Close Menu
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Relawan Muda di Arus Mudik

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
Selasa, 17 Maret 2026
  • Advertorial
  • Rilis Berita
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp YouTube
Onews.idOnews.id
  • Beranda
  • News
    • Nasional
    • Daerah
    • Figur
    • Info Haji
    • Rilis Berita
  • Info Haji 2025
  • Politik
  • Ekonomi
  • Saintek
  • Artikel
WhatsApp Channel
Onews.idOnews.id

Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun

Penghentian sementara distribusi Makan Bergizi Gratis saat Idulfitri disebut efisien tanpa mengganggu penerima manfaat.
Lisda LisdiawatiLisda Lisdiawati17 Maret 2026 Nasional
Libur Lebaran, Program MBG Hemat Rp5 Triliun
SPPG (.inet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Jakarta – Seperti jeda napas di tengah maraton panjang, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara selama masa libur IdulFitri 2026. Kebijakan ini tak hanya menyesuaikan ritme mudik nasional, tetapi juga diklaim menghadirkan efisiensi anggaran hingga triliunan rupiah.

Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan distribusi MBG sejak Jumat, 13 Maret 2026 untuk anak sekolah, mengikuti kalender libur pendidikan dan meningkatnya mobilitas masyarakat. Sementara itu, penyaluran bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia dilakukan hingga Selasa (17/03/2026).

Langkah ini diambil agar kebutuhan gizi kelompok prioritas tetap terpenuhi menjelang puncak libur Lebaran di seluruh Indonesia.

“Untuk yang Idulfitri ya, perlu saya sampaikan bahwa untuk anak sekolah, penyaluran terakhir tanggal 13 Jumat kemarin,” ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa kelompok rentan mendapatkan waktu distribusi lebih panjang demi memastikan ketersediaan asupan gizi selama masa jeda program. Penyesuaian ini dinilai penting karena kelompok tersebut memiliki kebutuhan nutrisi yang tidak bisa ditunda.

“Nah, kemudian untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak balita terakhir hari ini,” lanjutnya.
Setelah distribusi terakhir, seluruh operasional lapangan akan berhenti sementara mengikuti masa libur nasional. Namun, BGN memastikan program ini tidak akan berhenti lama dan akan kembali berjalan pada 31 Maret 2026, tepat setelah libur Lebaran berakhir.

“Kita akan merayakan Idulfitri, dan program makan bergizi akan kembali operasional tanggal 31 Maret,” tegas Dadan.

Di balik kebijakan penghentian sementara ini, pemerintah menyoroti dampak efisiensi anggaran yang cukup besar. BGN mencatat potensi penghematan mencapai sekitar Rp 5 triliun selama periode libur berlangsung. Anggaran tersebut tetap tersimpan dalam kas negara dan akan dialokasikan kembali sesuai kebutuhan program setelah operasional dilanjutkan.

“Kurang lebih sekitar Rp 5 triliun ya. Dihemat dengan seperti itu,” ungkap Dadan. Lebih jauh, kebijakan ini juga mencerminkan pendekatan adaptif pemerintah dalam mengelola program nasional berbasis kebutuhan riil di lapangan. Saat aktivitas penerima manfaat menurun karena libur panjang, distribusi pun disesuaikan agar tidak terjadi pemborosan atau penyaluran yang tidak optimal.

Program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak sekolah dan kelompok rentan. Dengan jeda sementara ini, pemerintah berharap distribusi selanjutnya dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Pada akhirnya, penghentian sementara ini bukan sekadar jeda operasional, melainkan strategi untuk menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan efisiensi anggaran negara.

Badan Gizi Nasional Efisiensi Anggaran Gizi Nasional MBG Lebaran Program Pemerintah
Share. Facebook Pinterest LinkedIn WhatsApp Telegram Email
Previous ArticleULN Indonesia Capai Rp7.389 Triliun pada Januari
Next Article Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

Informasi lainnya

Takbiran Diminta di Rumah Saat Nyepi di Bali

17 Maret 2026

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

16 Maret 2026

Bolehkah Merekam Khutbah Salat Ied dengan Ponsel?

15 Maret 2026

DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

15 Maret 2026

ESDM Siapkan Konversi PLTD ke PLTS di Daerah 3T

14 Maret 2026

Menag Larang ASN Kemenag Pakai Mobil Dinas Saat Mudik

13 Maret 2026
Paling Sering Dibaca

Satria-1 Satelit Indonesia Sukses Terbang dari Landasan SpaceX

Techno Alfi Salamah

Ketika Kebijakan Membakar Dapur Rakyat

Editorial Udex Mundzir

Raqsat al-Batriq, Tarian Pinguin yang Bikin Pesta Makin Meriah

Happy Ericka

Menjelajahi Dunia Cookies yang Tak Bisa Ditolak

Food Alfi Salamah

Jokowi, Mengapa Masih Ikut Campur?

Editorial Udex Mundzir
Berita Lainnya
Kesehatan
Lisda Lisdiawati14 Maret 2026

Mengapa Banyak Orang Sakit di 10 Hari Terakhir Ramadan?

Mendagri Tito Wajibkan Siskamling Aktif di Seluruh RT/RW

SMPN 1 Cisayong Tutup Program Kokulikuler Ramadhan

Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 30 Persen Masih Berlaku Hari Ini

Mengenal Tanda Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan

  • Facebook 920K
  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube
“Landing
© 2021 - 2026 Onews.id by Dexpert, Inc.
PT Opsi Nota Ideal
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kode Etik
  • Kontak

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

boscuan303 boscuan303 rtp boscuan303 slot mpo slot gacor https://kkyt.edu.my/hubungi-kami/ https://kkyt.edu.my/faq/ https://kkyt.edu.my/peta-laman/ mpo slot https://mk-gracia.ru/kompaniya/ boscuan303 boscuan303 boscuan303 boscuan303 slot resmi