai Rp 1.261 triliun atau 76,4% dari target. Pencapaian ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, langkah-langkah perbaikan terus diupayakan demi menarik lebih banyak investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleHasil Tidak Optimal di Piala AFF, Ranking Timnas Turun
Next Article Prabowo Dorong D-8 Kembangkan Industri Halal dan Perikanan

Informasi lainnya

Tarif Listrik PLN Triwulan II 2026

1 April 2026

Harga BBM Pertamina 1 April 2026 Tetap Stabil

1 April 2026

WFH ASN Dimulai April, Swasta Turut Diimbau Ikut

31 Maret 2026

Jabar Beri Diskon Pajak Kendaraan Saat Lebaran

20 Maret 2026

ULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari

17 Maret 2026

Dilema Ojol di Jam Sibuk, Penumpang Lama Menunggu

16 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Ibu Rumah Tangga di Musi Banyuasin Raup Penghasilan dari Ternak Jangkrik

Bisnis Silva

Koperasi Desa atau Alat Kuasa?

Editorial Udex Mundzir

UMP 2025: Melampaui Angka, Memahami Kebutuhan

Editorial Udex Mundzir

Kehidupan di Jepang, Perpaduan Tradisi dan Modernitas

Travel Alfi Salamah

Peraturan Penggunaan Media Sosial untuk Anak di Indonesia

Techno Ericka
Berita Lainnya
Daerah
Adit Musthofa5 April 2026

Balong Jebol Digerus Longsor, Selokan Irigasi Warga Citepus Kini Ikut Terputus

Israel Batasi Salat Idul Fitri di Al Aqsa

Krisis Air Bersih Cisayong Saat Lebaran

Imtihan MDTU Al Barokah Cihuni Capai Puncak Acara

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi