Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

KMD Pramuka Penggalang Resmi Dibuka di PGSD Bone

Kebakaran Landa Kasepuhan Cipta Mulya Sukabumi

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 28 Juli 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Kutim Luncurkan Program APRESIASI untuk Cegah Stunting

.emberikan edukasi pranikah di dua kecamatan serta mengadakan kompetisi video edukasi bagi komunitas PIK-R
SilvaSilva18 November 2024 Pemkab Kutim 614 Views
Ani Saidah
Ani Saidah, Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda. Program Advokasi Promosi dan Edukasi pada Remaja dan Anak Sekolah tentang Pencegahan Pernikahan Dini (APRESIASI) resmi diluncurkan di Kantor DPPKB Kutim, Senin (18/11/2024).

Program yang diinisiasi oleh Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Ani Saidah, ini hadir sebagai upaya strategis untuk menekan tingginya angka pernikahan dini yang berkontribusi pada kasus stunting di Kutai Timur.

“Aksi perubahan saya adalah pembinaan dan penyuluhan langsung kepada remaja, khususnya di sekolah maupun mereka yang putus sekolah,” kata Ani.

Program APRESIASI memiliki sasaran yang terukur dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Selama 60 hari pertama, fokus utama adalah memberikan edukasi pranikah di dua kecamatan serta mengadakan kompetisi video edukasi bagi komunitas Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).

Dalam satu tahun ke depan, program ini akan diperluas ke 18 kecamatan dengan agenda monitoring dan evaluasi. Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan kepada kader terbaik akan diberikan pada peringatan Hari Keluarga Nasional.

“Target jangka panjang kami adalah menurunkan angka stunting di Kutim hingga di bawah 14 persen sebelum 2026, sesuai standar nasional,” ujarnya.

Baca Juga:
  • Kepala Dinkes Kutim Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat GERMAS
  • DP3A Kutim Siap Implementasikan Aplikasi Srikandi untuk Efisiensi Pelayanan
  • Jembatan Ring Road II Sangatta Segera Beroperasi, Warga Bersyukur
  • Disnakertrans Kutai Timur Perkuat Hubungan Industrial dengan Deteksi Dini

Ani juga menyoroti pentingnya pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas remaja seperti PIK-R dan Duta Genre. Edukasi langsung di sekolah, lomba video edukasi, serta pelatihan kader menjadi bagian dari strategi utama.

“Pernikahan dini bukan hanya soal usia, tetapi juga soal kesiapan mental, sosial, dan ekonomi yang berdampak pada kesehatan generasi mendatang,” tegasnya.

Program ini juga memberikan dampak positif bagi internal DPPKB. Para kader dan petugas lapangan KB akan mendapatkan pelatihan intensif untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Salah satu tantangan yang diidentifikasi adalah rendahnya pemahaman masyarakat mengenai kontrasepsi dan pengasuhan dini, khususnya di wilayah pedesaan. Untuk itu, DPPKB merancang strategi komunikasi yang lebih intensif dengan melibatkan lintas sektor dan komunitas.

“Kami berharap melalui edukasi ini, pola pikir masyarakat terkait pernikahan dini dapat berubah, dan pemahaman tentang pentingnya pengasuhan di 1000 Hari Pertama Kehidupan dapat meningkat,” jelas Ani.

Artikel Terkait:
  • Pemkab Kutim dan Polres Sinergi Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Singkong
  • Mendes PDT dan Bupati Kutim Tanam Pohon di Desa Tepian Langsat untuk Dukung Ketahanan Pangan
  • Sukses Gelar Pentas Seni dan Budaya, Kutai Timur Perkuat Ekonomi Lokal
  • Dinkes Kutai Timur Soroti Peningkatan Kasus HIV/AIDS di Hari AIDS Sedunia 2024

Kepala DPPKB Kutim, Junaidi, juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menyatakan bahwa peluncuran APRESIASI menjadi langkah awal untuk memastikan generasi muda Kutim memiliki masa depan yang lebih baik.

“Ini adalah upaya kolektif yang menggerakkan semua elemen masyarakat. Kami yakin APRESIASI mampu menjadi solusi nyata untuk tantangan ini,” ujar Junaidi.

Dengan indikator keberhasilan yang jelas, seperti penurunan angka pernikahan dini dan stunting, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan edukasi, program APRESIASI diharapkan menjadi langkah maju bagi Kutim.

“Ini bukan hanya soal data atau angka, tetapi tentang bagaimana kita membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi muda kita,” tegasnya.

Jangan Lewatkan:
  • 70 Kader PLKB di Kutim Berlatih Promosi Penurunan Stunting
  • Diskominfo Kutim Dorong Digitalisasi Desa Melalui Bimtek Keamanan Informasi
  • Pemkab Kutim Gencar Tingkatkan Kesadaran Lingkungan di Kalangan Pelaku Usaha
  • Seminar Ketahanan Keluarga Warnai Peringatan Hari Ibu di Kutim

Dengan pendekatan berbasis komunitas dan kolaborasi lintas sektor, Kutai Timur kini berada di garis depan untuk menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan. Program ini menjadi simbol dedikasi pemerintah dalam melindungi generasi muda demi masa depan yang lebih cerah.

Ani Saidah DPPKB Kutim Kabar Kutim Pemkab Kutim
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous Article70 Kader PLKB di Kutim Berlatih Promosi Penurunan Stunting
Next Article Kementerian Investasi Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 8% pada 2027

Informasi lainnya

Kutim Cetak Sejarah: Emas Perdana di Porprov Kaltim Korpri dari Basket 3×3

8 Desember 2024

Disbun Kutai Timur Fokus Turunkan Emisi Karbon melalui Program FCPF-CF

8 Desember 2024

Momentum Gemilang Panjat Tebing di Kutim: Wadah Pembibitan Atlet Muda Kaltim

8 Desember 2024

Mendes PDT dan Bupati Kutim Tanam Pohon di Desa Tepian Langsat untuk Dukung Ketahanan Pangan

7 Desember 2024

Kutim Dominasi Medali Perunggu di Porprov Korpri Kaltim III, Siapkan Langkah Menuju Tuan Rumah 2026

7 Desember 2024

Bimtek RPJMDes Hijau di Kutim, Langkah Besar Pembangunan Berkelanjutan dan Desa Ramah Lingkungan

7 Desember 2024
Paling Sering Dibaca

Gratis Ongkir Dibatasi, Saatnya Bisnis Logistik Lebih Sehat

Bisnis Ericka

Ijazah Jokowi dan Dagelan Akademik

Editorial Udex Mundzir

Inilah Kekurangan dan Kelebihan Karakteristik Generasi Z

Perspektif Alfi Salamah

Menembus Gelap

Travel Udex Mundzir

Nama-Nama Sumur Zamzam yang Tersembunyi dalam Misteri

Islami Alfi Salamah
Berita Lainnya
Daerah
Alfi Salamah19 Juli 2026

Kemarau Ubah Situ Gede Tasikmalaya Jadi Hamparan Rumput Hijau

Pulau Natal Pernah Luput dari Republik Indonesia, Kini Milik Australia

Tradisi Poligami Raja-Raja Arab Saudi dalam Mempersatukan Negara

URI: Lantik Dulu, Masalah Kemudian

Bahaya Tidur Terlalu Lama untuk Kesehatan Tubuh

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
Perlengkapan Pramuka Lengkap Produk Dapur Terlaris Buku Anak Islami Murah
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi