Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

MK Tegaskan Sikap soal Nikah Beda Agama

Politisi dan Nafsu Menguasai Institusi

Aphrodisias: Kota Dewi Cinta yang Abadi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Kamis, 5 Februari 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Katering Haji 2025 Diisi Menu Nusantara, Diperiksa 3 Kali Sehari

Semua bahan makanan diangkut dari Indonesia dan dapur diperiksa tiga kali setiap hari demi jaminan mutu konsumsi jemaah.
Udex MundzirUdex Mundzir14 Mei 2025 Info Haji
Standar makanan jemaah haji Indonesia 2025
Ilustrasi makanan jemaah haji Indonesia 2025 (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Mekkah – Pelayanan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2025 dipastikan semakin tertata dan maksimal. Sebanyak 55 dapur katering di bawah pengawasan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi disiapkan untuk memenuhi kebutuhan makan jemaah selama di Mekkah dan Madinah.

Konsultan Tenaga Ahli Konsumsi PPIH Arab Saudi, Agung Ilham, menjelaskan bahwa seluruh dapur tersebut terbagi dalam kluster pengawasan yang mencakup lima tenaga ahli di Mekkah dan dua di Madinah. Semua dapur menggunakan bahan makanan yang didatangkan langsung dari Indonesia.

“Menu makanan diseragamkan untuk seluruh dapur. Setiap hari, dapur mengirimkan dua sampel makanan ke Daker dan dua ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk dilakukan pemeriksaan rasa, gramasi, dan kualitas,” kata Agung.

Salah satu dapur terbesar yang digunakan adalah Ragheeb Catering di kawasan Shauqiah, Mekkah. Dapur ini mampu memproduksi hingga 5.000 porsi makanan per hari dan menjalankan proses produksi dengan standar higienitas tinggi. Seluruh tahapan mulai dari pengolahan bahan, memasak, hingga pengemasan dilakukan dengan pengawasan ketat oleh tim pengendali mutu PPIH dan tenaga ahli gizi dari KKHI.

Pada tahap awal operasional, masing-masing dapur hanya memproduksi sekitar 500 porsi per hari. Namun angka ini diperkirakan akan meningkat signifikan mendekati puncak pelaksanaan ibadah haji.

Proses memasak untuk makan malam dimulai pukul 12.00 waktu Arab Saudi (WAS), diikuti pengemasan dalam hotbox, lalu dikirim ke hotel jemaah pukul 16.00 WAS. Makanan dijadwalkan tiba pada pukul 18.00 WAS, dan waktu konsumsi maksimal ditetapkan hingga pukul 21.00 WAS.

“Kami mengingatkan bahwa makanan yang melebihi tiga jam setelah tiba di hotel tidak lagi disarankan untuk dikonsumsi,” tegas Agung.

Dapur Ragheeb juga mempekerjakan enam juru masak asal Indonesia yang telah memiliki sertifikasi profesional. PPIH mewajibkan setiap dapur memiliki minimal dua chef bersertifikat dari Indonesia demi menjamin rasa dan kualitas makanan tetap sesuai dengan selera jemaah.

Inspeksi kualitas makanan dilakukan tiga kali dalam sehari, masing-masing pukul 00.10 WAS untuk makan pagi, pukul 07.00 WAS untuk makan siang, dan pukul 13.00 WAS untuk makan malam.

Agung menambahkan bahwa layanan konsumsi ini bertujuan memastikan jemaah haji Indonesia mendapatkan makanan sehat, lezat, dan bergizi selama menjalankan ibadah.

Haji 2025 Katering Haji KKHI Makanan Jemaah PPIH Arab Saudi
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticlePemprov Kaltim Genjot Perluasan Jamsostek bagi Pekerja Rentan
Next Article Usulan Legalisasi Judi Galih Kartasasmita Tuai Kecaman Publik

Informasi lainnya

Haji 2026 Diperketat, Jemaah Tak Sehat Terancam Gagal Berangkat

8 Januari 2026

Antrean Haji Reguler 26 Tahun, Haji Khusus Jadi Opsi

22 Desember 2025

Biaya Haji 2026 Turun Tipis, Jamaah Sampang Tetap Sambut Positif

26 November 2025

Durasi Haji 2026 Disingkat, Tinggal 38 Hari bagi Jemaah Indonesia

20 November 2025

Kemenhaj Pastikan Asrama Haji Siap Sambut Musim 2026

18 November 2025

Kemenhaj Umumkan Penyakit Tak Lolos Syarat Haji 2026

5 November 2025
Paling Sering Dibaca

Menakar Usia Ideal Penggunaan HP bagi Anak

Editorial Udex Mundzir

Cappadocia: Kota Bawah Tanah yang Membongkar Sejarah

Travel Alfi Salamah

Prabowo Lebih Pro pada Koruptor

Editorial Udex Mundzir

Tips Manajemen Waktu Agar Lebih Produktif

Daily Tips Ericka

Kisah Pengusaha Lokal Kalahkan Raksasa Dunia dalam Sengketa Merek

Bisnis Assyifa
Berita Lainnya
Pendidikan
Lisda Lisdiawati28 Januari 2026

Workshop Transformasi Tugas Akhir menjadi Artikel Ilmiah di Politeknik Triguna

Gus Yaqut Disorot KPK di Balik Skema 50:50 Kuota Haji

Susu Dingin atau Hangat, Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh?

Workshop Visi SMPN 1 Cisayong Tekankan Karakter Murid

Harga Tandan Buah Segar Sawit di Kaltim Turun Rp2.099,15 per Kilogram

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.